Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Baik dan Benar Sesuai EYD
Tanpa mencantumkan daftar pustaka, karya ilmiah yang kamu buat bisa dianggap plagiat atau menjiplak. Inilah mengapa daftar pustaka sangat penting.
F. Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Skripsi
Skripsi dan tugas akhir lainnya seperti disertasi, tesis, dan karya penelitian lainnya juga bisa dijadikan acuan dan dikutip dalam karya ilmiah yang kamu tulis.
Berikut adalah cara penulisan daftar pustaka yang benar jika sumbernya adalah skripsi, tesis, dll.
Nama penulis, tahun pada sampul, judul skripsi, pernyataan jenis tugas akhir (skripsi/ tesis/ disertasi), pernyataan tidak diterbitkan, nama fakultas, nama perguruan tinggi, nama kota tempat perguruan tinggi.
Contoh :
Handika T. 2006. Pengaruh Protein AdhO36 Salmonella typhi terhadap Percepatan Respirasi Makrofag. Tugas Akhir. Tidak diterbitkan. Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya : Malang.
Martiana I. 2014. Pengaruh Menulis Perasaan terhadap Penurunan Insomnia pada ODHA (Orang dengan HIV/ AIDS). Tidak diterbitkan. Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya : Malang.
G. Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Dokumen Kenegaraan
Ada kalanya kita harus mengutip sesuatu yang berasal dari undang-undang negara, peraturan pemerintah, atau bahkan dari keputusan presiden.
Jika demikian, maka penulisannya dalam daftar pustaka cukup dituliskan Republik Indonesia atau Pemerintah Indonesia atau Indonesia sebagai nama pengarangnya.
Hal ini dikarenakan penanggung jawab dari dokumen yang kita kutip tadi adalah pemerintah.
Nama pengarang, tahun penerbitan, judul dokumen, keterangan penerbitan, tempat penerbitan.
Contoh:
Republik Indonesia. 1992. Undang-Undang No. 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang. Lembaran Negara RI Tahun 1992, No. 115. Sekretariat Negara. Jakarta.
Republik Indonesia. 1999. Undang-Undang No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah. Lembaran Negara RI Tahun 1999, No. 60. Sekretariat Negara. Jakarta.
H. Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Ensiklopedia atau Kamus
Kamus atau ensiklopedi kadang juga dijadikan sumber acuan dalam membuat karya ilmiah.
Untuk menuliskan isian daftar pustaka yang bersumber dari kamus atau ensiklopedi, cara penulisan daftar pustaka di bawah ini bisa dicontoh:
Nama pengarang, tahun penerbitan, judul kamus/ensiklopedi, nama penerbit dan tempat penerbit.
Contoh :
Philips, D. 2000. Encyclopedia of Mentasy Disoders. Penguin Book: Oxford.
Echols, J.M. dan Shadily, H. (Eds). 1989. Kamus Inggris – Indonesia. PT Gramedia: Jakarta.
I. Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Film atau Video
Buat kamu yang membuat karya ilmiah tentang analisa film atau hal-hal yang terkait dengan hal itu, pasti kamu akan menggunakan banyak film atau video sebagai referensi.
Untuk itu, cara penulisan daftar pustaka yang benar adalah:
Nama produser atau pembuat video, tahun pembuatan, judul, distributor/studio pembuatan film, tempat/lokasi produksi film, total durasi dari film/video.
Contoh :
Arkin, A. (Producer) 1977. On the Edge of The Forest. Tasmanian Film Corporation: Australia. 30 mins.
Burton, R. (Producer) 2009. Distant Voices. BBC Videocasette : London, UK. 45 mins.
Halaman:

