Advertisement
Source : bengkaliskab.go.id

Begini Bacaan Hingga Tata Cara Sholat Idul Adha, Lengkap!

Mamikos akan memberikan informasi mengenai pengertian sholat Idul Adha hingga seluk beluknya agar ibadahmu di hari spesial menjadi lebih sempurna. Selamat membaca!

28 April 2024 Mamikos

2. Waktu Sholat Idul Adha

Syarat serta rukun shalat Idul Adha tidak terlalu jauh berbeda dengan shalat Idul Fitri. Tidak terdapat adzan serta iqamah yang mendahului kedua shalat tersebut, begitu pula niat serta takbir dalam shalatnya.

Pelaksanaan shalat Idul Adha sedikit lebih awal dibandingkan shalat Idul Fitri.

Shalat Idul Adha dimulai ketika matahari sudah setinggi tombak hingga waktu zawal (saat matahari bergeser ke arah barat).

Hal tersebut dimaksudkan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin melaksanakan kurban setelah shalat Idul Adha dilaksanakan.

Sedangkan shalat Idul Fitri dilaksanakan lebih akhir untuk memberikan kesempatan pada umat muslim yang belum menunaikan zakat fitrah.

3. Bacaan Sholat Idul Adha

Bacaan yang dilafalkan pada shalat Idul Adha adalah takbir yang berbunyi: takbir “Subhanallah walhamdulillah walailaha illallah wallahu akbar” dengan terjemahan “Maha Suci Allah dan segala puji bagi Allah dan tiada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar”

4. Jumlah Rakaat Sholat Idul Adha

Bagaimana tata cara shalat Idul Adha? Pertama, shalat Idul Adha dilakukan secara berjamaah.

Shalat Idul Adha sama seperti shalat Idul Fitri karena terdiri dari 2 rakaat dan diakhiri dengan khutbah.

Shalat Idul Adha lebih utama jika dilakukan di tanah lapang kecuali cuaca dan kondisi saat itu sedang tidak mendukung.

Resep Sate Daging Sapi dan Kambing Spesial Idul Adha

5. Tata Caranya Sholat Idul Adha

Shalat Idul Adha tidak didahului dengan shalat sunnah qobliyah maupun diakhiri dengan shalat sunnah ba’diyah. Berikut ini merupakan tata cara shalat Idul Adha:

Pertama, shalat Idul Adha dilaksanakan setelah melakukan niat yang apabila diucapkan berbunyi

ushallî rak‘ataini sunnata li ‘îdil adlhâ” dan ditambahkan “imâman” jika menjadi imam, sedangkan lafalnya diubah menjadi “makmûman” apabila menjadi makmum.

Arti niat tersebut: “Aku berniat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

Kedua, melaksanakan takbiratul ihram seperti pada shalat biasanya dilanjutkan dengan membaca doa iftitah dan doa lainnya hingga salam.

Perbedaan dengan Sholat Lain

Perbedaan mendasar pada shalat Idul Adha dengan shalat lainnya adalah jumlah takbir sebanyak 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali takbir pada rakaat kedua.

Diantara takbir, dianjurkan untuk membaca lafadz takbir “Subhanallah walhamdulillah walailaha illallah wallahu akbar”  dengan arti “Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah dan tiada Tuhan selain Allah dan Allah Mahabesar”

Halaman:

Advertisement