Cara Hitung Harga Tanah per Meter beserta Contohnya yang Mudah Dipahami
Apakah kamu sudah mendapatkan harga yang pas sesuai dengan harga pasaran setempat? Ketahui harga tanah per meter di artikel ini!
- Pentingnya mengetahui harga tanah per meter: berguna bagi penjual agar tidak menjual terlalu mahal/terlalu murah dan bagi pembeli agar mendapatkan nilai yang wajar saat transaksi.
- Faktor penentu harga: lokasi (pusat kota vs desa), aksesibilitas (dekat jalan/transportasi vs terpencil), dan kondisi lingkungan (fasilitas lengkap/aman vs polusi/banjir/tingkat kriminalitas).
- Cara menghitung: riset harga pasar (portal properti, agen, NJOP), verifikasi luas lewat sertifikat atau BPN, lalu gunakan rumus Harga per m² = Harga total tanah ÷ Luas (m²).
Cara hitung harga tanah per meter penting untuk penjual maupun pembeli ketahui agar bisa tahu harga mana yang memang pas dan layak saat hendak melakukan transaksi jual beli lahan. 💰 🏞
Bagi penjual, jangan sampai menjual kemahalan karena pasti sulit terjual dan jangan sampai kemurahan karena pasti rugi. Sebaliknya bagi pembeli, jangan sampai kemahalan karena dengan harga yang sama bisa mendapatkan lahan yang lebih luas.
Bagaimana cara hitung harga tanah per meter? Kamu bisa dapatkan informasi lengkap dengan contohnya yang mudah di pahami di artikel ini. Yuk, simak hingga tuntas artikelnya di bawah ini! 👇
Daftar Isi
Bagaimana Cara Hitung Tanah per Meter? Simak Penjelasan dan Contohnya Di Sini!

Sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual sebidang tanah, sebaiknya lakukan riset terlebih dahulu berapa harga pasaran yang ada di lokasi setempat.
Harga dari satu area ke area lainnya bisa berbeda-beda karena beberapa faktor yang saling berkaitan. Hal ini patut menjadi catatan untuk dipertimbangkan baik bagi pembeli maupun penjual.
Simak informasi lengkapnya di bagian berikutnya, ya.
Faktor yang Menentukan Harga Tanah
Berikut ini beberapa faktor penentu harga tanah yang perlu diketahui oleh pembeli maupun penjual:
1. Lokasi
Lokasi Mahal
Tanah yang lokasinya berada di pusat kota dekat dengan berbagai area bisnis atau area yang sedang berkembang dengan pembangunan berbagai perumahan elit dan kawasan komersial tentu cenderung mahal.
Lokasi seperti ini biasanya dekat dengan berbagai fasilitas umum seperti sekolah, universitas, perkantoran, pusat hiburan, dan masih banyak lagi. Kepraktisan yang diberikan tanah lokasi seperti ini sudah pasti membuat harga tanahnya lebih mahal.
Sebagai contoh, tanah yang berlokasi di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung sudah pasti mahal apabila kamu bandingkan dengan harga tanah di desa.
Lokasi Murah
Tanah lokasinya berada di pedesaan atau di pinggiran kota biasanya memiliki harga yang lebih murah karena jauh dari berbagai fasilitas umum dan juga akses transportasi yang sulit.
Alasan lain murahnya harga tanah di lokasi seperti ini adalah belum adanya pembangunan atau rencana pengambangan dalam waktu dekat sehingga potensi harga naik sungguh nihil.
Sebagai contoh, harga tanah di pelosok yang tidak memiliki akses ke jalan raya utama tentu akan dibanderol dengan harga yang lebih murah atau terjangkau.
2. Aksesibilitas
Aksesibilitas Baik
Sebuah lokasi tanah yang mudah untuk diakses baik dari jalan utama menggunakan transum atau pun mode transportasi lainnya sudah pasti memiliki harga yang mahal.
Kemudahan dalam melakukan mobilitas sehari-hari menjadi sebuah privilege yang patut menjadi nilai tambah pada harga tanah di lokasi yang demikian.
Sebagai contoh, tanah yang lokasinya dekat atau bahkan berhimpitan dengan jalan tol sudah pasti mahal karena memiliki akses ke jalan tol yang dekat sehingga cepat untuk kemana-mana.
Aksesibilitas Buruk
Tanah yang lokasinya sulit untuk kamu jangkau karena terpencil atau memiliki aksesibilitas terbatas seperti hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki, sudah pasti harganya lebih murah.
Untuk bisa ke lokasinya saja sulit untuk mendapatkan transportasi. Apalagi nanti bila mau melakukan pembangunan, misalnya harus mengirim material bangunan pasti sulit. Maka wajar apabila harga tanahnya rendah.
Contoh dari tanah dengan aksesibilitas yang buruk ini adalah yang berlokasi di daerah yang notabene perbukitan atau pembangunan dan memiliki jarak yang jauh dari jalan utama dan keramaian.
Halaman:



