9 Contoh Tembang Macapat Sinom Bahasa Jawa dan Terjemahannya Singkat
Tembang sinom merupakan bagian dari tembang macapat yang memberikan gambaran tentang dunia anak muda. Berikut informasi dan contohnya.
Sejumlah pendapat mengatakan bahwa tembang sinom merupakan salah satu tembang macapat yang tertua sekaligus punya jasa besar terhadap penyebaran agama islam di Jawa.
Anggapan ini didasarkan pada suatu keyakinan bahwa pencipta pertama dari tembang macapat ini adalah Sunan Giri, yang bukan hanya seorang wali, tetapi seorang penguasa dari Giri Kedaton.
Dalam artikel ini, Mamikos akan memberikan contohnya. Yuk, simak! 📖✨
Daftar Isi
Karakter Tembang Sinom

Jika dilihat dari latar belakang penciptanya, maka tidaklah mengherankan apabila banyak tembang sinom yang memiliki unsur keagamaan yang kuat.
Selain itu isi dari tembang sinom yang banyak dijumpai saat ini isinya banyak yang mengangkat tema pendidikan yang diperuntukkan bagi mereka yang tengah menginjak usia muda atau remaja.
Adapun watak atau sifat larik-larik yang menyertai pada setiap tembang macapat sinom adalah:
Watak Tembang Sinom
- Memberikan bersemangat.
- Mengajarkan kebijaksanaan.
- Kadang bisa memiliki sifat sedih.
- Tetapi kadang bisa bersifat bahagia.
Kebanyakan tembang sinom juga dapat digunakan untuk
- Sebagai Piwulang (mengajari) dan wewarah (membimbing).
- Acara perpisahan sekolah.
- Dipakai dalam acara yang mencakup kesabaran.
- Dan dipakai saat mengisi acara dalam perwatakan orang tua (yang memberikan nasihat-nasihat kepada anaknya).
Paugeran Tembang Sinom
Seperti tembang macapat lainnya, tembang sinom juga memiliki paugeran atau aturan penulisan khusus bermetrum, antara lain sebagai berikut:
Guru Gatra
Tembang sinom memiliki gatra sebanyak sembilan.
Guru Lagu
Gatra 1 = a
Gatra 2 = i
Gatra 3 = a
Gatra 4 = i
Gatra 5 = i
Gatra 6 = u
Gatra 7 = a
Gatra 8 = i
Gatra 9 = a
Guru Wilangan
Gatra 1 = 8 suku kata
Gatra 2 = 8 suku kata
Gatra 3 = 8 suku kata
Gatra 4 = 8 suku kata
Gatra 5 = 7 suku kata
Gatra 6 = 8 suku kata
Gatra 7 = 7 suku kata
Gatra 8 = 8 suku kata
Gatra 9 = 12 suku kata
Tata Cara Penciptaan Tembang Sinom
Setiap orang yang ingin menciptakan tembang sinom haruslah tunduk pada paugeran penciptaan tembang sinom itu sendiri.
Sama seperti penciptaan tembang macapat lainnya. Penciptaan tembang sinom haruslah tunduk pada paugeran penggnaan guru gatra, guru lagu, dan guru wilangan.
- Gatra pertama dibangun dengan menggunakan 8 suku kata dengan akhiran vokal a
- Gatra kedua dibangun dengan menggunakan 8 suku kata dengan akhiran vokal i
- Gatra ketiga dibangun dengan menggunakan 8 suku kata dengan akhiran vokal a
- Gatra keempat dibangun dengan menggunakan 8 suku kata dengan akhiran vokal i
- Gatra kelima dibangun dengan menggunakan 7 suku kata dengan akhiran vokal i
- Gatra keenam dibangun dengan menggunakan 8 suku kata dengan akhiran vokal u
- Gatra ketujuh dibangun dengan menggunakan 7 suku kata dengan akhiran vokal a
- Gatra 8 dibangun dengan menggunakan 8 suku kata dengan akhiran vokal i
- Gatra 9 dibangun dengan menggunakan 12 suku kata dengan akhiran vokal a
Contoh Tembang Macapat Sinom Lengkap beserta Artinya
Contoh Tembang Macapat Sinom 1
Carita nggonsun nenularw
ong tuwa kang momong dingin
akeh kang padha cerita
sun rungokna rina wengi
samengko isih eling
sawise diwasa ingsun
bapak kang paring wulang
miwah ibu mituturi
tatakrama ing pratingkah karaharjan
Artinya
Mengenai tata karma dan tingkah laku kebaikan
orang tua yang mengasuhku dahulu
banyak yang bercerita
yang kudengarkan baik saat siang maupun malam
sampai sekarang masih aku mengingatnya
hingga aku sampai di usia dewasa
ayah yang memberiku pelajaran
sedangkan ibu yang senantiasa mengingatkan
bahwa tatakrama dalam setiap perilaku mendatangkan ketenangan batin
Halaman:



