Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Baik dan Benar Sesuai EYD
Tanpa mencantumkan daftar pustaka, karya ilmiah yang kamu buat bisa dianggap plagiat atau menjiplak. Inilah mengapa daftar pustaka sangat penting.
J. Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Hasil Wawancara
Hasil interview atau wawancara sering juga digunakan sebagai sumber acuan atau kutipan pada saat membuat karya ilmiah.
Cara penulisan daftar pustaka yang sumbernya merupakan hasil wawancara adalah sebagai berikut.
Nama pembicara, judul pertemuan/nama acara, tahun, dan tempat wawancara.
Jika wawancara tidak diambil langsung oleh peneliti atau hanya diambil dari tayangkan media TV dan lainnya, sumber media yang menjadi pemegang hak siar wawancara tersebut harus dicantumkan.
Contoh :
Ghani, Sandi. 2017. Interview of “Bandeng History” on his home, Jl. Mertapada 20.
Nababan, Patrik. 2017. Menyambut Tahun Baru 2017. Indosiar : Jakarta. 30 mins.
Itu dia tadi berbagai cara penulisan daftar pustaka yang baik dan benar berdasarkan EYD dan berdasarkan sumbernya masing-masing.
Ingat, untuk terhindar dari tuduhan penjiplakan karya ilmiah atau plagiarisme, sebaiknya setiap sumber yang kamu kutip dan kamu jadikan acuan dalam penulisan karya ilmiahmu memang dicantumkan dalam daftar pustaka.
Halaman:

