Apa itu Makalah? Pengertian Makalah, Sistematika, Jenis, dan Konsepnya

Posted in: Mahasiswa
Tagged: Makalah

Apa itu Makalah? Pengertian Makalah, Sistematika, Jenis, dan Konsepnya. – Jika Kamu seorang akademisi, baik sebagai dosen, mahasiswa, peneliti, dan sebagainya, pasti pernah mendapatkan tugas untuk membuat salah satu karya ilmiah, yaitu makalah. Penulisan makalah sendiri sebenarnya tergolong cukup rumit, tetapi tidak terlalu sulit. Hal ini tergantung dengan jenis dan topik dari makalah yang akan Kamu buat. 

Apa Itu Makalah?

unsplash.com/@anniespratt

Aspek terpenting dalam membuat makalah adalah dengan memperhatikan berbagai kaidah penulisan makalah yang sesuai dengan aturan. menulis makalah sendiri pasti mengalami berbagai revisi dan proses konsultasi agar tidak lagi terjadi kesalahan kepenulisan dan agar hasil yang didapatkan menjadi maksimal. 

Kesalahan dalam penulisan ini bermacam-macam, seperti kerangka makalah yang kurang sesuai, terdapat beberapa kalimat ambigu atau rancu sehingga pembaca sulit mengerti isi dari makalah, pembuatan kalimat yang bertele-tele sehingga aspek efektivitas menjadi kurang, berbagai format penulisan yang tidak tepat, dan lain sebagainya. 

Proses revisi dan konsultasi ini pasti akan sangat melelahkan dan membuang waktu Kamu. Oleh karena itu, sebelum menulis makalah, sudah seharusnya Kamu mengerti tentang apa itu makalah? baik dari pengertian, sistematika, jenis, maupun konsep dari makalah.

1. Pengertian Makalah

Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia atau disingkat dengan KBBI, makalah memiliki artian sebagai tulisan resmi mengenai suatu topik atau hal yang bertujuan untuk dibacakan didepan umum pada suatu persidangan dan suatu karya ilmiah yang sering dibuat dan disusun dengan tujuan diterbitkan. Selain itu, terdapat pengertian mengenai apa itu makalah? yaitu salah satu karya ilmiah yang buat pelajar dan mahasiswa sebagai laporan atas hasil pelaksanaan suatu kegiatan sekolah atau perguruan tinggi tersebut. 

Secara singkat, makalah adalah karya tulis bersifat ilmiah yang memiliki fokus pembahasan pada suatu hal atau topik atau masalah tertentu dengan prosesnya yang menjunjung keilmiahan, yaitu dengan proses penelitian, riset di lapangan, dan observasi secara empiris dan aktual. Pada mahasiswa atau dalam ranah akademisi, isi dari pembahasan makalah biasanya berhubungan dengan salah satu mata kuliah atau bidang keahlian tertentu.

2. Sistematika dalam kepenulisan makalah

Dalam membuat makalah, untuk mengetahui apa itu makalah? terdapat aturan sistematika terstruktur yang harus Kamu ketahui. Pertama adalah sampul makalah. Isinya antara lain, judul makalah, identitas penulis, logo sekolah atau instansi, nama sekolah atau instansi, tempat, dna tahun terbit.  Penulisan sampul ini pada umumnya disusun dengan format rata tengah.

Selanjutnya, adalah abstrak yang merupakan bahasan pokok atau inti sari dari keseluruhan isi makalah, yaitu dari tujuan penelitian, metode atau teknik penelitian, hipotesis, isi, dan penutup pada makalah. Pada umumnya, abstrak ini ditulis dalam dua bahasa yang berbeda, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Sebagai tambahan, Kamu juga dapat menambahkan kata pengantar yang berisi suatu pengantar agar pembaca makalah dapat memiliki pandangan secara umum mengenai makalah yang Kamu tulis dan berisikan sambutan atau ucapan rasa syukur karena telah berhasil menyelesaikan makalah dengan baik.

Berikutnya untuk mengetahui apa itu makalah? adalah daftar isi makalah. Daftar isi memuat informasi lengkap terkait seluruh halaman dari isi pada makalah. Pembuatan daftar isi ini bertujuan demi kemudahan pembaca dalam mencari halaman atau informasi yang ingin dicari pada makalah.

Sistematika penulisan makalah selanjutnya adalah menulis bab pendahuluan. Pendahuluan merupakan bab awalan yang membahas topik atau masalah penelitian dalam makalah secara luas atau gambaran garis besarnya. Pendahuluan ini dibuat dengan melihat dari sudut pandang penulis. Pada bagian ini biasanya terdiri dari tiga subbab. 

Pertama, adalah subbab latar belakang yang ditulis dengan jelas dan mudah untuk dimengerti bagi pembaca, memuat jawaban dari berbagai pertanyaan yang diajukan, dan memuat berbagai data atau fakta yang mendukung suatu penelitian, serta menjelaskan tentang berbagai manfaat dan pentingnya topik atau judul yang akan dibahas di dalam makalah. 

Kedua adalah rumusan masalah yang merupakan isi dengan cakupan perihal ruang lingkup atau rumusan masalah yang menjadi batas pembahasan pada penelitian. Selain itu, di bagian rumusan masalah ini, Kamu dapat mengisinya dengan berbagai macam pertanyaan yang kedepannya akan kamu jelaskan jawabannya berupa uraian pada bagian pembahasan atau isi. 

Terakhir, maksud dan tujuan penulisan makalah yang merupakan bagian tentang penjelasan maksud dari penulisan makalah, beserta dengan tujuan yang merupakan berbagai hal yang diinginkan penulis sesuai dengan konteks masalah yang akan dibahas. Pada bagian ini, Kamu dapat menuliskannya dengan singkat, tetapi tetap menggambarkannya secara tepat dan jelas.

Bab selanjutnya untuk mengetahui apa itu makalah? secara lengkap adalah bab isi atau pembahasan. Ini merupakan bagian utama atau yang paling penting dari suatu makalah karena berisi berbagai uraian pokok dari suatu topik atau masalah yang akan Kamu bahas. Bagian ini harus berkorelasi dengan bab pendahuluan. 

Biasanya berisi landasan teori yang merupakan bagian berisi pengertian atau definisi dengan kutipan yang digunakan untuk menulis makalah dari berbagai teori yang berkorelasi dan digunakan, uraian materi, dan solusi, serta penyelesaian dari suatu topik yang dibahas. Selain itu, bab ini juga berisi tentang penelitian yang dilakukan, metode penelitian, rincian objek yang diteliti, dan penjelasan mengenai data yang dihasilkan setelah diteliti. Uraian atau jabaran yang dipaparkan harus relevan dengan rumusan masalah yang disebutkan sebelumnya. 

Bab pembahasan dapat juga menjadi bab yang membahas secara singkat mengenai teori pendukung berdasarkan bahan referensi atau kajian pustaka yang telah digunakan. Secara spesifik, bagian ini membahas permasalahan dengan berbagai alternatif untuk memecahkan masalah yang dikaji yang dapat membantu dengan menggunakan faktor pendukung dan faktor penghambat sehingga pembahasan tentang permasalahan topik yang dibahas menjadi lebih luas dan komprehensif.

Bab terakhir adalah bab penutup yang berisi penegasan dan kesimpulan dari isi makalah yang harus dirumuskan dengan singkat dan jelas. Selain itu, biasanya pada bagian, penulis dapat memberi saran untuk menunjang penelitian atau laporan makalah kedepannya. Kesimpulan dapat Kamu dapatkan dengan mengambil berbagai poin inti yang penting pada bagian bab sebelumnya.

Terlepas dari apa itu makalah? yang mencakup tiga bab diatas, dalam makalah juga harus dicantumkan sumber referensi atau daftar pustaka. Daftar pustaka ini memuat berbagai referensi secara keseluruhan yang telah Kamu pakai atau cantumkan ke dalam makalah yang Kamu buat. Untuk mendukung kredibilitas suatu makalah, umumnya penulis menggunakan sumber referensi yang dapat dicari, baik dari buku, jurnal, dan artikel yang sudah jelas sumbernya. 

Kejelasan sumber ini dapat dilihat dari ada atau tidaknya identitas penulis, instansi penulis, tanggal dibuat atau dipublikasikan, nomor edisi, dan lain sebagainya. Selain itu, penyusunanya pun harus dibuat berdasarkan alfabetis menurut nama penulis atau pengarang secara sistematis. Hal ini sangat penting dilakukan agar makalah Kamu tidak terkena pelanggaran aturan terkait plagiarisme.

3. Berbagai Jenis Makalah

Tidak lengkap mengetahui apa itu makalah? jika Kamu belum mengetahui berbagai jenis dari makalah. Dilihat dari sifat makalah, makalah dapat dibedakan menjadi tiga jenis. Pertama adalah makalah induktif yang merupakan jenis makalah yang ditulis dan disusun berdasarkan berbagai data yang dihasilkan yang bersifat empiris dan objektif berdasarkan dengan data yang didapatkan melalui lapangan atau proses observasi, serta tetap relevan dengan suatu topik atau masalah yang akan dibahas.

Kedua, yaitu makalah deduktif yang merupakan jenis makalah yang berdasarkan pada berbagai kajian yang menggunakan berbagai teori yang juga tetap relevan dan berkorelasi dengan suatu topik atau masalah yang akan dibahas. Terakhir adalah makalah campuran yang merupakan jenis makalah gabungan antara kedua makalah diatas, yaitu makalah induktif dan makalah deduktif. Dengan kata lain, makalah ini ditulis dengan didasarkan pada berbagai kajian teoritis dan berbagai data empiris dan ilmiah yang telah didapatkan di lapangan. 

Jenis makalah campuran ini selanjutnya dapat dibagi menjadi beberapa jenis. Pertama adalah makalah ilmiah yang merupakan jenis makalah yang membahas suatu topik yang disusun secara sistematis berdasarkan pada studi yang telah dipraktikkan secara aktual dalam kehidupan nyata dan pembuatan makalah ini bukan berdasarkan pendapat dari penulis, tetapi berdasarkan data empiris dan ilmiah yang didapatkan dari suatu studi atau observasi. 

Kedua adalah makalah kerja yang disusun berdasarkan penelitian dan pendapat penulis. Selanjutnya adalah makalah kajian yang disusun untuk dijadikan sarana solusi dari suatu permasalahan, terutama masalah yang kontroversial. Berikutnya adalah makalah posisi yang dibuat karena permintaan dari suatu pihak. Kelima adalah makalah analisis yang digunakan untuk menganalisis berbagai topik atau permasalahan, tetapi makalah ini tidak dapat dimasukkan pendapat penulis karena sifatnya yang objektif dan empiris. 

Pengetahuan Kamu mengenai apa itu makalah? yang terakhir untuk jenis makalah campuran adalah makalah tanggapan yang biasanya dibuat oleh para pelajar atau mahasiswa sebagai laporan suatu kegiatan atau tugas sekolah. Pada umumnya, fokus pembahasan pada makalah tanggapan ini adalah berupa reaksi penulis makalah terhadap suatu topik bacaan.

4. Konsep Makalah

Selain berbagai penejelasan di atas, konsep makalah juga harus Kamu ketahui agar Kamu bener-benar mengerti apa itu makalah? Pada umumnya, makalah dipakai sebagai suatu karya tulis ilmiah yang berisi laporan penelitian atau riset. Dalam penulisannya, terdapat berbagai macam konsep yang harus ada di dalam suatu makalah. Jika salah satu atau dua atau bahkan lebih, berbagai macam jenis makalah ini tidak ada, maka karya tulis ilmiah tersebut, tidak dapat dikatakan sebagai suatu makalah. 

Berbagai konsep makalah tersebut, antara lain melakukan penelitian atau riset yang sederhana, menulis berbagai laporan dan data dari hasil penelitian di lapangan, menjadikan laporan tersebut dan kepustakaan yang dibutuhkan sebagai bahan dalam penulisan suatu makalah, dan objek dari suatu topik atau masalah harus nyata atau riil. 

Selain itu, makalah juga harus ditulis dengan menggunakan tata bahasa baku dan ejaan yang sesuai kaidah, dan format dalam penulisan makalah harus disesuaikan dengan aturan yang berlaku. Itulah pengertian, sistematika penulisan, jenis, dan konsep makalah yang dapat Anda jadikan referensi atau panduan dalam penulisan makalah Kamu, terutama jika Kamu adalah seorang akademisi yang sering berkutat dengan suatu karya tulis ilmiah.


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah