9 Oleh-oleh Khas Padang Terfavorit dan Banyak Dicari
Jika kamu berkunjung ke Padang, jangan sampai lupa untuk membawa pulang oleh-oleh di bawah ini.
5. Bolu Batik

Jika ingin melihat makanan unik dengan tampilan berbeda tapi tetap enak, maka jawabannya adalah bolu batik. Dengan lukisan batik di bagian atasnya membuat bolu tersebut menjadi sangat berbeda.
Apalagi motif batik tersebut diambil dari berbagai motif dari seluruh Indonesia dengan total 12 motif. Tidak perlu sayang memakannya. Dan jangan khawatir juga sebab ini aman dikonsumsi kok.
Pembuatan oleh-oleh khas Padang ini tentu tidak main-main. Dibutuhkan ketelitian dan kepandaian dalam membubuhkan pewarna hingga menjadi motif.
Tidak hanya motifnya saja yang istimewa, bolu ini tetap memiliki rasa yang luar biasa enak.
Cara membuat bolu ini adalah dengan terlebih dahulu menggambar motif di atas loyang dengan krim dari bahan berupa tepung maizena yang dibubuhi pewarna makanan.
Sedikit demis sedikit loyang yang telah dilapisi kertas minyak itu digambar dengan krim sampai membentuk pola batik.
Selanjutnya adalah dengan membuat bola berbahan kuning telur dan tepung terigu lalu hasilnya ditaruh pada loyang sebelumnya.
Namun, loyang tadi harus dioven dulu dengan suhu 70 sampai 80 derajat selama 25 menit, baru bisa digulung.
Dengan varian rasa strawberry dan blueberry, kamu bisa mendapatkan bolu ini di kawasan Nurul Iman, Padang Selatan.
6. Galamai

Galamai sebenarnya adalah olahan yang mirip dengan dodol atau jenang. Namun yang membuat mereka berbeda adalah dari bahan dasar pembuatannya.
Bahan yang yang digunakan untuk membuat dodol ala Minangkabau ini adalah tepung beras ketan, santan, gula aren, dan kacang tanah yang sebelumnya telah disangrai.
Jika menengok dari bahan dasarnya, maka kacang tanah adalah bahan yang tentu membedakannya dengan dodol garut maupun jenang kudus. Untuk rasa, sudah pasti manis sebab ada gula aren nan legit.
Proses pembuatan galamai juga tergolong mirip dengan dodol, sih.
Yaitu, dengan cara mencampurkan semua bahan di atas menjadi satu adonan kemudian di masak di dalam sebuah kuali besar dan diaduk-aduk selama 3 sampai 4 jam tanpa henti.
Setelah adonan lengket, adonan kemudian nanti diangkat dan dipotong-potong saat keadaan masih hangat. Galamai dijual dengan cara dibungkus satu-satu tiap potongan lalu dimasukkan ke dalam kemasan.
Salah satu produsennya adalah Gelamai Tek Tam yang lokasinya berada di Jl. Latsitarda No. 114, Payakumbuh.

