<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/naskah-monolog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/naskah-monolog/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Fri, 10 Apr 2026 08:29:41 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/naskah-monolog/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>7 Contoh Naskah Monolog Bertema Sedih dan Kemarahan Singkat</title>
            <category>Bahasa Indonesia</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-naskah-monolog-bertema-sedih-dan-kemarahan-singkat-pljr/</link>
            <pubDate>Tue, 23 Sep 2025 09:36:00 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Ikki Riskiana</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-naskah-monolog-bertema-sedih-dan-kemarahan-singkat-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Sedang mencari contoh naskah monolog untuk dijadikan referensi? Berikut ini Mamikos menjabarkan tentang monolog beserta beberapa contohnya.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-monolog-bertema-sedih-dan-kemarahan-singkat-pljr/">7 Contoh Naskah Monolog Bertema Sedih dan Kemarahan Singkat</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>7 Contoh Naskah Monolog Bertema Sedih dan Kemarahan Singkat &#8211; Contoh naskah monolog bertema sedih dan kemarahan berikut ini bisa menjadi acuan jika memang kamu sedang belajar untuk membuat teks monolog.</p>



<p>Sebelum membahas mengenai contohnya, kita akan membahas mengenai apa itu monolog. </p>



<p>Untuk kamu yang memang belum memahaminya, pastikan untuk menyimak pembahasan ini hingga tuntas. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f4d6.png" alt="📖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f60a.png" alt="😊" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/2728.png" alt="✨" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian Monolog</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/7-Contoh-Naskah-Monolog-Bertema-Sedih-dan-Kemarahan-Singkat.jpg" alt="7 Contoh Naskah Monolog Bertema Sedih dan Kemarahan Singkat" class="wp-image-144256" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/7-Contoh-Naskah-Monolog-Bertema-Sedih-dan-Kemarahan-Singkat.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/7-Contoh-Naskah-Monolog-Bertema-Sedih-dan-Kemarahan-Singkat-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/7-Contoh-Naskah-Monolog-Bertema-Sedih-dan-Kemarahan-Singkat-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/7-Contoh-Naskah-Monolog-Bertema-Sedih-dan-Kemarahan-Singkat-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/7-Contoh-Naskah-Monolog-Bertema-Sedih-dan-Kemarahan-Singkat-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">freepik.com/racool-studio</figcaption></figure></div>


<p>Kata monolog sebenarnya berasal dari Bahasa Yunani yaitu terdiri dari kata mono dan legein. </p>



<p>Mono memiliki arti satu sedangkan katar legein berarti berbicara. Dengan begitu maka monolog artinya hanya satu orang saja yang berbicara.</p>



<p>Monolog bisa dikatakan sebagai seseorang yang berbicara sendiri. Teks monolog merupakan sebuah teks yang hanya terdiri dari dialog diri sendiri namun memiliki emosi dan juga pesan yang mendalam. </p>



<p>Seluruh emosi dan pesan mendalam tersebut juga akan disampaikan langsung kepada para pembacanya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Beberapa Contoh Naskah Monolog Bertema Sedih dan Kemarahan</strong></h2>



<p>Monolog biasanya sering digunakan dalam seni teater dan seni peran. Nantinya sang pelaku dalam pertunjukan seni tersebutlah yang akan mengutarakan teks monolog ini. </p>



<p>Sesuai dengan pengertiannya, nantinya sang pemeran akan berbicara mengenai pemikiran dan juga perasaannya sendiri tanpa campur tangan orang lain.</p>



<p>Naskah monolog terbaik juga memiliki banyak jenis yang berbeda-beda. Misalnya yaitu monolog naratif biografis yang menceritakan kembali peristiwa aktual yang terjadi di masa lampau. </p>



<p>Namun, sang narator tidak boleh menonjolkan karakter tokoh lain dalam ceritanya dan hanya menceritakan dirinya sendiri.</p>



<p>Selanjutnya ada monolog fictional character driven yang membebaskan sang narator untuk menceritakan naskah monolog berdasarkan daya imajinatifnya. </p>



<p>Nantinya narator bisa menonjolkan lebih dari satu karakter serta bebas dalam mengekspresikannya. Narator bisa menceritakan imajinatif waktu masih kecil, bukan hanya masa sekarang saja.</p>



<p>Kemudian ada monolog topical yang menekankan kumpulan naskah monolog peristiwa sehari-hari. </p>



<p>Namun, selain bisa menceritakan mengenai cerita keseharian yang dialami, boleh juga menceritakan mengenai pengamatan yang telah dilakukan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-monolog-tentang-keluarga-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-monolog-tentang-keluarga-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/Contoh-Monolog-Tentang-Keluarga-Atau-Orang-Tua-IbuAyah-Tercinta-500x333.jpg" alt="Contoh Monolog Tentang Keluarga Atau Orang Tua (Ibu/Ayah) Tercinta" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Monolog Tentang Keluarga Atau Orang Tua (Ibu/Ayah) Tercinta</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Jenis selanjutnya monolog karakter biografis yang mana narator bisa menceritakan lebih dari satu karakter tokoh, bahkan bisa lebih dari 10 karakter sekaligus. </p>



<p>Ada pula monolog storytelling yang menceritakan dengan mengikuti perubahan ekspresi yang diceritakan. Terakhir monolog berbasis realitas yang mengacu pada pengalaman dan cerita nyata.</p>



<p>Nah, berikut ini adalah contoh kumpulan naskah monolog yang bertemakan kemarahan dan sedih.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>1. Pencuri Puisi</strong></h2>



<p>Contoh naskah monolog bertema sedih dan kemarahan pertama ini akan menceritakan mengenai seseorang yang merasa bahwa puisinya dicuri oleh orang lain. </p>



<p>Ia pun merasa sangat marah dan berniat untuk membalas sang pelakunya. Berikut contoh naskah monolog bertema sedih dan kemarahan selengkapnya:</p>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Seorang gadis itu masih berdiri di depan papan pengumuman sejak bermenit-menit yang lalu. <br><br>Di sana, terpajang lima lembar kertas berisikan puisi pemenang lomba yang diselenggarakan minggu lalu. Fokusnya terpusat pada kertas di urutan ketiga dengan puisi berjudul &#8220;Cinta Ibu&#8221;.<br><br>Itu adalah puisi karyanya, Ia ingat betul setiap kata yang tertulis di sana. Bukannya bangga, Ia malah merasa marah dan hatinya kian panas karena melihat nama orang lain tercantum di sana. <br><br>Siapa gerangan yang berani mengakui hasil karyanya?<br><br>&#8220;Curang! Berani-beraninya dia mencuri puisiku. Kalau tidak punya bakat mending tidak usah ikut-ikutan lomba puisi. Kalau begini hasilnya aku yang rugi!&#8221; ujarnya penuh emosi.<br><br>&#8220;Lagi pula bagaimana bisa dia melakukannya? Bagaimana dia bisa tahu kumpulan puisi buatanku? <br><br>Padahal semua hasil karyaku selalu ku simpan baik-baik. Tidak ada yang mengetahuinya kecuali diriku sendiri dan juga Mei, sahabatku. Lalu bagaimana bisa nama Ria tertulis di sana?&#8221;<br><br>&#8220;Oh aku tahu, Mei ya? Jangan-jangan ia yang bersekongkol dengan gadis menyebalkan itu dan mencuri puisiku. <br><br>Aku berjanji akan ku buat kalian berdua mendapat balasannya, tunggu saja tanggal mainnya!&#8221; <br><br>Lantas, Ia pun bergegas untuk pergi meninggalkan area sekolah yang sudah sepi sejak beberapa menit yang lalu.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>2. Insecure</strong></h2>



<p>Contoh naskah monolog bertema sedih dan kemarahan kedua merupakan naskah monolog tentang insecure. </p>



<p>Tokohnya merasa sangat sedih karena merasa dirinya berbeda dengan teman-teman lain di sekolahnya. </p>



<p>Berikut <a rel="noreferrer noopener" aria-label="cerita (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/contoh-judul-cerita-fabel-pljr/" target="_blank">cerita</a> kumpulan naskah monolog selengkapnya:</p>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Pagi itu, seorang anak duduk termenung di atas tempat tidurnya. Ia hanya diam dan tak melakukan apa-apa pada pagi hari Senin yang cerah ini.<br><br>&#8220;Tidak mau, aku tidak ingin pergi ke sekolah lagi.&#8221; ungkap si anak yang masih terduduk.<br><br>&#8220;Sebenarnya aku malu dengan semua teman-teman di sekolah. Kenapa aku bisa sangat berbeda dengan mereka? Apa karena aku jelek, miskin dan tidak punya baju yang bagus?&#8221;<br><br>&#8220;Teman-temanku memiliki seragam sekolah yang sangat bagus. Sedangkan aku datang dengan seragam usang bahkan warna saja sudah pudar.<br><br>Mereka menggunakan sepatu yang bagus sedangkan aku menggunakan sepatu bekas yang sudah rusak.&#8221; air matanya yang menumpuk pun mulai menetes.<br><br>&#8220;Kenapa aku merasa jika aku tidak pantas bersekolah dan berteman dengan mereka? Rasanya kita berada dalam level yang jauh berbeda dan aku yang tak bisa bergabung dengan mereka.&#8221;<br><br>&#8220;Aku merasakan ada tembok tak kasat mata yang kokoh berdiri diantara kami. Tapi, aku ingin berjalan di samping mereka. <br><br>Berjalan dengan bangga, dengan seragam yang bersih dan sepatu yang bagus. Tapi kapan aku bisa mewujudkannya? Bisakah aku mewujudkannya? Kapan waktunya? &#8220;</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading"><strong>3. Pertengkaran</strong></h2>



<p>Contoh naskah monolog bertema sedih dan kemarahan selanjutnya akan mengisahkan seorang anak yang mana kedua orang tuanya selalu bertengkar. </p>



<p>Ia pun selalu merasa sedih dan menginginkan keluarganya kembali seperti dulu lagi. Berikut naskah monolog terbaik:</p>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Suara teriakan itu masih terdengar jelas di kepalaku. Ayah dan ibu terus berdebat dengan suara lantang sambil meninggikan ego masing-masing. <br><br>Ini bukan yang pertama kalinya, bahkan minggu lalu mereka juga berdebat hebat.<br><br>Aku tidak mengerti, apa mereka tidak malu didengar tetangga sekitar? <br><br>Apa mereka tidak takut menjadi bahan gunjingan ibu-ibu saat belanja sayur? Dan apakah mereka lupa ada aku di rumah yang sama?<br><br>Sering terjadi, mereka terus berdebat di sepanjang waktu. Dan aku hanya bisa diam, bersembunyi di balik selimut sambil menyembunyikan rasa takut. <br><br>Mereka terus berteriak, saling melontarkan kalimat yang tak seharusnya di dengar anak-anak.<br><br>Aku selalu menangis saat mereka mulai berdebat hanya karena permasalahan kecil. <br><br>Suara barang terlempar dan bantingan pintu membuatku semakin terisak. &#8220;Ayah, Ibu kenapa kalian selalu bertengkar? Apa yang membuat kalian saling bermusuhan satu sama lain?&#8221;<br><br>&#8220;Dulu kalian tidak begini. Kita bahagia, tidak pernah ada satu hal yang membuat kita saling bertengkar. <br><br>Lalu kenapa semuanya jadi begini? Apa sebenarnya yang membuat kalian berubah?&#8221; ujarnya sambil terus terisak.<br><br>&#8220;Ayah, Ibu mari kembali membangun keluarga kecil yang bahagia. Apakah kalian tidak merindukan momen untuk makan bersama sambil bercanda?.<br><br>Aku rindu, sangat rindu. Karena itu ayo kembali ke masa dimana kedamaian masih menyelimuti keluarga kita.&#8221;<br><br>&#8220;Dimana tidak ada pertengkaran dan tidak ada air mata kesedihan yang terus mengalir dari kedua mataku.&#8221;</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-monolog-tentang-sahabat-dan-teman-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-monolog-tentang-sahabat-dan-teman-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/﻿Contoh-Monolog-tentang-Sahabat-dan-Teman-yang-Bisa-Jadi-Inspirasi-500x333.jpg" alt="﻿Contoh Monolog tentang Sahabat dan Teman yang Bisa Jadi Inspirasi" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿Contoh Monolog tentang Sahabat dan Teman yang Bisa Jadi Inspirasi</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>4. Sekolah</strong></h2>



<p>Contoh naskah monolog singkat tentang kemarahan berikut ini menceritakan mengenai seseorang yang ingin melanjutkan sekolah ke suatu SMA. </p>



<p>Namun, ia tidak mendapat dukungan dari sang ibu. Berikut selengkapnya naskah monolog singkat tentang kemarahan:</p>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Ujian kelulusan SMP tinggal beberapa minggu lagi. Teman-temanku sudah menentukan apa rencana mereka setelah lulus nanti. <br><br>Sebagian ada yang ingin memasuki SMA dan SMK yang jaraknya tidak terlalu jauh. Ada pula yang ingin memasuki SMA dan SMK unggulan yang jaraknya memang lumayan jauh.<br><br>Dan aku juga sudah memutuskan sekolah mana yang selanjutnya aku pilih. Salah satu SMA unggulan yang jaraknya memang lumayan jauh dari rumah sudah menjadi tujuan utamaku. <br><br>Bahkan, sudah kujadikan motivasi selama mengikuti ujian agar bisa lolos dan masuk ke SMA tersebut.<br><br>SMA impianku dan aku berharap bisa segera menginjakkan kaki di sana.<br><br>Namun ibu berkata lain, Ia sama sekali tak mendukungku. Siang itu, aku mengutarakan niat untuk melanjutkan sekolah di sana. Dan ibu menolakku keras.<br><br>Ia mengatakan bahwa lokasi sekolah itu terlalu jauh dan tidak ada yang bisa mengantarku selama bersekolah. <br><br>Aku marah, kenapa ibu tidak mendukung? Hati ku terus terasa panas mendengar alasannya yang sebenarnya masuk akal. Tapi bagaimana dengan mimpiku?<br><br>Sekolah itu satu-satunya mimpi dan harapan yang aku punya. Apakah aku harus benar-benar merelakannya. <br><br>&#8220;Tidak bu! Aku mau sekolah di sana! Nilai-nilai ku bagus bahkan guru-guru juga mendukungku. Kenapa Ibu tidak?&#8221; ucapku tersulut emosi.<br><br>&#8220;Tidak bisakah ibu mendukungku kali ini saja? Aku hanya ingin bersekolah di tempat impianku, sama seperti anak-anak yang lainnya! <br><br>Kenapa ibu tidak mengerti dan terus memaksakan kehendak ibu?&#8221;<br><br>&#8220;Aku punya hak untuk menentukan pilihan ku sendiri dan seharusnya ibu mendukungku. <br><br>Apalagi karena apa yang aku pilih itu baik. Kecuali jika aku memang malah tidak ingin melanjutkan sekolah!&#8221;<br><br>Dengan emosi yang masih penuh, aku beranjak dari hadapan ibu. Berlari menuju kamar, menutup pintunya keras-keras dan menguncinya dari dalam.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>5. Ayah</strong></h2>



<p>Kumpulan naskah monolog selanjutnya ini menceritakan mengenai seseorang yang sudah ditinggal ayahnya pergi sejak kecil. </p>



<p>Ia pun merasa sangat iri dengan anak-anak lain yang memiliki banyak kisah dengan ayah mereka. </p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-monolog-tentang-alam-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-monolog-tentang-alam-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/Contoh-Monolog-tentang-Alam-secara-Singkat-dan-Penuh-Makna-500x333.jpg" alt="Contoh Monolog tentang Alam secara Singkat dan Penuh Makna" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Monolog tentang Alam secara Singkat dan Penuh Makna</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Berikut adalah naskah monolog terbaik tentang kesedihan selengkapnya:</p>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Cerita-cerita manis tentang ayah selalu berhasil membuatku merasa iri dan bersedih. Tentang kasih sayangnya dan juga segala perhatian yang seorang ayah berikan pada anak-anaknya. <br><br>Aku iri dan selalu menangis saat membayangkannya sebab aku tidak pernah merasakannya.<br><br>Ayah sudah meninggalkan aku dan ibu sejak usiaku menginjak 6 tahun. Hingga 11 tahun telah berlalu dan aku hanya sedikit mengingat hal tentangnya. <br><br>Selama aku tumbuh mulai dari SD, SMP dan SMA banyak sekali rasa penasaran.<br><br>Penasaran tentang bagaimana rasanya pulang pergi sekolah diantarkan oleh ayah sama seperti anak-anaknya. Bagaimana rasanya diambilkan rapor oleh ayah. <br><br>Bagaimana rasanya bisa pergi, bercanda bahkan liburan bersama dengan keluarga yang lengkap?<br><br>Aku sangat iri dan tidak adil dengan teman-temanku. Mengapa mereka bisa bersenang-senang dengan ayahnya masing-masing sedangkan aku tidak?<br><br>Kenapa tuhan mengambilnya sebelum aku bisa merasakan kasih sayangnya yang sesungguhnya?<br><br>Bahkan kini pun aku tidak bisa mengingat dengan jelas bagaimana wajahnya, sifatnya, rambutnya dan cara tertawanya. <br><br>Rasa rindu selalu datang dan menyerangku yang lemah ini. Air mata tak pernah berhasil ku bendung kala mencoba mengingat sosoknya.<br><br>Kapan perasaan yang sangat menyiksa ini akan berakhir? Kapan rasa rindu dan penasaranku akan kasih sayang ayah terbalas?</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading"><strong>6. Sampah</strong></h2>



<p>Contoh naskah monolog bertema sedih dan kemarahan ini akan menceritakan tentang seseorang yang merasa marah karena banyak orang membuang sampah sembarangan. </p>



<p>Akibatnya alam menjadi sangat kotor. Berikut naskah monolog singkat tentang kemarahan:</p>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Saat liburan, aku dan keluargaku pergi ke hutan untuk bersenang-senang. Hutan tersebut sangat ramai dengan pengunjung yang juga berlibur dan berkemah. <br><br>Namun, aku sedikit terkejut sebab banyak sekali sampah berserakan di mana-mana.<br><br>Ada puntung rokok yang terbuang sembarangan, plastik bekas, kertas dan sampah-sampah sejenisnya. <br><br>Aku tak habis pikir, kenapa orang-orang bisa membuang sampah sembarangan? Tidakkah mereka tahu bahwa tindakan mereka itu hanya akan merusak bumi yang kita tinggali ini?<br><br>Aku kian merasa marah saat melihat ada beberapa tong sampah yang masih kosong. <br><br>Kenapa orang-orang itu tidak mau membuang sampah pada tempatnya? Padahal jaraknya juga tidak terlalu jauh dan tidak akan memuat kaki pegal.<br><br>Mereka benar-benar egois, mau menikmati alam namun tidak mau merawatnya. <br><br>Buang sampah pada tempatnya yang merupakan kebiasaan baik kecil pun tidak mereka lakukan. Jika terus-terusan begini, bagaimana jika alam kita rusak?<br><br>Bagaimana jika alam marah dengan segala perbuatan manusia yang semena-mena? Bisa saja alam benar-benar rusak dan ingin membalas manusia dengan ancaman bencana. <br><br>Jika benar terjadi tentu nasib manusia menjadi taruhannya, orang yang tidak ikut bersalah pun bisa saja kena batunya.<br><br>Rasa amarah ku ini rasanya juga tidak berguna sebab tidak bisa mengubah perilaku mereka. Karena hal yang bisa mengubah kebiasaan buruk mereka juga hanya diri mereka sendiri.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>7. Keserakahan Manusia</strong></h2>



<p>Contoh naskah monolog bertema sedih dan kemarahan terbaik ini akan menceritakan seseorang yang merasa sedih dengan sikap serakah manusia. </p>



<p>Bagaimana manusia terus memanfaatkan alam bahkan merusaknya tanpa merasa puas. Berikut contoh naskah monolog bertema sedih dan kemarahan:</p>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Alam memberikan banyak sekali manfaat untuk manusia. Ia memberikan tanah, air, batu,udara hingga tanaman yang semuanya bisa dimanfaatkan oleh manusia. <br><br>Keindahannya juga sangat bagus dan dan memanjakan mata manusia. Semua yang berasal dari alam memang tidak percuma dan selalu bermanfaat.<br><br>Namun aku selalu berpikir, semakin kemari alam dan bumi semakin rusak. Pelakunya bukan lain, yaitu manusia itu sendiri. <br><br>Mereka merampas semua kekayaan alam. Manusia menebang pohon hingga gundul, terus mengeruk tanah dan mengambil semua sumber daya di dalamnya.<br><br>Perburuan liar hingga hewan-hewan keberadaannya terancam bahkan hampir punah. Hutan gundul juga akhirnya merebut tempat tinggal mereka. <br><br>Namun, kerusakan juga bukan hanya manusia lakukan di daratan saja, namun juga di perairan.<br><br>Manusia membuang sampah dan limbah sembarangan ke sungai-sungai. Akibatnya ikan-ikan sungai terganggu dan akhirnya mati karena sampah.<br><br>Belum lagi sampah terbawa ke lautan lepas. Menciptakan kerusakan yang lebih besar lagi.<br><br>Sampah merusak ekosistem laut, terumbu karang dan ikan-ikan laut juga turut terganggu. Namun, manusia tak pernah berhenti membuat kerusakan.<br><br>Meskipun alam sudah memperingatkan dengan berbagai tanda seperti tanah longsor dan banjir namun manusia tidak pernah berhenti merusak.<br><br>Aku tidak tahu bagaimana cara agar perbuatan merusak ini bisa berhenti. Apakah kita harus menunggu hingga alam benar-benar tidak bisa kita tinggali lagi?</p>



<p>Demikianlah pembahasan mengenai beberapa <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-malin-kundang-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="contoh naskah (opens in a new tab)">contoh naskah</a> monolog bertema sedih dan kemarahan. Semoga contoh ini bisa kamu pahami dengan mudah dan bisa bermanfaat.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-teks-monolog-tentang-sekolah-dan-pendidikan-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-teks-monolog-tentang-sekolah-dan-pendidikan-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/﻿Contoh-Teks-Monolog-tentang-Sekolah-dan-Pendidikan-Singkat-dan-mudah-500x333.jpg" alt="﻿Contoh Teks Monolog tentang Sekolah dan Pendidikan, Singkat dan Mudah" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿Contoh Teks Monolog tentang Sekolah dan Pendidikan, Singkat dan Mudah</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<hr class="wp-block-separator has-css-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86633" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-monolog-bertema-sedih-dan-kemarahan-singkat-pljr/">7 Contoh Naskah Monolog Bertema Sedih dan Kemarahan Singkat</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/7-Contoh-Naskah-Monolog-Bertema-Sedih-dan-Kemarahan-Singkat.jpg" length="332751" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/7-Contoh-Naskah-Monolog-Bertema-Sedih-dan-Kemarahan-Singkat-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>Contoh Naskah Teks Monolog Bahasa Jawa Singkat yang Menarik</title>
            <category>Bahasa Jawa</category>
            <link>https://mamikos.com/info/naskah-teks-monolog-bahasa-jawa-pljr/</link>
            <pubDate>Thu, 19 Jan 2023 10:06:35 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Zuly Kristanto</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/naskah-teks-monolog-bahasa-jawa-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Apakah kamu sedang mencari contoh naskah teks monolog bahasa Jawa? Bila itu yang sedang kamu cari. Silakan simak artikel ini hingga tuntas.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/naskah-teks-monolog-bahasa-jawa-pljr/">Contoh Naskah Teks Monolog Bahasa Jawa Singkat yang Menarik</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Contoh Naskah Teks Monolog Bahasa Jawa Singkat yang Menarik – Sejumlah ahli bahasa mengatakan kalau monolog berasal dari bahasa Yunani yang tersusun dari kata mono dan <em>legein</em>.</p>



<p>Mono memiliki makna satu sementara legein memiliki makna bicara. sehingga dapat dimaknai bahwa monolog adalah satu orang bicara.</p>



<p>Jika dilihat dari tata cara melakukannya, monolog dapat digolongkan ke dalam seni teater.</p>



<p>Jika kamu ingin membuat <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-monolog-bertema-sedih-dan-kemarahan-singkat-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="naskah monolog  (opens in a new tab)">naskah monolog </a>ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Hal ini dikarenakan monolog yang baik harus mencakup sejumlah aspek.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-singkat-4-dan-5-orang-tentang-kenakalan-remaja-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-singkat-4-dan-5-orang-tentang-kenakalan-remaja-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/Contoh-Naskah-Drama-Singkat-4-dan-5-Orang-Tentang-Kenakalan-Remaja-1-500x333.jpg" alt="3+ Contoh Naskah Drama Singkat 4 dan 5 Orang tentang Kenakalan Remaja" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">3+ Contoh Naskah Drama Singkat 4 dan 5 Orang tentang Kenakalan Remaja</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Aspek-aspek Penulisan Monolog</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" width="960" height="720" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/Contoh-Naskah-Teks-Monolog-Bahasa-Jawa-Singkat-yang-Menarik.jpg" alt="Contoh Naskah Teks Monolog Bahasa Jawa Singkat yang Menarik" class="wp-image-144743" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/Contoh-Naskah-Teks-Monolog-Bahasa-Jawa-Singkat-yang-Menarik.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/Contoh-Naskah-Teks-Monolog-Bahasa-Jawa-Singkat-yang-Menarik-500x375.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/Contoh-Naskah-Teks-Monolog-Bahasa-Jawa-Singkat-yang-Menarik-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>http://wartabahari.com/</figcaption></figure></div>



<ul><li>Kesesuaian tema</li><li>Penguasaan karakter</li><li>Penguasaan panggung</li><li>Properti dan kostum</li><li>Dekorasi</li><li>Vokal dan intonasi</li></ul>



<p>Setelah mengetahui aspek-aspeknya. Kini waktunya kamu baca contoh naskah teks monolog bahasa Jawa di bawah ini.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/soal-uts-seni-budaya-kelas-9-semester-2-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/soal-uts-seni-budaya-kelas-9-semester-2-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/Contoh-Soal-UTS-Seni-Budaya-Kelas-9-Semester-2-1-720x480.jpg" alt="Contoh Soal UTS Seni Budaya Kelas 9 Semester 2 beserta Jawabannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Soal UTS Seni Budaya Kelas 9 Semester 2 beserta Jawabannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Contoh Teks Monolog Bahasa Jawa</strong></h2>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Nalika Aku Dhapuk Dadi Asu</strong><br></h2>



<p>Dina iki aku dilairake maneh. Ora kaya padatane, dina iki lair maneh kanthi wujud asu.</p>



<p>Aku ngerti ana saperangan manungsa kang nganggep asu kewan paling nistha. Nanging aku ora trima karo penganggep kuwi.</p>



<p>Jalaran akeh sing nganggep asu kuwi mujudake mitrane manungsa kang paling setya.</p>



<p>Senajan blegerku iki asu lan sikilku dhingklang pisan nanging aku babar pisan ora nggresah marang Gusti kang wis menehi aku wektu nyecep endahing donya.</p>



<p>Pasar kulon desa kae wis dadi papan panguripanku saben dina. Ya ing papan iku aku nggantungake uripku saben dina. Ing kono wis cumepak panganan maneka werna.</p>



<p>Wiwit panganan kelas rakyat nganti konglomerat uga wis sarwa cumepak tur ora perlu mbayar. Coba pikiren kurang apa maneh uripku iki.</p>



<p>Upama yen dibandhingake marang uripe manungsa rak ya beda adoh. Aku ora sarujuk yen manungsa diarani makhluk kang paling mulya.</p>



<p>Akeh banget tumindake bangsaku sing luwih apik tinimbang manungsa. Pancen aku iki asu cilik sing penggaweyane ngorak-ngraik reregedan kanggo mangan iku ngono rak ya lumrah ingatase aku iki mung kewan cilik tanpa daya.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Coba luwih reged endi yen dibandhingake tumindake pejabat-pejabat sing lungguh nang gedhung kang tingkat kae.</h4>



<p>Senajan katone wong-wong kae lungguh ing dampar kencana sarta ruwangane sarwa AC kae. Pancen sandhangane sarwa resik tur wangi.&nbsp; Iku&nbsp; yen disawang teka panyawange manungsa.</p>



<p>Coba sampeyan nyawange saka panyawangku. Panyawange asu cilik tanpa daya. Saka pucuke rambut nganti pucuke sikil samesthine sampeyan bakal meruhi apa wae kang tinulis ing sandhang penganggone para pejabat sing khianat marang rakyat kae.</p>



<p>Apa maneh nalika sampeyan nyawang apa kang didhahar para pejabat khianat mau. Panganane mesthi kelas elit. Rega panganane bisa kanggo mangan rakyate sewulan .</p>



<p>Perkara rega jane ngono ora dadi ngapa nanging sing dadi perkara ing kene saka ngendi dhuwit kanggo mbayar panganan mau.</p>



<p>Nalika daktlesih lumantar kandhane balung turahane pejabat mau aku lagi ngerti yen dhuwit kanggo mbayar iki ngono jane dhuwite rakyat.</p>



<p>Jarene para pejabat ngono dhuwite rakyat iku rasane luwih nikmat. Hla nek ngene rak ya kojur tenan.</p>



<p>Aku ora percaya yen ing sajroning atine manungsa isih ana tresna. Maksudku dudu tresna kang ngandhut talining asmara. Nanging tresna minangka jejere sapadhaning titah kang jumangkah ing alam donya.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Kandhaku iki ora nganyuwara nanging iki ngono jarene kancaku sing manggon ing ngisor bangjo kulon bale desa kae.</p>



<p>Yen miturut kandhane ngakeh, kancaku iki edan. Nanging kanggoku ora dheweke iku malah dakanggep manungsa waras saka manungsa sing paling waras.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Jarene nalika semana. Wektu iku ngarepake magrib, wiwit sore udane deres banget. Banjur aku ngiyup ing pos kamling.</h4>



<p>Ya ing pos kamling iki aku tetepungan karo kancaku mau. Dheweke ngaku yen duwe jeneng Parto.</p>



<p>Saka patepungan mau aku lagi weruh yen manungsa iku senengane nyacat siji lan sijine. Aku dhewe sempet ora percaya marang kandhane Parto mau.</p>



<p>Amarga ora ana siji-sijiya makhluk ing alam donya kang sampurna. Isih jarene Parto ana saperangan manungsa ang senengan rerasan ngenani wadining liyan.</p>



<p>Wewadi sing samesthine disimpen rapet nanging malah diumbar kaya barang dagangan wae.</p>



<p>Saliyane iku uga ana saperangan manungsa kang seneng nyacat kurane liyan. Upama ana sapadhaning manungsa kang ana kurange wis kaya barang mesthi pawongan mau dadi kembang lambe.</p>



<p>Endi sing alok merga wong tuwane biyen nate tumindak culika. Apa malah iku ngono asil saka pakartine dhewe.</p>



<p>Krungu kandhane Parto mau aku kaget kok manungsa tumindak kaya mangono. </p>



<p>Aku dhewe iki sing jejere asu cilik kang dhingklang wiwit lair procot nganti dina iki durung ana siji-sijiya bangsane asu ang ngilokake aku.</p>



<p>Malah-malah kadhang kala yen tumuju aku lara kancaku asu wetan kali kae kerep nggawakake balungan. Apa manungsa ora isin kalah karo asu.</p>



<p>Saliyane iku endi ana asu sing tega mateni anake dhewe. Nganti seprene coba dideleng mbuh wis pirang atus utawa malah pirang ewu bayine manungsa kang mati merga klairane ora dikarepake dening wong tuwane.</p>



<p>Mbuh jarene merga bayi mau asil sesambungan peteng antarane wong kang slingkuh utawa bayi mau asil sesambungane para wanita kang kelangan prawane merga wis nerak angger-anggering tata krama lan tata agama.</p>



<p>Apa wong iku ora bisa mikir yen bayii iku mau salahe apa. Amarga sangeriku samubarang kang lair ing alam donya iku bisa diibaratake kertas putih kang durung ana tulisane siji-sijiya.</p>



<p>Aja maneh bayine manungsa bayine asu wae lair ing donya iku padha-padha bisa dibaratake kaya kertas putih, gumantung sapa sing nggulawenthah.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Yen sing nggulawenthah becik samestine mbesuk dadine uga bakalan becik. Tuladhane aja adoh-adoh. Ora usah nggawe tuladha saka bangsane manungsa</h4>



<p>kamangka upama ana klirune manungsa mau rak ya bakal njaluk pertanggungan jawabanku. Banjur terus kepriye anggenku nglurusake marang manungsa mau.</p>



<p>Kamangka sing bisa cecaturan klawan aku saliyane Parjo sing jarene ean mau, yaiku wong kang nduwe ngilmu aji gineng.</p>



<p>Ngenani sapa kang bisa cecaturan marang aku dakdudohake mengko wae. Bali maneh ing babagan panggulawenthahan.</p>



<p>Saiki coba dideleng mbuh ana pirang pakaryan kang ditindakake dening manungsa kang mbutuhake kaluwihane bangsane asu. Wiwit saka polisi nganti tukang mbebedhak alas padha mbutuhake tenagane asu.</p>



<p>Banjur sapa manungsa kang bisa nduweni aji gineng mau. Wong kang duwe aji gineng yaiku sawijining pemimpin kang bisa dadi patuladhan dening para kawulane.</p>



<p>Nanging apa iya ing jamane iki isih ana pawongan kang kaya mangkono? Sangertiku pawongan kang bisa nduweni aji gineng kang pungkasan yaiku Prabu Angling Dharma.</p>



<p>Akh&#8230; dakkira ing jaman saiki wis ora ana pemimpin kang bakal ngrungokake pisambate asu cilik kaya iki.</p>



<p>Hla ngrungokne pisambate kawulane wae ora gelem malah-malah kabeh para pemimpin saiki lagi mangsane mripat micek lan kuping mbudeg.</p>



<p>Wiwit bangsane cacing nganti bangsane memedi, jin syetan priyangan kabeh padha ngerti yen negara iki mujudake negara maritim.</p>



<p>Mula aneh banget kanggoku yen negara iki kok malah ngimpor iwak.&nbsp; Iki apa wis edan batinku.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Menawa yen ditandhingake ing babagan kasetyan antarane manungsa lan aku kang bangsa asu mesti wae bangsaku sing bakalan menang.</h4>



<p>Kamangka ora ana siji-sijia makhluk kang ana ing alam donya iki nduweni kastyan kaya aku.</p>



<p>Wis akeh bukti kang ngandharake aku iki makhluk kang paling setya. Ora mung setya marang pasangane nanging uga setya marang bendarane.</p>



<p>Coba dideleng utawa nek panjenengan kersa maca saperangan lelakone kancaku saka negara seberang mesthine sampeyan ngerti.</p>



<p>Sampeyan rak nate keprungu ana sawijining asu kang diupakara kanthi becik dening sawijining guru.</p>



<p>Merga diupakara kanthi becik mulane antarane asu mau klawan guru nduweni rasa kang angel dimangerteni dening manungsa lumrah.</p>



<p>Jalaran saben dina kang ngeterake guru lan kang nyusul guru mau ya asu wsing nate ditulung mau. Asu mau kaya-kaya bisa tata jalma lan mangerteni males budi.</p>



<p>Saliyane iku guru ing kene dudu sembarang guru. Guru ing kene sawijining guru kang pantes digugu lan ditiru.</p>



<p>Dene yen ndelok lakune jaman kang tansaya edan iki aku isih tidha-tidha apa iya isih ana guru kang ora melu edan.</p>



<p>Kamangka ing saben-saben dina sing dakrungu mung guru kang wis ora oantes sinebut guru. Saka warta kang dak rungu mau isih ana wae guru kang tumindak asusila marang muride.</p>



<p>Aku rumangsa isin yen keprungu warta kang kaya mangkono mau. kamangka guruku asu dhewe ora ana kang tumindak kang kaya mangkono.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Bali maneh ing babagan males budi. Apa iya manungsa bisa males budi kaya asu iku mau.</h4>



<p>Yen dak pikir kok angel banget nemoni manungsa kang nduweni sipat kaya asu iku mau jalaran lumrahe manungsa dina iki yen wis enak-enak lungguh ing dampar kencana wis lali marang sekabehane.</p>



<p>Terus yen wis kaya mangkene apa manungsa isih ora isin yen kalah karo asu. Banjur apa manungsa isih ora isin yen ngomong aku iki makhluk kang paling nistha.</p>



<p>Miturut pamawasku dina iki isih akeh manungsa kang tumindake luwih asor tinimbang asu.</p>



<p>Aku asu cilik kang mlaku dhiglak-dhigluk. Aku seneng dadi asu kamangka isih akeh manungsa kang sipate luwih awon tinimbang asu.</p>



<p>Huk&#8230;hukk..hukkkk aku nyoba ngungkapake rasa seneng ing atiku.</p>



<p>Demikianlah contoh naskah teks monolog bahasa Jawa. Semoga artikel contoh naskah teks monolog bahasa Jawa ini menambah wawasanmu tentang dunia <a rel="noreferrer noopener" aria-label="teater (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/contoh-teater-tradisional-di-indonesia-pljr/" target="_blank">teater</a>, khususnya seni monolog.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-teks-ulasan-beserta-identitas-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-teks-ulasan-beserta-identitas-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/Contoh-teks-ulasan-beserta-Identitas-orientasi-hingga-analisis-dan-kesimpulannya-500x333.jpg" alt="Contoh Teks Ulasan beserta Identitas, Orientasi hingga Analisis dan Kesimpulannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Teks Ulasan beserta Identitas, Orientasi hingga Analisis dan Kesimpulannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86633" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/naskah-teks-monolog-bahasa-jawa-pljr/">Contoh Naskah Teks Monolog Bahasa Jawa Singkat yang Menarik</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/Contoh-Naskah-Teks-Monolog-Bahasa-Jawa-Singkat-yang-Menarik.jpg" length="56300" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/Contoh-Naskah-Teks-Monolog-Bahasa-Jawa-Singkat-yang-Menarik-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>