5 Tokoh Pembentukan Gerakan Non Blok beserta Asal Negaranya, Ada yang dari Indonesia?
Gerakan Non-Blok bertujuan untuk mendukung konsolidasi kepentingan forum internasional guna menghadapi isu-isu global. Simak siapa saja tokoh pendirinya di sini.
2. Jawaharlal Nehru
Jawaharlal Nehru menjadi salah satu tokoh pembentukan Gerakan Non Blok selanjutnya.
Jawaharlal Nehru terkenal sebagai tokoh politik dan negarawan India yang memainkan peran penting dalam sejarah India modern serta memiliki dampak yang signifikan pada Gerakan Non-Blok.
Di India, Jawaharlal Nehru dipandang sebagai tokoh revolusioner yang memimpin India dalam perjuangan melawan penjajahan Inggris dan memainkan peran kunci dalam perjuangan kemerdekaan India.
Setelah kemerdekaan India pada tahun 1947, Jawaharlal Nehru menjadi perdana menteri pertama India dan memimpin India dari tahun 1947 hingga 1964.
Peran Nehru dalam Gerakan Non-Blok sangatlah signifikan. Dia merupakan salah satu pendiri Gerakan Non Blok serta memegang posisi penting.
Jawaharlal Nehru aktif dalam memperjuangkan prinsip-prinsip Gerakan Non-Blok, yang mencakup solidaritas antara negara-negara yang tidak terikat pada blok Barat atau Timur, serta penolakan terhadap kolonialisme dan imperialisme.
Dia ditunjuk menjadi satu juru bicara utama Gerakan Non Blok dalam upaya mendukung kemerdekaan, perdamaian dunia, dan penyelesaian damai atas berbagai konflik internasional.
Perannya pada Gerakan Non-Blok membantu memperkuat posisi India sebagai pemimpin di antara negara-negara non-blok dan mengarah pada pertumbuhan gerakan ini sebagai kekuatan politik dan diplomasi yang signifikan dalam diplomasi internasional.
3. Gamal Abdul Nasser
Gamal Abdel Nasser merupakan salah satu tokoh pembentukan Gerakan Non Blok.
Nasser adalah seorang tokoh politik yang memainkan peran penting dalam sejarah Mesir dan dunia Arab pada abad ke-20.
Gamal Abdul Nasser dikenal karena kepemimpinannya yang karismatik, nasionalismenya yang kuat, serta perannya dalam memimpin Revolusi Mesir 1952 yang menggulingkan monarki dan mendirikan Republik Mesir.
Melalui Gerakan Non Blok, Nasser memperjuangkan prinsip-prinsip kemerdekaan, penolakan terhadap kolonialisme, serta keinginan untuk menghindari keterlibatan dalam konflik antara blok-barat dan blok-timur.
Tindakan nyata Gamal Abdul Nasser adalah mengadvokasi persatuan dan kerjasama di antara negara-negara berkembang untuk meningkatkan peran mereka di panggung internasional dan mendukung hak-hak kemerdekaan nasional.
Bersama dengan tokoh-tokoh lain seperti Jawaharlal Nehru dari India, dan Sukarno dari Indonesia, Gamal Abdul Nasser memberikan dorongan penting bagi lahirnya Gerakan Non-Blok.
Perannya dalam Gerakan Non-Blok membantu memperkuat posisi Mesir sebagai pemimpin di jazirah Arab.
Selain itu, Gerakan Non Blok telah menempatkan Nasser sebagai salah satu tokoh penting dalam perjuangan negara-negara berkembang untuk memperoleh kemerdekaan, kebebasan, dan netralitas dalam geopolitik global.
Halaman:

