7 Aturan Dan Panduan Saat Isolasi Diri Karena Virus Corona Covid-19

Virus Corona Covid-19 – Penyebaran virus Corona (Covid-19) di tanah air pun kian memprihatinkan. Kabar terakhir yang diperoleh (30/03), total pasien yang positif terinfeksi virus dari Wuhan ini berjumlah 1285 orang. Guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19), masyarakat pun diingatkan kembali oleh Menteri Kesehatan untuk mengisolasi diri sendiri di rumah. Kira-kira apakah kamu sudah mengetahui aturan dan panduan saat isolasi diri ini? Jika belum, di bawah ini Mamikos sudah merangkumkan kamu informasinya.

Berikut Aturan Dan Panduan Saat Isolasi Diri Karena Virus Corona

total-croatia-news.com

Tak hanya kasus positif virus Corona (Covid-19) saja yang meningkat di Indonesia, tetapi juga angka pasien meninggal dunia yang kini berjumlah 114 orang (30/03). Meningkatnya jumlah pasien yang positif terinfeksi virus Corona dan pasien yang meninggal dunia, menjadi kekhawatiran tersendiri bagi kita semua. Namun, pemerintah pun telah mengimbau masyarakat untuk melakukan isolasi diri di rumah demi menekan penyebaran virus Corona ini. Jika kamu merasa pernah melakukan kotak dengan orang yang dinyatakan positif virus Corona ataupun baru bepergian dari wilayah terjangkit maka kamu wajib untuk melakukan isolasi diri, meskipun kamu merasa tidak memiliki gejala.

Kemenkes juga mengeluarkan protokol resmi isolasi diri yang bisa kamu terapkan di rumah. Mereka yang diharuskan mengisolasi diri adalah mereka yang:

  1. Sakit, namun tidak memiliki risiko penyakit penyerta lainnya.
  2. Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang memiliki gejala demam/gejala pernapasan dengan riwayat dari negara/area transmisi lokal.
  3. Orang yang tidak menunjukkan gejala tapi pernah memiliki kontak erat dengan pasien Covid-19.

Isolasi diri secara mandiri ini pun sebaiknya dilakukan selama kurang lebih 14 hari. Pasalnya, infeksi Covid-19 baru dapat menunjukkan gejala setelah 2 hingga 14 hari masa inkubasi virus di dalam tubuh, seperti yang ditulis oleh Centers for Disease Centers (CDC). Selain itu, dengan melakukan isolasi diri, kamu juga dapat cukup beristirahat untuk memulihkan kembali daya tahan tubuh. Adapun berikut 7 aturan dan panduan saat isolasi diri karena virus Corona (Covid-19) yang wajib untuk kamu perhatikan.

1. Mempersiapkan segala kebutuhan untuk isolasi

media2.s-nbcnews.com

Centers for Disease Centers (CDC) telah mengimbau agar setiap orang yang menjalani isolasi diri untuk mempersiapkan segala kebutuhannya dan anggota keluarganya yang sakit. Salah satu hal yang bisa kamu lakukan adalah dengan mencatat nomor-nomor darurat seperti penyedia layanan kesehatan, departemen kesehatan setempat, rumah sakit setempat, dan layanan ambulans di rumah. Tak hanya itu saja, kamu juga wajib untuk melengkapi beberapa barang seperti:

  1. Sarana hiburan seperti TV, laptop, iPad, buku, hingga video game.
  2. Termometer guna memantau suhu tubuh. Jangan lupa juga untuk melengkapi alkohol isopropyl untuk membersihkan termometer ketika selesai digunakan.
  3. Obat penurun demam seperti paracetamol
  4. 1 box sarung tangan karet dan masker wajah. Berikan keduanya kepada mereka yang memiliki gejala sakit, mengingat ketersediaan barang tersebut yang sangat terbatas. Jika kamu dalam keadaan sehat dan tidak memiliki gejala apapun, disarankan untuk tidak menggunakan sarung tangan karet dan masker wajah ini ya.
  5. Sabun biasa dan hand sanitizer berbasis 70 % alkohol
  6. Tisu bersih untuk menutupi bersin dan batuk dari anggota keluarga di rumah
  7. Pembersih dapur juga wajib untuk dilengkapi agar nantinya ketika habis kamu tidak harus berpegian keluar rumah
  8. Cairan disinfektan untuk membersihkan perabotan rumah yang sering tersentuh.

CDC juga menambahkan, cairan disinfektan ini bisa kamu buat sendiri di rumah dengan cara menambah 4 sendok teh pemutih dicampur dengan satu liter air. Ingat, jangan mencampurkan pembersih lain yak arena nantinya bisa menghasilkan gas beracu. Jika di rumah kamu terdapat anak-anak, jangan lupa untuk memperhatikan kamar tidur mereka. Jika memungkinkan, usahakan untuk mempersiapkan kamar tidur dan kamar mandi terpisah selama menjalani isolasi diri di rumah.

2. Disarankan memiliki kamar tidur dan kamar mandi sendiri

i.pinimg.com

Ketika kamu diwajibkan untuk melakukan isolasi diri di rumah, disarankan agar kamu memiliki kamar tidur dan kamar mandi terpisah dari anggota keluarga lainnya. Mamikos juga menghimbau agar lokasi kamar tidur kamu tersebut cukup berjauhan dari kamar anggota keluarga lain. Dr. Tanya Altmann dari American Academy of Pediatrics menambahkan, apabila yang diisolasi di rumah adalah orangtua yang memiliki risiko lebih besar maka sebaiknya mereka ditempatkan di ruang terpisah yang tak akan didekati anak-anak ataupun orang lain. Sementara, jika yang harus diisolasi adalah anak-anak maka sebaiknya harus ada orang dewasa yang diisolasi bersamanya. Jika kamu sudah dewasa dan tinggal seorang diri, sebaiknya kamu mencari seseorang yang bisa memeriksa kondisi tubuh kamu secara virtual.

Asisten Profesor Pediatri di Universitas Michigan, Radesky, mengatakan, seluruh anggota keluarga juga harus belajar mengisolasi diri mereka masing-masing di dalam rumah. Karena pola penyebaran Covid-19 telah menunjukkan bahwa sekelompok orang yang tinggal berdekatan memiliki risiko paling tinggi untuk mendapatkannya dari satu sama lain. Jika anak-anak adalah bagian dari rumah tangga tersebut, kemungkinan besar mereka menunjukkan gejala minimal tetapi masih menular. Centers for Disease Centers (CDC) juga mengingatkan agar kamu selalu menggunakan masker ketika ingin berpegian ke dokter atau rumah sakit.

3. Dilarang sharing barang dengan sesama anggota keluarga

i1.wp.com

Kamu juga dihimbau untuk tidak berbagai piring, gelas, sendok atau peralatan makan lainnya dengan sesama anggota keluarga. Tak hanya itu saja, kamu juga disarankan utnuk tidak berbagi handuk atau tempat tidur. Jangan lupa untuk menyediakan tempat sampah khusus bagi anggota keluarga di rumah yang sakit, agar ketika mereka mencuci tangan setelahnya dapaat membuang sampah-sampah tersebut langsung di tempat sampah. Ketika kamu atau anggota keluarga di rumah memiliki gejala susah bernapas secara tiba-tiba, nyeri atau tekanan menetap di dada, kebingungan, bibir atau wajah membiru maka segera hubungi petugas medis.

4. Dilarang keluar rumah

unicef.org

Ketika sedang menjalani isolasi diri, kamu sangat tidak dianjurkan untuk keluar rumah agar dapat meminimalisir menularkannya pada orang lain. Jika kamu terpaksa harus keluar rumah, jangan lupa untuk menggunakan masker yang sudah disarankan oleh WHO, yakni masker N95. Namun, jika kamu ingin keluar rumah hanya karena ingin membeli berbagai perlengkapan barang kebutuhan di toko maka kamu bisa memanfaatkan sejumlah e-commerce untuk membelinya secara online. Kamu pun tidak perlu keluar rumah dan tinggal menunggu saja mereka mengantarkan barang kebutuhanmu di depan pintu rumahmu.

5. Menjaga aliran udara di rumah

christiancourier.ca

Meskipun virus ini sebagian besar dianggap ditularkan melalui tetesan (pernapasan), namun masih belum jelas tentang berapa lama Covid-19 dapat bertahan di udara atau di permukaan yang terkontaminasi. Menurut The American Society of Heating, Refrigerating and Air-Conditioning Engineers (ASHRAE), tindakan pencegahan harus dilakukan untuk memastikan volume yang tinggi dari laju aliran udara dapat tetap dipertahankan. Saat tetesan dari batuk atau bersin menguap dan mengering, mereka memiliki potensi untuk tetap berada di udara dan akan diangkut melalui sirkulasi udara.

Peningkatan sirkulasi udara besih akan membantu mengurangi infeksi silang dari partikel-partikel ini. Untuk itu, penting untuk kamu menjaga laju sirkulasi udara secara regular agar dapat memastikan memastikan tersedianya udara bersih. Kamu pun bisa melakukannya dengan memastikan jendela atau pintu di rumah tetap dalam keadaan terbuka. Atau, kamu juga bisa menjaga aliran udara dengan memasang pendingin udara.

6. Mencuci tangan dengan bersih

wellandgood.com

Selain kamu diwajibkan menjaga aliran udara di rumah agar tetap bersih, Pemerintah juga mengimbau kamu untuk selalu mencuci tangan dengan bersih pula. Dianjurkan untuk mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air bersih. Tidak harus menggunakan sabun pencuci tangan, karena Covid-19 ini adalah virus maka sabun pencuci tangan antibakteri sekalipun tidak akan memberikan keunggulan tambahan dibandingkan jenis sabun biasa. Dr. Carl Fichtenbaum, dokter ahli penyakit infeksi di University of Cincinnati College of Medicine juga mengatakan bahwa sejauh ini tidak ada bukti yang jelas bahwa sabun antibakteri bekerja lebih baik daripada sabun lainnya. Ia mengatakan bahwa yang paling penting adalah mencuci tangan selama setidaknya 20 detik dengan teknik yang benar.

7. Membersihkan benda-benda di rumah

henryford.com

Tak hanya kebersihan tangan saja yang perlu dijaga, kamu pun juga harus selalu memastikan rumah yang kamu tempati dalam keadaan selalu bersih dan higienis. Sebab, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, virus Corona ditransmisikan melalui tetesan pernapasan dan mungkin tetap bertahan selama berjam-jam di permukaan yang terbuat dari berbagai bahan. Itulah sebabnya, CDC menyarankan agar kita uselalu melakukan deep clean atau pembersihan mendalam, terutama di rumah atau area tempat tinggal. Sebagai catatan tambahan, ketika kamu membersihkan rumah dengan cairan disinfektan maka fokuskanlah di area-area permukaan yang sering disentuh seperti meja, gagang pintu, saklar lampu, hingga toilet.

Selain membersihkan area sekitar rumah, penting kamu pun perlu juga untuk membersihkan pakaian atau baju yang digunakan sehari-hari. Sebab, mungkin saja pakaian atau baju tersebut dihinggapi virus-virus berbahaya. CDC menyarankan, saat membersihkan pakaian kita mencucinya dengan air hangat ketimbang mengocoknya agar tidak membuat virus tersebar melalui udara. Ketika membersihkan pakaian tersebut juga kamu disarankan untuk menggunakan sarung tangan. Jika tidak ada sarung tangan maka setelah mencuci pakaian, kamu wajib mencuci tangan kamu dengan bersih.

Melakukan karantina mandiri atau isolasi diri penting untuk mencegah penyebaran virus Corona Covid-19. Upaya ini juga dapat menjadi pilihan bagi orang yang sedang kurang sehat seperti flu, batuk, hingga orang yang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP). Nah, semoga informasi seputar 7 aturan dan panduan saat isolasi diri karena virus Corona (Covid-19) di atas bisa berguna ya untuk kamu. Oh iya, jika kamu berencana ingin merantau di kota impian maka jangan lupa install aplikasi Mamikos di ponsel Android atau iOS kamu ya! Di aplikasi Mamikos, kamu bisa menemukan info sewa kost-kostan, apartemen, hingga rumah kontrakan di tanah air dengan praktis tanpa harus turun ke jalanan.