Advertisement
Source : roboguru.ruangguru.com

5 Tokoh Pembentukan Gerakan Non Blok beserta Asal Negaranya, Ada yang dari Indonesia?

Gerakan Non-Blok bertujuan untuk mendukung konsolidasi kepentingan forum internasional guna menghadapi isu-isu global. Simak siapa saja tokoh pendirinya di sini.

4 Januari 2024 Fajar Laksana

2. Penolakan terhadap Kolonialisme dan Imperialisme

Gerakan Non-Blok menekankan penolakan terhadap kolonialisme, imperialisme, dan campur tangan asing dalam urusan internal suatu negara. 

Serta mendukung hak-hak nasional, kemerdekaan, dan pembebasan bangsa-bangsa yang masih terjajah atau di bawah pengaruh asing.

Rangkuman Kronologi Perang Dunia 2 Singkat, Penyebab, Berakhirnya, serta Dampaknya

3. Promosi Perdamaian dan Penghentian Konflik

Gerakan Non Blok juga mendorong penyelesaian damai atas konflik-konflik internasional dan antarnegara. 

Menekankan pentingnya diplomasi, dialog, dan negosiasi sebagai metode yang paling tepat untuk mencapai perdamaian.

4. Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan

Gerakan Non-Blok berupaya untuk meningkatkan kerjasama ekonomi antara negara-negara anggota untuk mendukung pembangunan ekonomi, perdagangan yang adil, serta pertumbuhan yang berkelanjutan.

5. Penolakan terhadap Senjata Nuklir dan Perlucutan Senjata

Tujuan selanjutnya dari Gerakan Non Blok adalah menekankan penolakan terhadap penyebaran senjata nuklir, dan mendorong untuk mencapai gencatan senjata secara global untuk memastikan stabilitas internasional.

6. Kepentingan Bersama dalam Agenda Global

Gerakan Non-Blok pun sepenuhnya bertujuan untuk mendukung konsolidasi kepentingan forum internasional guna menghadapi isu-isu global. 

5 Tokoh Pembentukan Gerakan Non Blok

Setelah mengetahui penjelasan mengenai sejarah serta tujuan dari Gerakan Non Blok, kali ini mari mengulas siapa saja tokoh pembentukan Gerakan Non Blok:

1. Soekarno

Tokoh pembentukan Gerakan Non Blok yang pertama berasal dari Indonesia, yaitu Soekarno. Soekarno merupakan proklamator serta Presiden pertama Republik Indonesia. 

Peran Soekarno dalam Gerakan Non-Blok sangat signifikan, terutama dalam pembentukan dan pengembangan gerakan tersebut.

Soekarno menjadi salah satu pendiri Gerakan Non-Blok dan memangku peran kunci pada Konferensi Asia-Afrika yang diadakan di Bandung, Indonesia, pada tahun 1955. 

Konferensi Bandung menjadi momentum awal dalam munculnya Gerakan Non-Blok sebagai gerakan politik dari negara-negara yang ingin mempertahankan kemerdekaan dan netralitasnya di tengah konflik geopolitik dunia pada saat itu.

Peran Soekarno dalam Gerakan Non-Blok terus berlanjut setelah Konferensi Bandung.

Ia terus memainkan peran penting dalam mempromosikan tujuan-tujuan Gerakan Non-Blok di forum internasional dan dalam hubungan diplomatik antarnegara. 

Soekarno juga merupakan salah satu tokoh yang berperan aktif dalam mengorganisir konferensi-konferensi Non-Blok selanjutnya dan dalam memperkuat solidaritas antar negara-negara yang tidak ingin terikat oleh konflik Blok Barat dan Blok Timur.

Perannya sebagai salah satu pendiri dan pemimpin Gerakan Non-Blok membuat Soekarno dianggap sebagai salah satu tokoh yang membawa perubahan besar dalam politik internasional pada masa itu. 

Kontribusinya dalam Gerakan Non-Blok membantu mengangkat peran dan pengaruh negara-negara berkembang di panggung politik global serta mengilhami semangat kemerdekaan dan solidaritas di antara negara-negara tersebut.

Halaman:

Advertisement