Source : Google Reviews/Muhammad B Azmi

Cerita Kos Tjokroaminoto di Surabaya: Rumah Kost yang Jadi Inkubator Pemimpin Bangsa

Jauh sebelum menjadi museum, rumah nomor 29 di Peneleh adalah markas bagi para pemuda kritis. Yuk, simak cerita kos Tjokroaminoto berikut ini.

21 April 2026 Lintang Filia

Nasib serupa dialami oleh Kartosoewirjo. Sahabat yang dulunya dikenal sangat taat beragama oleh Soekarno itu akhirnya dieksekusi mati pada 1962 setelah memimpin gerakan DI/TII. Keputusan hukuman mati tersebut terpaksa ditandatangani sendiri oleh Soekarno sambil menangis, karena ia harus menghukum mati sahabat masa mudanya demi kedaulatan negara.

Akhir cerita dari para anak kos Tjokroaminoto ini menggambarkan betapa kerasnya pergolakan politik masa itu. Meski mereka dipersatukan oleh satu guru di Surabaya, takdir membawa mereka ke ujung jalan yang berbeda-beda.

Melansir dari Mimbar Umum, kisah ini meninggalkan pelajaran bahwa rumah di Peneleh adalah awal yang melahirkan para tokoh sejarah Indonesia dengan segala dinamikanya. Melalui jejak yang tertinggal di museum, kita bisa mengenang bahwa kemerdekaan ini dirintis oleh orang-orang yang pernah makan di satu meja yang sama.

Penutup

Itulah tadi rangkuman singkat tentang cerita kos Tjokroaminoto di Surabaya yang kini telah berubah fungsi menjadi museum. Meski begitu, kamu tetap bisa menelusuri jejak sejarah bagaimana para tokoh besar Indonesia bertumbuh dan belajar dengan mengunjungi Museum Hos Tjokroaminoto. ✈️

Referensi:


Halaman: