Bagaimana Memasarkan Properti Agar Cepat Laku Terjual dengan Harga Terbaik?
Apakah kamu sedang mencari tips dan trik menjual properti agar cepat laku terjual dengan harga terbaik? Yuk, temukan caranya hanya di sini!
- Tetapkan harga realistis sesuai pasar dan siapkan strategi negosiasi—lakukan survei harga, jangan memasang harga berlebih, dan tentukan batas terendah yang bisa diterima.
- Perbaiki dan tampilkan properti sebaik mungkin—lakukan renovasi ringan, foto/video berkualitas, deskripsi iklan lengkap, siapkan rumah untuk kunjungan, dan siapkan dokumen legalitas.
- Maksimalkan pemasaran dan jaringan—manfaatkan media sosial, platform jual-beli, agen profesional, serta jaringan pertemanan/tetangga dan pilih waktu promosi yang tepat.
Saat kamu sedang menjual properti baik itu baru maupun second, tentunya kamu ingin mendapatkan harga terbaik dan cepat laku.
Supaya kamu bisa mewujudkannya, langkah yang kamu lakukan tidak hanya memasang iklan di media massa lalu meninggalkannya begitu saja. Kamu perlu melakukan beberapa tips dan trik supaya properti yang kamu tawarkan dapat diketahui khalayak umum dan tentunya menarik perhatian mereka.
Nah, di dalam artikel ini Mamikos akan memberikan beberapa cara supaya properti yang kamu jual bisa cepat laku dengan harga terbaik. Jadi pastikan baca artikel ini sampai selesai, ya!
Daftar Isi
- Rekomendasi Cara Memasarkan Properti
- 1. Tentukan Harga Jual Properti Sesuai Pasar
- 2. Renovasi Sebelum Dijual
- 3. Gunakan Foto dan Video Properti Berkualitas
- 4. Maksimalkan Media Sosial
- 5. Buat Deskripsi Iklan yang Menarik
- 6. Manfaatkan Jaringan Pertemanan dan Tetangga
- 7. Pakailah Jasa Agen Profesional
- 8. Sertakan Informasi Kelebihan dan Kekurangan Secara Jujur
- 9. Siapkan Rumah untuk Dikunjungi Calon Pembeli
- 10. Siapkan Dokumen Legalitas Rumah Sejak Awal
- 11. Pilih Waktu Promosi yang Tepat
- 12. Lakukan Negosiasi Secara Bijak
Rekomendasi Cara Memasarkan Properti

Kebutuhan properti seolah tidak pernah surut karena rumah merupakan kebutuhan utama masyarakat di mana pun berada.
Saat ini memiliki rumah bukan hanya sekedar sebagai tempat tinggal, tetapi properti juga bisa digunakan sebagai investasi jangka panjang.
Meskipun kebutuhan akan properti dalam bentuk rumah kian meningkat, tetapi tidak semua properti bisa cepat laku dan terjual dengan harga terbaik.
Umumnya ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi daya beli calon membeli sebuah properti mulai dari kondisinya, lokasinya, kelengkapan dokumen, dan cara pemasaran yang dilakukan.
Nah, kalau kamu ingin punya properti yang cepat laku dan dapat terjual dengan harga terbaik. Berikut ini adalah beberapa cara yang harus dilakukan:
1. Tentukan Harga Jual Properti Sesuai Pasar
Menentukan harga properti sesuai dengan kondisi pasar merupakan hal terpenting untuk membuat properti cepat laku dan tentunya berpeluang mendapatkan harga terbaik.
Apapun kondisi properti yang ditawarkan, pastikan untuk memberikan harga yang sesuai pasar. Hal ini dikarenakan hampir semua calon pembeli telah melakukan survei terlebih dahulu sebelum mengajukan penawaran properti yang kamu jual.
Sebaiknya jangan memasang harga terlampau tinggi pada properti yang kamu jual karena ingin mendapatkan keuntungan dalam jumlah besar.
Kehadiran internet saat ini telah memudahkan banyak orang untuk mendapatkan informasi, termasuk informasi harga dari rumah sejenis, di lokasi sama, dan kondisi sama dengan properti yang sedang kamu tawarkan.
Memasang harga terlalu tinggi sangat berpeluang besar untuk membeli berpaling untuk mencari properti yang harganya masuk akal.
2. Renovasi Sebelum Dijual
Kondisi rumah yang terawat dan baru selesai direnovasi memiliki peran cukup penting dalam menarik minat calon pembeli.
Adapun renovasi yang dilakukan tidak perlu berlebihan. Kamu bisa melakukan pengecatan ulang, memperbaiki instalasi air atau listrik, atau membenahi model plafon.
Selain itu, kamu juga bisa memastikan saluran air ke dapur maupun pembuangan kamar mandi tidak macet serta lingkungan bersih dari sampah dan rumput berpeluang membuat calon pembeli tertarik dengan properti yang kamu tawarkan.
Dampak renovasi terhadap tingkat cepat lakunya properti cukup besar karena bisa membuat calon pembeli merasa tidak perlu mengeluarkan uang tambahan untuk mendapatkan kenyaman pada properti yang baru dibelinya.
3. Gunakan Foto dan Video Properti Berkualitas
Salah satu alasan yang membuat orang tertarik membeli properti adalah karena tampilannya. Hal inilah yang kemudian membuat foto dan video yang berkualitas sangat dibutuhkan.
Saat hendak menjual properti, pastikan mengambil fotonya dari angel yang bagus dan pencahayaannya harus cukup supaya kondisi bangunan bisa terlihat jelas.
Selain itu, pastikan untuk untuk tidak melakukan pengeditan secara berlebihan. Alasannya karena pengeditan yang berlebihan bisa membuat kondisi rumah berubah dan dapat menurunkan minat calon pembeli apabila kondisi di foto dan lapangan jauh berbeda.
Biasanya foto yang ditampilkan di sejumlah iklan hanya kondisi luarnya saja. Supaya properti yang kamu tawarkan lebih cepat laku, silakan tambahkan beberapa foto ruangan mulai dari ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur, kamar mandi, taman, dan dapur.
4. Maksimalkan Media Sosial
Saat ini sosial media bisa menjadi cara yang cukup ampuh untuk memasarkan propertimu. Terlebih kalau kamu memiliki jaringan pertemanan yang kuat.
Dengan kecanggihan sosial media, bisa jadi properti yang sedang kamu pasarkan bisa menjangkau hingga ke beberapa daerah.
Saat ini banyak orang yang menggunakan sosial media untuk mencari properti karena lebih mudah dan tidak perlu datang ke lokasi.
Asalkan foto-foto dan video serta keterangan yang kamu unggah di sosial media memiliki ciri khas dan informasinya jelas. Peluang properti untuk terjual akan lebih besar.
Tak hanya itu, kamu juga bisa memaksimalkan platform Mamikos Jual Beli Properti yang memberikan informasi terpercaya sial jual beli properti.
5. Buat Deskripsi Iklan yang Menarik
Saat sedang menawarkan properti, usahakan kamu memberikan deskripsi yang informatif dan menarik sehingga tidak membuat bingung calon pembeli.
Usahakan untuk tidak hanya memberikan informasi yang terlalu singkat seperti ‘Rumah Dijual Hub nomor telepon sekian dan harga sekian’.
Tidak ada salahnya kamu memberikan informasi tambahan lokasi rumah yang dijual, akses dengan fasilitas umum, jumlah kamar mandi dan kamar tidur.
Rumah dijual dengan deskripsi informatif dan jelas akan lebih mudah menarik calon pembeli dari pada yang deskripsinya terlalu singkat dan terkesan membingungkan.
6. Manfaatkan Jaringan Pertemanan dan Tetangga
Meskipun cara ini terlihat ketinggalan zaman, namun nyatanya cara ini cukup ampuh dilakukan untuk membuat transaksi jual beli properti cepat terjadi.
Adapun alasan yang menjadikan cara ini lebih membuat properti cepat laku adalah karena di kalangan masyarakat umum masih yang banyak percaya dengan informasi yang diberikan rekan baik itu tetangga maupun teman dibandingkan oleh informasi dari sosial media.
Selain itu, cara ini banyak disukai karena calon pembeli bisa mengajukan ‘komplain langsung’ kepada orang yang memberikan informasi.
Selain itu, jaringan pertemanan umumnya bisa memberikan informasi lebih solid tentang rumah dijual mulai dari sejarah rumah, kondisi lingkungan masyarakat rumah, dan tingkat keamanan rumah, di mana infomasi ini kadang jarang disampaikan dalam siaran resmi
7. Pakailah Jasa Agen Profesional
Jika kamu belum memiliki waktu yang cukup untuk melakukan pemasaran properti sendiri, tidak ada salahnya kalau kamu mencoba menggunakan agen jasa properti profesional.
Biasanya agen properti profesional sudah memiliki pengalaman dalam menentukan harga jual, melakukan strategi pemasaran, menemukan calon pembeli, sampai dengan membantu proses negosiasi.
Tak hanya itu. Mayoritas agen properti profesional sudah memiliki jaringan calon pembeli yang luas sehingga bisa membuat jangkauan pemasaran menjadi lebih luas.
Hanya saja perlu diingat tetap lakukan proses memilih dan memilah agen profesional yang tepat agar proses pemasaran properti bisa lebih optimal.
8. Sertakan Informasi Kelebihan dan Kekurangan Secara Jujur
Salah satu yang menjadikan properti lebih cepat terjual adalah dengan cara menonjolkan seluruh keunggulan yang dimiliki.
Namun, jangan samai menyembunyikan atau bahkan menghilangkan kekurangan yang dimiliki. Jujur dalam memberikan informasi properti dapat membuat calon pembeli lebih cepat mengajukan penawaran.
Langkah ini perlu dilakukan sejak awal karena kebanyakan calon membeli akan membatalkan penawaran saat informasi yang diberikan tidak sesuai kondisi di lapangan.
9. Siapkan Rumah untuk Dikunjungi Calon Pembeli
Setelah iklan selesai dibuat dan disebarluaskan, bukan berarti tugasmu telah selesai. Sekarang tugasmu mempersiapkan kondisi rumah dalam kondisi prima setiap kali calon pembeli melakukan pengecekan awal.
Pastikan saat calon membuat jadwal pengecekan awal, kondisi properti dalam kondisi bersih dan rapi. Hal yang bisa kamu lakukan meliputi membersihkan semua ruangan, menyalakan lampu, dan membuka jendela untuk membuat kondisi di dalam rumah segar.
Jika properti yang ditawarkan masih ditempati, usahakan menata barang-barang di dalam rumah supaya saat pengecekan awal calon pembeli bisa melihat luas ruangan.
Selain itu, saat calon pembeli melakukan pengecekan awal, kamu bisa memberikan sejumlah informasi yang belum tersampaikan pada iklan yang dibuat.
10. Siapkan Dokumen Legalitas Rumah Sejak Awal
Saat menawarkan properti, usahakan dokumen legalitas rumah sudah siap dan sudah terverifikasi oleh lembaga terkait.
Beberapa dokumen yang perlu kamu siapkan untuk kemudian ditunjukkan kepada calon pembeli mulai dari Sertifikat Tanah, Sertifikat Hak Milik, Hak Guna Bangunan, dan dokumen penunjang lainnya.
Selain itu, kamu bisa memberikan informasi bahwa rumah yang ditawarkan tidak sedang dalam sengketa atau menjadi jaminan piutang.
11. Pilih Waktu Promosi yang Tepat
Membuat iklan penawaran dari properti tidak hanya sekedar membuat iklan yang bagus lalu mengunggahnya begitu saja.
Peluang seorang calon pembeli untuk melihat iklan properti yang kamu buat sangat bergantung dengan waktu pengunggahan.
Biasanya calon pembeli lebih sering melakukan pencarian properti di saat menjelang hari libur atau di akhir pekan.
Tak hanya itu, kamu ada baiknya membaca kondisi pasar properti untuk lebih mudah dalam menemukan calon pembeli.
Biasanya kondisi pasar properti akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan saat menjelang awal tahun ajaran baru atau akhir mendapat pendapatan tahunan.
Hanya saja perlu diingat bahwa hingga saat ini belum ada kepastian pengaruh waktu pembuatan penawaran yang menjamin properti lebih cepat terjual.
Jika iklan yang kamu buat sudah berjalan lebih dari dua bulan, tetapi belum ada penawaran. Tidak ada salahnya kalau kamu melakukan pemeriksaan lebih teliti dari properti yang dijual.
12. Lakukan Negosiasi Secara Bijak
Saat sudah menemukan calon pembeli yang mengajukan penawaran, langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah segera melakukan negosiasi harga.
Di tahap ini kamu sudah harus bisa memiliki gambaran batas harga terendah yang bisa kamu terima dari calon pembeli.
Saat calon pembeli mengajukan penawaran, kamu bisa mendengarkan dengan baik dan jangan sampai memotong pembicaraan.
Misalnya saat calon pembeli meminta harga lebih rendah karena ada bagian dari properti yang butuh direnovasi, kamu bisa mempertimbangkannya terlebih dahulu.
Demikian beberapa cara menjual properti yang bisa kamu terapkan agar properti lebih cepat laku dan mendapatkan harga tertinggi.
Referensi:
Trik Jitu Agar Rumah Cepat Terjual dengan Harga Terbaik [Daring]. Tautan: https://www.promex.id/news/read/property-insight/105/trik-jitu-agar-rumah-cepat-terjual-dengan-harga-terbaik.html
10 Tips dan Trik Cara Menjual Rumah agar Cepat Laku [Daring]. Tautan: https://pashouses.id/pages/panduan/menjual-rumah/tips-dan-trik-menjual-rumah/
5 Tips Memilih Agen Properti Terbaik agar Rumah Cepat Terjual [Daring]. Tautan: https://eraindonesia.com/additional-resources/news-and-articles/360
10 Cara Jual Rumah Cepat Agar Cepat Laku di Pasaran, Wajib Coba! [Daring]. Tautan: https://www.mitra10.com/blog/cara-jual-rumah-cepat
Temukan Rumah Impianmu Di sini:



