4 Wisata Alam Gunung Kidul Jogja Yang Segera Dibuka Minggu Ini

 Bella Carla | Kam, 25 Jun 2020

4 Wisata Alam Gunung Kidul Jogja Yang Segera Dibuka Minggu Ini – Sebanyak empat tempat wisata alam di Kabupaten Gunung Kidul kini tengah menjalani uji coba untuk dibuka kembali. Pembukaan empat tempat wisata ini dilakukan dengan pembatasan jumlah wisatawan dan tidak dibuka secara bersamaan pula. Kira-kira apa saja empat wisata alam yang akan segera dibuka ini? Cek info lengkapnya di bawah ini.

Daftar Wisata Alam Gunung Kidul Jogja Yang Segera Dibuka

unsplash.com

Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta akan melakukan empat tahap menuju new normal pariwisata. Adapun tahapan penyusunan SOP, simulasi, sosialisasi, dan tahap terakhir uji coba. Setelah selesai melakukan simulasi, Dinas Pariwisata juga akan melakukan uji coba di empat tempat wisata alam yang akan dibuka tersebut. Saat uji coba dilangsungkan, wisatawan sudah diperbolehkan untuk berkunjung tetapi dengan sejumlah pembatasan.

Adapun berikut empat wisata alam di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta yang tengah melakukan melakukan uji coba dan akan segera dibuka kembali:

1. Gua Kalisuci

bookprimera.com

Bagi penikmat wisata ekstrem yang ingin memacu adrenalin, menyusuri Gua Kalisuci yang berair dengan menggunakan ban pelampung merupakan suatu kenikmatan tersendiri. Terletak di Desa Semenu, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, tempat wisata bernama lengkap Kalisuci Cave Tubing ini tampak selalu ramai didatangi para wisatawan sebelum adanya pandemi. Selain wisata cave tubing makin digemari banyak orang, gua berair tempat melakukan aktifitas susur gua juga sangat terbatas. Tercatat, hanya tiga negara yang memiliki wisata cave tubing, yaitu New Zealand, Mexico, dan Indonesia dengan Gunung Kidulnya.

Setelah adanya pandemi Covid-19, jumlah pengunjung Gua Kalisuci pun dibatasi. Pengunjung harus menyiapkan diri apabila ditolak karena kuota sudah penuh. Pihak pengelola membatasi jumlah pengunjung sebanyak setiap hari maksimal 100 orang pengunjung. Sebelum pandemi terjadi kawasan Kalisuci sudah menerapkan protokol kesehatan ketat bagi pengunjung. Namun, setelah adanya pandemi Covid-19 maka pengelola Gua Kalisuci pun semakin memperketat protokol kesehatannya.

Berikut beberapa aturan tambahan bagi pengunjung Gua Kalisuci di era new normal:

  • Memeriksa suhu tubuh
  • Harus cuci tangan sebelum masuk.
  • Setelah masuk, registrasi pembayaran harus menggunakan non tunai. Helem pelindung diberikan pengaman face shield, sehingga pengunjung tidak perlu menggunakan masker karena berbahaya saat susur gua. D
  • Di sekretariat pun wajah diberikan pembatas bening sehingga mengurangi droplet meski pengunjung wajib menggunakan masker saat registrasi.
  • Pemasangan pelampung pihak pengelola hanya memberi contoh saja, tidak ada sentuhan dengan pengunjung. Sebelum pandemi, pihak pengelola yang membantu langsung.

2. Gunung Api Purba Nglanggeran

tuguwisata.com

Gunung Api Purba Nglanggeran terletak tepatnya di Desa Nglanggeran, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Gunung api yang satu ini merupakan gunung berapi aktif sekitar 60 juta tahun lalu. Gunung ini memiliki bebatuan besar yang menjulang tinggi sehingga biasanya digunakan sebagai jalur pendakian dan tempat untuk pertapaan warga. Uniknya, ada spot-spot menarik yang wajib dikunjungi, misalnya saja Song Gudel. Sebuah gua berukuran kecil dengan bongkahan batu raksasa di sisi atas dan kiri.

Tak lama lagi, wisata Gunung Api Purba Nglanggeran pun akan siap untuk dibuka kembali. Pengelola Gunung Api Purba Nglanggeran tengah menyiapkan beberapa prosedur mulai dari parkiran, menuju loket, pendakian, hingga selesai kunjungan. Nantinya, seluruh pengunjung tempat wisata ini wajib untuk mencuci tangan dan dicek suhu tubuhnya terlebih dahulu. Para pengunjung juga diwajibkan untuk menjaga jarak saat mengantre di loket.

Saat melakukan pendakian, pengunjung juga diharuskan untuk menjaga jarak. Soal pembatasan pengunjung, pengelola Gunung Api Purba Nglanggeran mengaku tidak akan bermasalah karena pegunungan yang luasnya sekitar 43 hektar ini mampu menampung 500-an pengunjung. Namun, kuota ini tidak pernah terpenuhi karena pada saat situasi normal karena biasanya jumlah pengunjung Gunung Api Purba Nglanggeran hanya 50 orang per harinya.

3. Pantai Baron

jarangpanas.com

Pantai Baron merupakan satu diantara empat pantai klasik di Yogyakarta yang memiliki pemandangan menakjubkan. Pantai dengan pasir cokelat kehitaman ini juga tampak unik karena membentuk cekungan, sehingga saat dilihat dari atas menyerupai huruf “U”. Uniknya lagi, Pantai Baron memiliki dua jenis aliran air sekaligus, yakni air asin dan air tawar yang berasal dari aliran sungai. Air asin yang berasal dari laut berwarma kebiruan, sedangkan aliran air tawar berwarna kehijauan.

Di masa new normal ini, Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul tengah melakukan uji coba untuk membuka kembali wisata alam Pantai Baron. Ada sejumlah peraturan baru yang ditetapkan oleh pemerintah dan pengelola bagi pengunjung, yakni wisatawan diminta menunjukkan identitas. Pantai juga hanya dibuka pagi hingga sore, sehingga memudahkan pengawasan terhadap pengunjung.

Jalur masuk dan keluar bagi wisatawan juga dipisahkan agar memenuhi protokol menjaga jarak. Setiap rombongan yang datang ke Pantai Baron juga dibatasi, yakni maksimal hanya 10 orang saja. Wisatawan juga wajib mencuci tangan di tempat yang telah disediakan setelah memarkir kendaraan. Nantinya akan ada sejumlah petugas SAR yang berjaga dan berpatroli untuk memantau aktifitas wisatawan.

4. Pantai Kukup

tanahnusantara.com

Pantai Kukup adalah satu-satunya pantai di Kabupaten Gunung Kidul yang kaya akan biota lautnya. Wisata pantai yang satu inijuga terkenal dengan beragam ikan hias air laut yang sangat indah di Aquarium Laut atau yang dijajakan oleh para pedagang di sekitar pantai. Jika di Bali ada Tanah Lot, di Gunung Kidul Yogyakarta ada Pantai Kukup yang mempunyai gardu pandang berada di pulau yang terpisah. Pantai Kukup ini dapat kamu temukan tepatnya di di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.

Mulai tanggal 24 Juni 2020 kemarin, Pantai Kukup mulai melakukan uji coba dibuka kembali untuk umum. Para wisatawan pun tampak mulai memadati pantai yang satu ini. Pihak pengelola Pantai Kukup juga menerapkan sejumlah protokol kesehatan bagi pengunjung. Seperti mewajibkan pengunjung untuk melakukan pengecekan suhu, memakai masker, hingga dimintai identitas serta kontak yang bisa dihubungi. Jika suhu tubuh wisatawan lebih dari 37,3 derajat celcius, maka tidak akan diperkenankan masuk dan diminta beristirahat dulu.

Itulah informasi yang bisa Mamikos share kepada kalian terkait 4 wisata alam di Gunung Kidul Yogyakarta yang akan segera dibuka kembali. Tentunya, akan ada sejumlah protokol kesehatan yang harus dipatuhi ketika mengunjungi 4 wisata alam tersebut di era new normal ini. Dalam SOP tahap uji coba new normal, Dispar Gunungkidul juga hanya menetapkan jumlah kunjungan maksimal 7.000 orang khusus di Pantai Baron dan Pantai Kukup. Untuk mendapatkan informasi menarik lainnya, silahkan kunjungi situs Mamikos secara berkala ya!