Ringkasan Cerpen Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon Karya Faisal Oddang
Ini dia, beberapa contoh ringkasan cerpen Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon yang bisa menjadi referensi. Cek, yuk!
Membuat ringkasan dari suatu bacaan merupakan salah satu materi dalam pembelajaran. Hal ini dapat memperkuat pemahaman cerita hingga melatih keterampilan menulis.
Contohnya, seperti tugas dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 11 terkait ringkasan cerpen Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon karya Faisal Oddang.
Untuk memberikan referensi dan contoh ringkasan cerpen tersebut, mari simak artikel ini sampai akhir.
Daftar Isi
Mengenal Faisal Oddang dan Karyanya

Faisal Oddang sendiri merupakan penulis asal Sulawesi Selatan yang sebagian besar karyanya, baik cerpen, puisi, dan novel, bertema mengenai tradisi dan adat istiadat di Sulawesi. Ia memiliki latar belakang pendidikan jurusan Sastra Indonesia di Universitas Hasanuddin.
Sejumlah karyanya yaitu novel Rain & Tears (2014), novel Pertanyaan Kepada Kenangan (2016), puisi Manurung (2017), novel Tiba Sebelum Berangkat (2018), Prosa Selfiesh (2019), dan lainnya.
Dari berbagai karya yang telah dibuatnya mengantarkan Faisal Oddang meraih berbagai penghargaan. Seperti halnya cerpen Di Tubuh Tarra dalam Rahim Pohon yang meraih penghargaan Cerpen Terbaik Kompas tahun 2014 lalu.
Kemudian, ada juga novelnya berjudul Puya ke Puya yang menempati peringkat ke-4 dalam Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta, lalu pada tahun 2015 menjadi novel terbaik oleh majalah Tempo.
Selain itu, pada tahun 2023 lalu juga Faisal Oddang sempat meraih penghargaan sebagai Sastrawan Muda Asia Tenggara dari Majelis Sastra Asia Tenggara (Mastera).
Ringkasan Cerpen Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon
Di sisi lain, karya cerpen Faisal Oddang bertajuk Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon menjadi salah satu materi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Dari cerpen itu, terdapat beberapa pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa. Selain itu, siswa juga perlu meringkas cerpen tersebut.
Untuk membuat ringkasan cerpen dari karya Faisal Oddang, berikut adalah contohnya. Namun, perlu dipahami jika uraian berikut hanya bersifat referensi saja, ringkasan dapat dikembangkan kembali sesuai pemahaman masing-masing siswa.
Contoh 1
Cerpen ini mengisahkan Ustadz Syamsuri dan rekan-rekannya berjuang untuk menghadapi serangan penjajahan Belanda yang mendekati desa tempat mereka tinggal. Mereka melakukan rapat dan memantau situasi, tetapi ternyata serangan Belanda tidak dapat dihindari.
Suatu malam, para warga banyak yang gugur karena serangan para penjajah tersebut. Begitu pun dengan Ustadz Syamsuri yang diperkirakan telah gugur.
Masyarakat desa pun terus mengenang sosok Ustadz Syamsuri dengan cara datang dan rajin berdoa di tengah lapangan di mana pohon asam tumbuh setelah beberapa bulan serangan itu terjadi.
Tanpa diketahui, padahal Ustadz Syamsuri berhasil melarikan diri di Onderafdeling Wajo. Dan di sanalah Ustadz Syamsuri menghembuskan napas terakhir karena penyakit yang diderita.
Contoh 2
Cerpen Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon mengisahkan Ustadz Syamsuri yang merupakan guru mengaji di kampung Bacukiki, Parepare, Sulawesi Selatan. Ia merupakan sosok yang tegas, berani, dan mempunyai semangat juang yang tinggi.
Ia menjadi tokoh utama yang pada akhirnya memutuskan melawan penjajah Belanda bersama rekan-rekan lainnya dan menghadapi tindakan brutal yang dilakukan oleh Westerling. Meskipun ada perlawanan, tetapi para penjajah berhasil masuk ke pemukiman warga. Mereka menangkap dan menghabisi warga satu per satu.
Namun, tanpa diketahui Ustadz Syamsuri berhasil melarikan diri ke Orderafdeling Wajo dan meninggal di sana karena penyakit tuberkulosis yang dideritanya.
Tetapi, para penduduk yang berhasil bertahan menyangka jika Ustadz Syamsuri gugur pada malam ketika Belanda menyerang desa. Mereka pun mengenang Ustadz Syamsuri sebagai sosok yang memberikan manfaat kepada masyarakat layaknya pohon asam yang setiap bagiannya memberikan faedah.
Contoh 3
Berlatar tahun 1946 – 1947 di Bacukiki, Parepare, Sulawesi Selatan cerita berfokus pada karakter Ustadz Syamsuri. Ia adalah guru mengaji di desa tersebut yang dihormati.
Suatu ketika, Rahing datang dan mengabari jika tanda-tanda penjajah telah terlihat dan mengarah ke desa mereka. Ustadz Syamsuri pun memerintahkan untuk bersiap dan terus waspada. Seketika pelajaran mengaji tidak berlanjut selama beberapa hari, hal ini tidak terlepas dari tempat Ustadz Syamsuri yang dijadikan markas rekan-rekan seperjuangan untuk rapat dan memantau situasi.
Hingga akhirnya, suatu malam para penjajah itu datang dan berhasil menembus pertahanan terdepan. Rahing yang mengabari memutuskan untuk menyelamatkan keluarganya lebih dulu. Meskipun awalnya tampak tidak setuju, tetapi Ustadz Syamsuri kembali teringat mendiang istri dan anaknya yang gugur, sehingga ia menyetujui keputusan Rahing dengan syarat ia harus segera menyusul.
Namun, keadaan bertambah buruk ketika para penjajah datang ke pemukiman warga. Mereka menyandera, menangkap, dan menghabisi para warga.
Setelah peristiwa tersebut dan para penjajah pergi, para warga yang selamat mengenang jasa Ustadz Syamsuri yang berani dalam menghadapi penjajah. Mereka juga mengenang bagaimana sosoknya memberikan banyak manfaat seperti pohon asam yang menjadi pohon penuh manfaat pula, yang tumbuh di tengah lapangan.
Sejak saat itu orang-orang berdatangan dan rajin berdoa di sana. Padahal malam saat peristiwa serangan Belanda terjadi, Ustadz Syamsuri berhasil kabur dan meninggal akibat tuberkulosis.
Penutup
Itu dia, contoh ringkasan cerpen Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon yang bisa menjadi referensi. Semoga membantu.
Referensi:
Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon [Daring]. Tautan: https://medium.com/@faisaloddang/mengapa-mereka-berdoa-kepada-pohon-7a2792b51ca3
Analisis dan Pembahasan Cerpen “Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon” Karya Faisal Oddang [Daring]. Tautan: https://blora.suaramerdeka.com/pendidikan/1713909568/analisis-dan-pembahasan-cerpen-mengapa-mereka-berdoa-kepada-pohon-karya-faisal-oddang?page=2
Faisal Oddang [Daring]. Tautan: https://id.wikipedia.org/wiki/Faisal_Oddang
Sosok Faisal Oddang, Penulis yang Dapat Penghargaan Sastrawan Muda Asia Tenggara [Daring]. Tautan: https://kuasakata.com/read/sosok/78842-sosok-faisal-oddang-penulis-yang-dapat-penghargaan-sastrawan-muda-asia-tenggara
Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:
Kost Dekat UGM Jogja
Kost Dekat UNPAD Jatinangor
Kost Dekat UNDIP Semarang
Kost Dekat UI Depok
Kost Dekat UB Malang
Kost Dekat Unnes Semarang
Kost Dekat UMY Jogja
Kost Dekat UNY Jogja
Kost Dekat UNS Solo
Kost Dekat ITB Bandung
Kost Dekat UMS Solo
Kost Dekat ITS Surabaya


