18 Buku yang Wajib Dibaca Mahasiswa untuk Menambah Pengetahuan dan Wawasan
Sebagai seorang mahasiswa, kebiasaan membaca buku sangat penting dan akan memberikan begitu banyak manfaat jika dilakukan secara rutin.
9. An Abundance of Katherines – John Green

Buku karya John Green ini menceritakan tentang Collin, anak genius yang terdampar setelah lulus dari sekolah menengah atas karena ia mencoba untuk bangkit kembali dari akhir yang pahit setelah putus yang ke-19 kali dengan pacarnya Katherine.
Diyakinkan oleh teman baiknya Hassan, yang obesitas dan sangat menyayanginya, untuk pergi jalan-jalan di Gutshot Tennessee untuk menyembuhkan rasa depresi yang dialami Colin.
Di Gutshot, Colin melakukan pembuktian teorema matematika dengan harapan untuk memprediksi hubungan percintaan apapun di masa depan.
Green mengeksplorasi banyak pengalaman baru di dalam buku ini, tidak hanya menjadi lebih baik namun juga dapat mengatasi banyak tekanan yang dialami. Buku fiksi ini sangat lucu dan mudah di baca, serta memiliki jumlah matematika yang pas sehingga sangat cocok untuk dibaca para mahasiswa.
10. Who Rules The World – Noam Chomsky

Buku karya Noam Chomsky ini membahas seputar kekuatan global dan keburukan negara Amerika Serikat. Apa yang telah dilakukan oleh pemerintahan Amerika sungguh berbanding terbalik dengan apa yang disuarakan oleh media-media Amerika.
Noam Chomsky mengatakan bahwa Amerika Serikat menyuarakan kebebasan tidak benar adanya, bahwa mereka telah melakukan suatu kekuasaan imperial di jaman modern.
Dengan membaca buku ini, maka kamu pun akan menemukan suatu kebenaran yang nyata terkait apa yang akan dilakukan Amerika Serikat berikutnya untuk menguasai seluruh negara di dunia.
11. Homo Deus – Yuval Noah Harari

Homo Deus adalah sekuel dari buku Sapiens. Di mana Yuval Noah Harari sebagai penulis kembali membahas tentang perjalanan manusia.
Di buku Sapiens ia membahas awal mula manusia hingga sekarang, lanjutannya Homo Deus membahas manusia di masa depan. Begitu banyak yang ia uraikan di buku Homo Deus ini, kebanyakan kekhawatiran sang penulis.
Seperti bagaimana kamu bisa lihat sekarang, segala macam kecanggihan teknologi lebih dominan di sekeliling kita. Mungkin saja di masa depan segala pekerjaan dikerjakan oleh teknologi sedangkan kamu sebagai manusia terdepak dengan kecanggihan yang manusia bikin.
Walaupun hanya spekulasi sang penulis, tidak bisa dipungkiri apa yang dijelaskan oleh Yuval Noah Harari benar adanya di masa yang akan datang.
