18 Buku yang Wajib Dibaca Mahasiswa untuk Menambah Pengetahuan dan Wawasan
Sebagai seorang mahasiswa, kebiasaan membaca buku sangat penting dan akan memberikan begitu banyak manfaat jika dilakukan secara rutin.
15. To Kill The Mockingbird – Harper Lee

Sepanjang karier kepenulisannya, Harper Lee hanya menulis 2 buku saja. Akan tetapi, kedua buku tersebut kini menjadi dua buku penting yang paling berpengaruh di abad ke-21.
Adalah To Kill The Mockingbird dan Go Set A Watchman, 2 karya fenomenal Lee yang telah ribuan kali dicetak ulang dalam berbagai bahasa.
Buku yang terinspirasi dari kisah pembunuhan Richard Hickock dan Perry Smith pada tahun 1960 ini juga dinobatkan sebagai buku klasik sastra yang paling berpengaruh di dunia dan wajib untuk kamu baca.
16. Catatan Seorang Demonstran – Seo Hok Gie

Siapa yang tak kenal dengan Seo Hok Gie? Aktivis mahasiswa yang terkenal idealis ini memang jadi legenda di kalangan masyarakat Indonesia. Bisa dibilang buku ini merupakan kumpulan kisah Gie semasa hidupnya.
Saat membaca buku ini, kamu akan menyelami bagaimana kehidupan masyarakat Indonesia di era 60-an. Buku ini banyak menceritakan pemikiran-pemikiran Gie yang kritis dan berani. Untuk menyuarakan pendapatnya, Gie banyak menulis kritikan-kritikan keras di media seperti koran.
Gie juga dikenal sebagai aktivis mahasiswa yang rela turun ke jalan demi menegakkan hak-hak masyarakat yang tertindas. Bagi yang masih menyandang status mahasiswa, Catatan Seorang Demonstran ini bisa jadi rekomendasi buku bacaan yang tepat.
17. Pulang – Leila S. Chudori

Novel karangan Leila S. Chudori ini bercerita tentang Dimas yang jadi eksil politik di Paris dan tidak bisa pulang ke Indonesia karena terlibat kejadian G30S/PKI hingga akhirnya tinggal dan hidup di Paris sana bersama 3 kawan lainnya.
Novel ini wajib banget dibaca mahasiswa Indonesia karena berlatar belakang tiga peristiwa bersejarah: Indonesia 30 September 1965, Perancis Mei 1968, dan Indonesia Mei 1998. Tentunya, buku berjudul “Pulang” ini akan membuat kamu semakin masuk ke dalam suasana patriotik Indonesia.
18. Handmaid’s Tale – Margareth Atwood

Handmaid’s Tale berfokus pada kehidupan tokoh utamanya yang seorang perempuan. Namun berbeda dengan yang lainnya, buku fiksi ini ber-genre distopia futuristik, dengan latar New England, Amerika Serikat.
Handmaid’s Tale menggambarkan subjugasi perempuan serta pentingnya independensi dan individualisme di tengah pemerintahan baru Amerika Serikat yang totalitarian.
Kalau kamu mau mempelajari dampak fatal dari objektifikasi perempuan, kamu bisa memulainya dengan membaca buku ini.

