6 Contoh Lembaga Jasa Keuangan Khusus beserta Fungsi dan Ciri-cirinya
Lembaga jasa keuangan khusus merupakan lembaga yang didirikan dengan tugas serta fungsi spesifik tertentu. Cari tahu contoh serta fungsi dan cirinya di sini, ya!
6 Contoh Lembaga Jasa Keuangan Khusus beserta Fungsi dan Ciri-cirinya — Di kelas 10 kurikulum merdeka, siswa akan diajarkan mengenai lembaga keuangan.
Jika kemarin Mamikos sudah membahas mengenai lembaga keuangan bank, maka sekarang saatnya kita belajar mengenai lembaga jasa keuangan khusus.
Supaya kamu makin paham apa itu lembaga jasa keuangan khusus, berikut Mamikos hadirkan contoh lembaga jasa keuangan khusus beserta fungsi dan ciri-cirinya. Jadi, simak ya!
Daftar Isi
Pengertian Lembaga Keuangan Khusus

Sebelum Mamikos menjelaskan contoh lembaga jasa keuangan khusus yang ada di Indonesia, pelajari dulu yuk apa definisinya.
Menurut lama resmi OJK, Lembaga Keuangan Khusus merupakan suatu lembaga yang didirikan dengan maksud untuk menjalankan tugas serta fungsi lembaga keuangan yang sifatnya spesifik untuk mendukung kebijakan pemerintah.
Lembaga-lembaga ini memiliki cakupan tugas yang spesifik di beberapa ranah seperti di perbankan, pasar modal, dana pensiun, dan lain-lain.
Dibentuknya lembaga keuangan khusus ini pada umumnya bertujuan untuk mempermudah pendistribusian dana, pengelolaan risiko keuangan yang lebih baik, serta memecahkan masalah ekonomi masyarakat.
Fungsi Lembaga Jasa Keuangan Khusus
Tidak lengkap rasanya jika kita membahas contoh lembaga jasa keuangan khusus tanpa terlebih dahulu mengetahui fungsi didirikannya lembaga itu sendiri. Berikut fungsi lembaga jasa keuangan khusus:
1. Menyediakan Pembiayaan Khusus
Fungsi utama dari lembaga pembiayaan khusus yaitu untuk menyediakan pembiayaan yang tidak disediakan oleh lembaga keuangan bank atau lembaga keuangan umum.
2. Diversifikasi Risiko
Pendirian lembaga jasa keuangan khusus bisa meminimalisir risiko keuangan karena bentuk layanan dan produk keuangan pada sektor-sektor khusus dilayani oleh lembaga-lembaga yang khusus menangani sektor itu.
3. Meningkatkan Inklusi Keuangan
Tidak bisa dipungkiri bahwa banyaknya nasabah beserta dengan keperluannya masing-masing membuat lembaga keuangan umum belum bisa merangkul semua kebutuhan mereka.
Pendirian lembaga keuangan khusus akan meningkatkan akses keuangan masyarakat terhadap sektor ekonomi yang belum bisa didapatkan dari lembaga keuangan pada umumnya.
Ciri-ciri Lembaga Jasa Keuangan Khusus
Setelah membaca uraian di atas kamu pasti akan bertanya-tanya apa sih ciri-ciri lembaga jasa keuangan khusus yang membedakannya dengan lembaga keuangan lain?
Halaman:

