Biografi Sunan Muria Singkat dari Lahir Sampai Wafat beserta Metode Dakwah dan Karyanya

Sunan Muria disebut-sebut sebagai Wali Songo termuda yang metode dakwah dan karyanya hingga saat ini masih sering dibicarakan dan dikagumi.

28 Desember 2023 Nana

Di bawah ini adalah beberapa peninggalan Sunan Muria yang masih dapat dijumpai, di antaranya:

a. Masjid di Puncak Gunung Muria

Masjid yang lokasinya berada di ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut ini menjadi peninggalan Sunan Muria yang pertama.

Di dalam masjid tersebut, terdapat beberapa benda yang pernah digunakan Sunan Muria semasa hidup saat mengajarkan agama Islam.

Kamu harus berjalan kaki sejauh 3 km untuk sampai ke masjid ini. Meski sudah mengalami perubahan berkali-kali, namun di beberapa bagian masjid masih dipertahankan hingga saat ini.

Salah satu bagian yang dipertahankan dari masjid ini adalah tempat pengimaman.

Bentuk pengimaman masjid ini menjorok ke dalam. Hal tersebut bermakna bahwa umat Islam harus mementingkan kepentingan akhirat dibandingkan urusan keduniawian.

b. Situs Air Gentong Keramat

Situs air gentong ini berada di dekat kompleks pemakaman Sunan Muria. Situs ini biasanya ramai dikunjungi usai para pengunjung selesai berziarah.

Air dari situs ini dipercaya kuat bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit yang secara medis tak bisa disembuhkan. Wallahu alam.

c. Parijoto

Parijoto adalah buah berukuran sebesar kacang tanah, berwarna merah muda ketika masih mentah, dan akan berwarna hitam jika sudah matang, dan rasanya cenderung asam.

Buah parijoto mempunyai kandungan gizi yang cukup baik dan cocok untuk ibu hamil. Buah ini dipercaya sebagai salah satu peninggalan Sunan Muria.

d. Pakis Haji

Kekuatan dan kesaktian yang dimiliki Sunan Muria dipercaya berasal dari tumbuhan Pakis Haji.

Saat kamu mengunjungi daerah makam Sunan Muria, maka kamu akan bisa melihat tanaman pakis haji yang banyak dijual di sana.

Pakis haji mempunyai motif batik jajar genjang yang berwarna cokelat. Pada bagian dasarnya berwarna putih tulang dan agak kecokelatan.

Apabila digambarkan, tumbuhan ini sekilas mirip ular piton. Masyarakat setempat meyakini bahwa pakis haji dapat menyelamatkan sawah yang terancam gagal panen karena wabah tikus.

Di zaman dahulu, tikus-tikus sering memakan padi yang ada di sawah. Para petani lalu mengadu kepada Sunan Muria.

Kemudian, Sunan Muria memberi ide untuk menggunakan pakis haji sebagai cara melawan hama tikus tadi.

Close