13 Contoh Soal Eksponen (Bilangan Berpangkat) beserta Pembahasannya untuk Bahan Belajar Lengkap
Temukan contoh soal eksponen (bilangan berpangkat) beserta pembahasannya untuk bahan belajar dengan berbagai tingkat kesulitan.
- Eksponen adalah cara menulis perkalian berulang (mis. 3⁴ = 3×3×3×3 = 81) dan penting untuk menyederhanakan bilangan sangat besar/kecil serta menjadi dasar materi lanjutan seperti aljabar dan fungsi eksponensial.
- Inti aturan yang perlu dihafal: aᵐ×aⁿ=aᵐ⁺ⁿ, aᵐ÷aⁿ=aᵐ⁻ⁿ, (aᵐ)ⁿ=aᵐˣⁿ, (ab)ⁿ=aⁿbⁿ, a⁰=1, a⁻ⁿ=1/aⁿ, a^(m/n)=ⁿ√(aᵐ); artikel menyajikan contoh soal bertingkat (dasar, persamaan, HOTS) beserta pembahasan langkah demi langkah.
- Kesalahan umum: salah operasi pangkat (menjumlahkan vs mengalikan), asal samakan basis, salah tanda untuk basis negatif, dan salah paham pangkat negatif; saran: hafalkan sifat-sifat, praktikkan soal, dan periksa konsep pangkat nol, negatif, dan pecahan.
Materi bilangan berpangkat pada matematika bisa diaplikasikan untuk menyederhanakan perkalian berulang. Untuk bisa menguasainya, kamu dapat mempelajari teori dan contoh soal eksponen (bilangan berpangkat) beserta pembahasannya.
Pada artikel berikut, kamu akan diajak mengerjakan berbagai macam soal terkait eksponen dengan tingkat kesulitan berbeda.
Daftar Isi
Contoh Soal Eksponen (Bilangan Berpangkat) beserta Pembahasannya

Eksponen merupakan bentuk penulisan dari perkalian berulang suatu bilangan dengan bilangan yang sama, misalnya 3 pangkat 4 ditulis 3⁴ yang artinya 3 dikalikan sebanyak 4 kali yaitu 3x3x3x3 = 81. Angka 3 merupakan basis atau bilangan pokok, sedangkan angka 4 adalah pangkat atau eksponen.
Eksponen atau bilangan berpangkat adalah salah satu materi matematika yang akan terus kamu pelajari mulai dari jenjang sekolah menengah hingga kuliah.
Materi ini menjadi dasar materi berikutnya, seperti aljabar, fungsi eksponensial, hingga perhitungan yang lebih rumit di bidang sains. Dengan adanya eksponen, penulisan bilangan yang sangat besar atau sangat kecil dapat disederhanakan, misalnya 1 googol yang ditulis 10¹⁰⁰.
Seringkali, siswa sudah hafal sifat-sifat dan rumus eksponen, tetapi masih kesulitan menerapkannya dalam soal cerita atau soal yang membutuhkan analisis.
Sebelum mengerjakan contoh-contoh soal terkait eksponen, ingat kembali sifat eksponen yang perlu kamu hafalkan berikut ini:
- Perkalian basis sama | Rumus: aᵐ × aⁿ = aᵐ⁺ⁿ, syarat: a ≠ 0
- Pembagian basis sama | Rumus: aᵐ ÷ aⁿ = aᵐ⁻ⁿ, syarat: a ≠ 0
- Pangkat dipangkatkan | Rumus: (aᵐ)ⁿ = aᵐˣⁿ, berlaku untuk semua bilangan real a
- Pangkat dari perkalian | Rumus: (a × b)ⁿ = aⁿ × bⁿ, berlaku untuk semua bilangan real a dan b
- Pangkat dari pembagian | Rumus: (a / b)ⁿ = aⁿ / bⁿ, syarat: b ≠ 0
- Pangkat nol | Rumus: a⁰ = 1, syarat: a ≠ 0
- Pangkat negatif | Rumus: a⁻ⁿ = 1 / aⁿ, syarat: a ≠ 0
- Pangkat pecahan (bentuk akar) | Rumus: ᵃ√(xᵇ) = x^(b/a), syarat: x > 0, a > 0
Sekarang, coba kerjakan soal-soal ini ya! 📚
Soal Eksponen Tingkat Dasar SMP & SMA
Soal 1
Nilai dari (2³ × 2⁴) ÷ 2⁵ adalah …
A. 2
B. 4
C. 8
D. 16
E. 32
Jawaban: B
Pembahasan:
Selesaikan perkalian pada pembilang terlebih dahulu menggunakan sifat aᵐ × aⁿ = aᵐ⁺ⁿ
2³ × 2⁴ = 2³⁺⁴ = 2⁷
Selesaikan pembagian menggunakan sifat aᵐ ÷ aⁿ = aᵐ⁻ⁿ
2⁷ ÷ 2⁵ = 2⁷⁻⁵ = 2²
Hasil
2² = 4
Soal 2
Bentuk sederhana dari (3a²b³)³ × (ab⁻²)² dalam bentuk pangkat positif adalah …
A. 9 a⁸ b⁵
B. 27 a⁶ b⁵
C. 27 a⁸ b⁵
D. 27 a⁸ b¹³
E. 81 a⁶ b³
Jawaban: C
Pembahasan:
Penjabaran operasi pada kurung pertama
(3a²b³)³ = 3³ × a²ˣ³ × b³ˣ³ = 27 a⁶ b⁹
Penjabaran operasi pada kurung kedua
(ab⁻²)² = a¹ˣ² × b⁻²ˣ² = a² b⁻⁴
Kalikan suku-suku yang sejenis:
27 × (a⁶ × a²) × (b⁹ × b⁻⁴)
= 27 a⁶⁺² b⁹⁻⁴
= 27 a⁸ b⁵
Soal 3
Hasil perhitungan (5⁰ + 2⁻³) ÷ (4⁻¹) adalah …
A. 2/9
B. 9/4
C. 9/2
D. 18
E. 36
Jawaban: C
Pembahasan:
Ubah bentuk pangkat nol dan negatif
5⁰ = 1
2⁻³ = 1 / 2³ = 1/8
4⁻¹ = 1 / 4¹ = 1/4
Operasikan bagian pembilang
1 + 1/8 = 9/8
Operasikan pembagian pecahan
(9/8) ÷ (1/4) = (9/8) × (4/1) = 36/8 = 9/2 (atau 4,5)
Soal 4
Jika x = 1/3, y = 1/5, dan z = 2
nilai dari(x⁻³·y⁻¹·z²) ÷ (x⁻¹·y⁻²·z³) adalah …
A. 1/10
B. 3/10
C. 9/10
D. 5/9
E. 9/5
Jawaban: C
Pembahasan:
Sederhanakan bentuk aljabar terlebih dahulu
Untuk x: x⁻³ ÷ x⁻¹ = x⁻³⁻⁽⁻¹⁾ = x⁻²
Untuk y: y⁻¹ ÷ y⁻² = y⁻¹⁻⁽⁻²⁾ = y¹
Untuk z: z² ÷ z³ = z²⁻³ = z⁻¹
Bentuk sederhana = y / (x² · z)
Substitusikan nilai variabel
Pembilang = 1/5
Penyebut = (1/3)² × 2 = (1/9) × 2 = 2/9
Hitung hasil pembagian
(1/5) ÷ (2/9) = (1/5) × (9/2) = 9/10
Soal 5
Bentuk sederhana dari ³√(64 x⁶ y⁹) adalah …
A. 4x²y³
B. 8x³y³
C. 4x³y⁶
D. 16x²y³
E. 8x²y³
Jawaban: A
Pembahasan:
Ubah 64 menjadi bentuk berpangkat: 64 = 4³
Terapkan sifat ⁿ√(aᵐ) = aᵐ/ⁿ
³√( 4³ x⁶ y⁹ ) = 4³/³ · x⁶/³ · y⁹/³
= 4¹ · x² · y³ = 4 x² y³
Soal Pilihan Ganda Persamaan Eksponen Tingkat Menengah
Soal 6
Himpunan penyelesaian persamaan 5²ˣ⁻¹ = 625 adalah …
A. {3/2}
B. {2}
C. {5/2}
D. {3}
E. {7/2}
Jawaban: C
Pembahasan:
Samakan basis di kedua ruas
625 = 5⁴ ➔ 5²ˣ⁻¹ = 5⁴
Samakan nilai pangkatnya
2x – 1 = 4
2x = 5
x = 5/2
Soal 7
Nilai x yang memenuhi persamaan 7ˣ²⁻⁵ˣ⁺⁶ = 8ˣ²⁻⁵ˣ⁺⁶ adalah …
A. x = 2 saja
B. x = 3 saja
C. x = -2 atau x = -3
D. x = 2 atau x = 3
E. Tidak ada nilai x yang memenuhi
Jawaban: D
Pembahasan:
Karena basisnya berbeda (7 ≠ 8) tetapi hasilnya sama, maka nilai pangkat harus sama dengan 0 (karena 7⁰ = 8⁰ = 1)
Tentukan pangkat f(x) = 0
x² – 5x + 6 = 0
Faktorkan persamaan kuadrat
(x – 2)(x – 3) = 0
Maka didapatka hasil x = 2 atau x = 3
Soal 8
Nilai x yang memenuhi persamaan √(8³⁻ˣ) = 4·2¹⁻²ˣ adalah …
A. -3
B. -1
C. 1
D. 3
E. 5
Jawaban: A
Pembahasan:
Ubah seluruh basis ke bilangan prima 2
Ruas Kiri: √((2³)³⁻ˣ) = √(2⁹⁻³ˣ) = 2⁽⁹⁻³ˣ⁾/²
Ruas Kanan: 2²·2¹⁻²ˣ = 2²⁺¹⁻²ˣ = 2³⁻²ˣ
(9 – 3x) / 2 = 3 – 2x
9 – 3x = 2 (3 – 2x)
9 – 3x = 6 – 4x
-3x + 4x = 6 – 9
x = -3
Soal 9
Himpunan penyelesaian dari persamaan 2²ˣ⁺¹ – 17 · 2ˣ + 8 = 0 adalah …
A. {-3, 1}
B. {-1, 3}
C. {1, 3}
D. {-1, -3}
E. {1/2, 8}
Jawaban: B
Pembahasan:
2·(2ˣ)² – 17 · (2ˣ) + 8 = 0
Misalkan p = 2ˣ
2 p² – 17 p + 8 = 0
Faktorkan persamaan kuadrat
(2p – 1)(p – 8) = 0
➔ p = 1/2 atau p = 8
Kembalikan ke bentuk 2ˣ
2ˣ = 1/2 = 2⁻¹ ➔ x = -1
2ˣ = 8 = 2³ ➔ x = 3
HP = {-1, 3}
Soal HOTS Eksponen untuk UTBK
Soal 10
Himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan (1/3)ˣ²⁻³ˣ⁻¹⁰ > (1/9)ˣ⁺² adalah …
A. {x | -4 < x < 2} B. {x | -2 < x < 7} C. {x | x < -2 atau x > 7}
D. {x | x < -4 atau x > 2}
E. {x | -7 < x < 2}
Jawaban: B
Pembahasan:
Samakan basis kedua ruas, ubah 1/9 menjadi (1/3)², sehingga:
(1/3)ˣ²⁻³ˣ⁻¹⁰ > ((1/3)²)ˣ⁺²
(1/3)ˣ²⁻³ˣ⁻¹⁰ > (1/3)²ˣ⁺⁴
perhatikan basisnya, yaitu 1/3. Nilainya ada di antara 0 dan 1.
Untuk basis di rentang ini, fungsi eksponennya bersifat menurun, sehingga saat basis dilepas, tanda pertidaksamaan harus dibalik.
x² – 3x – 10 < 2x + 4
Kumpulkan semua suku ke satu ruas
x² – 3x – 10 – 2x – 4 < 0
x² – 5x – 14 < 0
Faktorkan bentuk kuadrat tersebut
(x – 7)(x + 2) < 0
Tentukan pembuat nol, yaitu x = 7 dan x = -2.
Karena tandanya “kurang dari” (<) dan koefisien x² positif, daerah penyelesaian ada di antara dua akar tersebut.
HP = {x | -2 < x < 7}
Halaman:

