10 Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu secara Manual dengan Hasil Akurat
Minat investasi akan emas yang sangat tinggi membuat oknum nakal tidak ragu untuk memalsukan emas. Oleh sebab itu, kamu harus tahu cara membedakan emas asli dan palsu biar tidak tertipu.
10 Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu secara Manual dengan Hasil Akurat – Saat ini, berinvestasi emas menjadi salah satu pilihan populer.
Meskipun begitu, jangan sampai kamu sembarangan dalam berinvestasi ya, pastikan emas tersebut asli terlebih dahulu. Cara mudah untuk mengecek apakah emas tersebut asli adalah dengan meminta sertifikat keaslian.
Namun sayangnya, tidak semua emas asli memiliki sertifikat. Itu sebabnya, penting untuk kamu mengetahui cara membedakan emas palsu dan asli secara manual sebelum memutuskan untuk membeli emas.
Daftar Isi
- Berikut Kumpulan Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu Secara Manual
- 1. Emas Palsu dapat Mengubah Warna Kulit
- 2. Emas Palsu Beratnya Lebih Ringan
- 3. Tes Suara dan Kekuatan Permukaan
- 4. Meneteskan Asam Nitrat atau Dekatkan pada Magnet
- 5. Memiliki Sertifikat dari Aneka Tambang
- 6. Rendam dalam Segelas Air
- 7. Tidak Berubah Warna Seiring Waktu
- 8. Memiliki Karat dan Tanda Emas
- 9. Menggigit Emas
- 10. Mampu Menghantarkan Panas dan Listrik
Berikut Kumpulan Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu Secara Manual

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, emas menjadi salah satu pilihan investasi yang banyak dipilih oleh masyarakat.
Hal itu dikarenakan berinvestasi emas dianggap lebih aman dan menguntungkan sebab harganya tergolong lebih stabil dan cenderung selalu naik.
Meskipun terbilang aman, tentunya masyarakat yang memilih untuk investasi emas wajib mengetahui keasliannya.
Sebenarnya, tanpa perlu melakukan serangkaian tes, kamu dapat dengan mudah menakar keaslian sebuah emas dari harganya.
Apabila emas yang ditawarkan harganya jauh lebih murah dari harga pasaran, sudah pasti kamu harus lebih waspada.
Berikut adalah beberapa cara mudah untuk membedakan emas asli dan palsu secara manual yang bisa kamu praktikan dengan mudah.
1. Emas Palsu dapat Mengubah Warna Kulit
Tahukah kamu bahwa emas palsu dan emas asli dapat kamu ketahui dengan cara mengenakannya beberapa menit saja?
Nah, salah satu ciri emas palsu yang perlu kamu coba ketika ingin beli aksesoris emas adalah dengan mengenakannya sebentar.
Jika emas tersebut palsu, biasanya warna kulitmu akan tampak menjadi agak gelap atau kehijau-hijauan.
Perubahan warna kulit tersebut bukan mitos, melainkan reaksi kimia yang dikeluarkan kulit kamu saat bersentuhan dengan emas palsu.
Pada emas asli, reaksi tersebut tidak akan kamu temukan sama sekali. Namun, kamu juga perlu berhati-hati, ya. Terkadang perubahan warna emas juga tergantung oleh kepekaan mata.
Jika kamu masih ragu dengan cara ini, kamu bisa melakukan pengujian dengan cara berikutnya.
2. Emas Palsu Beratnya Lebih Ringan
Kamu juga dapat mengetahui emas asli atau palsu dari beratnya. Jika emas tersebut beratnya lebih ringan dibanding ukurannya, maka besar kemungkinan emas tersebut adalah palsu.
Namun, jika emas terasa lebih berat meskipun bentuknya kecil, kemungkinan besar emas tersebut adalah emas asli.
Meskipun begitu, jika kamu belum ahli, jangan melakukan langkah yang satu ini tanpa bantuan alat seperti timbangan, ya.
Agar lebih aman lagi, kamu bisa meminta bantuan pada orang yang sudah terbiasa mengukur emas dengan merasakan beratnya.
Cara satu ini memang terkesan subjektif karena untuk mengetahui berat dan ringan sebuah emas tentu kamu memerlukan pembanding.
Jika kamu memiliki emas perhiasan, kamu bisa membawa dan membandingkannya dengan emas yang akan kamu beli.
3. Tes Suara dan Kekuatan Permukaan
Kamu ditawari emas dengan harga murah dari pasaran? Kamu bisa menguji keasliannya melalui suara dan perubahan pada permukaannya, lho.
Dari segi suara, kamu bisa uji dengan mengetuk emas tersebut menggunakan koin.
Ketika suara yang dihasilkan berdering panjang dan bernada agak tinggi, kemungkinan besar emas yang kamu pegang adalah emas asli.
Sebab, pada emas palsu suara yang dihasilkan berdering pendek dan bernada rendah. Namun, kamu memerlukan pendengaran yang jeli dan cermat untuk melakukan uji suara pada emas, ya.
Setelah melakukan uji suara, kamu bisa menggunakan keramik atau kertas dan goreskan pada emas tersebut.
Setelah digores, jika pada keramik atau kertas muncul warna hitam maka sudah dapat dipastikan emas yang kamu pegang adalah emas palsu.
4. Meneteskan Asam Nitrat atau Dekatkan pada Magnet
Cara membedakan emas asli dan palsu selanjutnya adalah menggunakan asam nitrat. Nah, asam nitrat dan magnet dapat kamu gunakan sebagai alat untuk menguji keaslian emas.
Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu meneteskan asam nitrat ke permukaan emas dan mengamati perubahan warnanya.
Jika emas berubah warna, maka bisa dipastikan bahwa emas tersebut adalah emas palsu.
Namun, jika emas emas tidak mengalami perubahan setelah diteteskan asam nitrat, maka emas tersebut kemungkinan besar asli.
Selain menggunakan asam nitrat, kamu juga bisa memanfaatkan magnet untuk mengetes keaslian emas.
Caranya, kamu hanya perlu mendekatkan magnet pada emas dan melihat apakah emas tersebut tertarik oleh magnet atau tidak.
Bila tertarik, maka besar kemungkinan bahwa emas tersebut adalah emas asli. Jika emas tidak bereaksi sama sekali ketika didekatkan dengan magnet, besar kemungkinan bahwa emas tersebut adalah palsu.
Namun, tentunya pengujian menggunakan magnet juga harus disertai dengan serangkaian pengujian lainnya, ya.
5. Memiliki Sertifikat dari Aneka Tambang
Cara paling mudah untuk membedakan emas asli dan palsu yang lebih akurat adalah dengan melihat sertifikatnya.
Jika emas tersebut asli, umumnya akan selalu dilengkapi dengan sertifikat. Terlebih jika emas tersebut diproduksi oleh PT. Antam.
Namun, kamu juga harus teliti karena ada kalanya sertifikat tersebut juga palsu. Untuk memastikan keasliannya, kamu bisa mengecek keaslian sertifikat dengan menggunakan bantuan sinar Ultraviolet.
Jika sertifikat tersebut memiliki garis-garis minor warna-warni seperti uang kertas, maka sertifikat tersebut adalah sertifikat asli.
Selain itu, kamu juga perlu memastikan adanya logo watermark perusahaan pada sertifikat. Sebab, ketika sertifikatnya alsi, maka emas tersebut dijamin 100% keasliannya.
6. Rendam dalam Segelas Air
Kamu juga bisa menguji keaslian emas dengan menggunakan segelas air. Mengutip dari The Peach Box, disebutkan bahwa emas yang berbentuk koin maupun batangan adalah logam padat dengan kadar 19.32 g/ml.
Sehingga, jika diletakkan di dalam air maka seharusnya emas tersebut tenggelam dengan cepat.
Mengingat emas yang palsu tidak bersifat padat sehingga ia akan mengambang. Jika tenggelam pun, prosesnya akan terjadi dengan sangat lambat dibandingkan emas asli.
Meski begitu, emas palsu atau tidak murni juga dapat tenggelam karena dibantu oleh campuran logam lainnya.
Nah, apabila ingin mencegah hal tersebut, kamu dapat mengetahuinya dengan mengukur jumlah air yang bertambah ketika dimasukkan emas.
Caranya, ukur berat emasmu kemudian tuangkan air di gelas dan isi hingga setengah penuh. Kemudian, ambil emas dan masukkan ke gelas yang sudah diisi air.
Catatlah ketinggian air, kemudian cek perbedaannya sebelum dan sesudah dimasukkan emas. Kemudian, bagi berat emas dengan besaran beda tinggi air sebelum dan sesudah dimasukkan emas
Jika jumlah bertambahnya air sama atau mendekati dengan kepadatan emas, bisa dipastikan emas tersebut adalah asli. Perlu diingat bahwa kepadatan dari emas sangat bergantung pada seberapa besar karatnya, ya.
7. Tidak Berubah Warna Seiring Waktu
Perlu kamu ketahui bahwa emas asli tidak akan berubah warna. Jika emasmu berubah warna, maka kemungkinan besar emas tersebut sudah dicampur dengan logam.
Seperti yang kita tahu, emas 24 karat akan memiliki warna oranye kekuningan. Sedangkan, emas yang sudah dicampur oleh logam lainnya akan memiliki warna yang cenderung gelap.
Kamu juga dapat mengecek keaslian emas dengan menggosokkannya ke kulit yang sudah kering setelah diberi make up foundation.
Apabila setelah digosokkan muncul garis di kulit, berarti emas tersebut adalah emas asli. Namun, jika ada perubahan warna pada kulit, maka emas tersebut kemungkinan emas tersebut tidak murni atau palsu.
8. Memiliki Karat dan Tanda Emas
Tahukah kamu bahwa emas asli umumnya diukur dengan menggunakan satuan karat? Nah, emas murni memiliki nilai 24 karat yang berarti mengandung 99,9% emas murni.
Sayangnya, emas murni sangat jarang dibuat untuk perhiasan karena emas yang digunakan biasanya telah dicampur dengan logam lain untuk membuatnya lebih kuat.
Emas asli memiliki beberapa kode, seperti 18K, 14K, atau 10K yang menunjukkan proporsi emas murni dalam campuran.
Nah, semakin kecil angka karatnya, maka semakin banyak logam campuran yang ada dalam emas.
9. Menggigit Emas
Buat kamu yang sering menonton pertandingan olahraga, tentunya sering melihat para atlet pemenang juara 1 berselebrasi dengan menggigit medali emasnya bukan?
Nah, hal tersebut ternyata bisa jadi referensi untuk kamu mengetahui perbedaan emas asli dan palsu, lho. Pasalnya, semakin tinggi kadar karat sebuah emas, maka akan semakin lunak pula permukaannya.
Jadi, ketika kamu menggigitnya, akan ada sedikit bekas gigitan yang akan tertinggal. Hanya saja, metode ini cuma berlaku untuk membuktikan keaslian logam mulia, ya.
Kamu tidak bisa menerapkan cara yang satu ini pada emas perhiasan, sebab kandungan logam tambahan di dalamnya akan membuat permukaan perhiasan menjadi lebih keras.
10. Mampu Menghantarkan Panas dan Listrik
Selain tidak bersifat magnetis, emas juga dikenal sebagai penghantar panas dan listrik yang baik, lho.
Emas mempunyai tingkat konduktivitas yang tinggi, hampir sebaik perak dan tembaga. Kamu bisa memanfaatkan sifat konduktif emas ini untuk memeriksa keasliannya.
Jika kamu memiliki perhiasan emas, kamu bisa mencoba menghantarkan panas atau listrik melalui permata tersebut.
Nah, jika emas tersebut asli, maka akan dengan cepat menghantarkan panas atau listrik dengan sangat baik.
Nah, itulah kumpulan cara membedakan emas asli dan palsu secara manual yang bisa Mamikos bagikan.
Sekarang kamu dapat dengan mudah mengecek apakah emas milikmu itu masuk dalam kategori asli atau palsu, kan?
Buat kamu masih ingin mengulik lebih banyak informasi bermanfaat dan menarik lainnya, silakan kunjungi situs blog Mamikos dan temukan informasinya di sana.
Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:
Kost Jogja Murah
Kost Jakarta Murah
Kost Bandung Murah
Kost Denpasar Bali Murah
Kost Surabaya Murah
Kost Semarang Murah
Kost Malang Murah
Kost Solo Murah
Kost Bekasi Murah
Kost Medan Murah




