5 Sekolah Kedinasan Dengan Jumlah Pendaftar Terbanyak 2020

 Bella Carla | Sab, 04 Jul 2020

5 Sekolah Kedinasan Dengan Jumlah Pendaftar Terbanyak 2020 – Pendaftaran Sekolah Kedinasan (Dikdin) 2020 sudah resmi ditutup pada 26 Juni 2020 kemarin. Jumlah pendaftar Sekolah Kedinasan tahun 2020 ini mencapai 204.823 orang. Pada tahun ini, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) milik Kemendagri berada di urutan pertama dengan jumlah pendaftar terbanyak, yakni mencapai 57.534 orang. Cek informasi terkait Sekolah Kedinasan dengan jumlah pendaftar terbanyak lainnya di bawah ini.

Info Terbaru Sekolah Kedinasan Dengan Jumlah Pendaftar Terbanyak

i1.wp.com

Diketahui ada 6 Instansi yang membuka rekrutmen Sekolah Kedinasan di tahun 2020. Meliputi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan jumlah 1200 formasi, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dengan jumlah 600 formasi. Selanjutnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan jumlah 2.676 formasi, Badan Intelijen Negara (BIN) dengan jumlah 250 formasi, Badan Pusat Statistik (BPS) dengan jumlah 600 formasi, dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dengan jumlah 100 formasi.

Apa Itu Sekolah Kedinasan?

Sekolah Kedinasan adalah kumpulan perguruan tinggi negeri yang memiliki ikatan dinas dengan berbagai lembaga pemerintahan sebagai penyelenggara pendidikan. Bidang yang dipelajari merupakan bagian dari berbagai aspek kehidupan yang berhubungan erat dengan kepentingan masyarakat luas, seperti ekonomi dan keuangan, kesehatan, keamanan, dan sebagainya bidang ini disesuaikan dengan lembaga pemerintahan yang menaungi sekolah kedinasan yang akan kamu pilih. Di tahun 2020 ini ada 6 instansi yang membuka penerimaan, yakni:

  1. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri): Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
  2. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham): Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim)
  3. Kementerian Perhubungan (Kemenhub):
    1. Matra Darat: PTDI, STTD Bekasi, PKTJ Tegal Poltrans, SDP Palembang, PPI Madiun, Poltrada Bali Matra Laut, STIP Jakarta, PIP Semarang, PIP Makassar, Poltekpel Malahayati, Poltekpel Sumbar, Poltekpel Banten, Poltekpel Surabaya dan Poltekpel Barombong.
    2. Matra Udara: PPI Curug, Poltekbang Surabaya, Poltekbang Medan, Poltekbang Makassar, Poltekbang Palembang dan Poltekbang Jayapura.
  4. Badan Pusat Statistik (BPS): Politeknik Statistika STIS
  5. Badan Intelijen Negara (BIN): Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
  6. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN): Politeknik Siber dan Sandi Negara (SSN)

Sekolah Kedinasan Dengan Jumlah Pendaftar Terbanyak

Setelah pendaftaran Sekolah Kedinasan resmi ditutup, Badan Kepegawaian Negara (BKN) pun telah merilis nama-nama Sekolah Kedinasan tervaforit berdasarkan jumlah pendaftarnya. Berikut adalah 5 Sekolah Kedinasan dengan jumlah pendaftar terbanyak di tahun 2020 berdasarkan data per tanggal 26 Juni 2020:

1. Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kemendagri (total pendaftar: 57.534)

photo.jpnn.com

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) adalah sebuah lembaga pendidikan tinggi milik pemerintah yang bergerak di bidang kepamongprajaan yang bertujuan menghasilkan kader pemerintahan yang berkompetensi, berkarakter, dan berkepribadian. Keunggulan belajar di kampus ini adalah kamu tidak akan dipungut biaya, disediakan asrama, masih kuliah sudah diangkat menjadi CPNS, selama masa pendidikan diberi uang saku, dan lulus kuliah tidak bingung mencari kerja karena langsung ditempatkan di instansi pemerintah. IPDN memiliki kampus utama di Jatinangor, Sumedang. Disamping kampus Jatinangor, IPDN juga memiliki kampus-kampus regional yang berada di Cilandak, Manado, Makassar, Bukittinggi, Jayapura, Pontianak dan Mataram.

Berbeda dengan Sekolah Kedinasan lainnya, seluruh praja IPDN akan ditempatkan di kampus Jatinangor, kemudian tahun selanjutnya akan disebar ke kampus-kampus regional. Saat ditempatkan di kampus-kampus regional, para praja akan melakukan kegiatan di daerah terpencil di Indonesia untuk membantu masyarakat, seperti membangun rumah bagi masyarakat miskin. Diharapkan setelah lulus, para praja juga memiliki pemahaman matang dan penuh kasih mengenai pemenuhan kehidupan di Indonesia. Pada akhirnya, lulusan IPDN memainkan peran penting dalam pemerintahan bangsa.

2. Sekolah Tinggi Transportasi Darat (total pendaftar: 34.384)

i.ytimg.com

Berbasis vokasi dan akademik dalam bidang transportasi darat, Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) merupakan perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan. Hingga sekarang ini, STTB Bekasi memiliki lima program studi yang dapat kamu pilih. Deretan program studi tersebut adalah DII Pegujian Kendaraan Bermotor, DIII Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, DIII LLASDP, DIII Perkeretaapian, DIV Transportasi Darat.

Berbeda dengan Sekolah Kedinasan lainnya, lulusan STTD belum tentu semuanya dapat bekerja di lingkungan dinas. Mengingat STTD adalah perguruan tinggi bukan ikatan dinas. Namun, jika kamu mempertanyakan apakah kelak lulusan dari STTD ini bisa bekerja di Departemen Perhubungan, jawabannya tentu saja bisa.

3. Politeknik Statistika STIS (total pendaftar: 28.942)

i0.wp.com

Politeknik Statistika STIS yang dikenal saat ini mempunyai catatan riwayat yang cukup panjang dalam pembentukannya, dimulai dengan berdirinya Akademi Ilmu Statistik (AIS) sampai menjadi Politeknik Statistika STIS seperti sekarang. Sama seperti Sekolah Kedinasan lainnya, lulusan Politeknik Statitiska STIS akan langsung diangkat menjadi PNS dan bekerja di Instansi Pemerintahan (Badan Pusat Statistik). Namun, menurut situs resmi Politeknik Statistika STIS disebutkan bahwa nantinya ada kemungkinan mahasiswa STIS akan ditempatkan di Instansi Pemerintah lainnya.

Berbeda dengan Sekolah Kedinasan pada umumnya, meskipun mahasiswa Politeknik Statistika STIS memakai seragam kuliah khusus ketika kuliah bukan berarti sistem perkuliahan di Politeknik Statistika STIS menggunakan sistem militer atau semi militer. Untuk itu, kamu tidak perlu khawatir akan dilatih tentang kekuatan maupun ketahan fisik. Karena kuliah di Politeknik Statistika STIS akan berjalan sama seperti kegiatan belajar mengajar di perguruan tinggi pada umumnya.

4. Poltekim dan Poltekip (total pendaftar: 26.679)

pbs.twimg.com

Politeknik Imigrasi (Poltekim) merupakan pendidikan sekolah kedinasan Diploma IV di bidang teknik Keimigrasian dengan program kuliah selama 4 tahun (setara S1). Setelah lulus Poltekim, akan ditempatkan dalam Jabatan Analis Keimigrasian. Sedangkan, Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) merupakan pendidikan sekolah kedinasan Diploma IV di bidang teknis Pemasyarakatan dengan program kuliah selama 4 tahun (setara S1). Setelah lulus Poltekip, akan ditempatkan dalam Jabatan Penelaah Status Warga Binaan Pemasyarakatan atau Analis Pemasyarakatan.

Berbeda dengan Sekolah Kedinasan lainnya, Taruna/I Poltekim dan Poltekip tidak dipungut biaya apapun karena semua biaya sudah ditanggung oleh Kemenkumham RI. Taruna/I Poltekim dan Poltekip akan mendapatkan fasilitas perlengkapan mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki secara gratis oleh pihak kampus. Disamping itu, para Taruna juga akan disuplai makanan dan gizi yang baik untuk membentuk tubuh yang sehat.

5. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (total pendaftar: 8.527)

merahputih.com

Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) bertugas untuk menyelenggarakan pendidikan akademik di bidang intelijen dan dapat menyelenggarakan pendidikan profesi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pendidikan di STIN dilaksanakan selama 4 tahun dengan beban belajar 144-150 SKS termasuk skripsi. Setiap tahunnya, STIN menjadi salah satu Sekolah Kedinasan selalu banyak peminatnya.

Berbeda dengan Sekolah Kedinasan lainnya, STIN membuka dua jalur penerimaan yakni Jalur Talent Scouting dan Jalur Umum. Jalur Talent Scouting adalah jalur penerimaan yang disediakan untuk peserta seleksi yang memenuhi syarat umum seleksi penerimaan Taruna/I STIN Tahun Akademik 2020/2021 dan dipilih oleh STIN/BIN karena pertimbangan tertentu. Seperti memiliki bakat/prestasi/kekhususan yang dapat mendukung pelaksanaan tugas intilijen. Sedangkan, Jalur Umum adalah jalur penerimaan yang disediakan untuk peserta seleksi yang memenuhi syarat umum seleksi penerimaan Taruna/I STIN Tahun Akademik 2020/2021.

Nah, itu tadi informasi yang bisa Mamikos bagikan terkait 5 Sekolah Kedinasan dengan jumlah pendaftar terbanyak di tahun 2020. Mamikos infokan kembali bahwa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi Sekolah Kedinasan yang menduduki peringkat pertama terkait jumlah pendaftar terbanyak. Terhitung ada 57.534 pendaftar yang memilih IPDN sebagai Sekolah Kedinasan tujuan. Buat kamu yang masih ingin mencari informasi lainnya, silahkan kunjungi situs Mamikos ya!