Kumpulan Contoh Abstrak Karya Ilmiah Tentang Berbagai Topik Menarik 2023
Ketika kamu menulis suatu karya tulis ilmiah, tentu kamu harus membuat abstrak yang umumnya terletak di halaman awal sebagai gambaran pembaca untuk membaca karya ilmiahmu.
Jenis-jenis Abstrak
Sebelum sampai pada contoh abstrak karya ilmiah, perlu kamu ketahui pula bahwa abstrak dibedakan menjadi beberapa jenis, yakni:
1. Abstrak Indikatif
Jenis abstrak yang pertama adalah abstrak indikatif, di mana dalam abstrak ini terdapat uraian singkat terkait dengan masalah yang terkandung di dalam laporan atau karya tulis ilmiah yang dibuat.
Dengan adanya abstrak indikatif, maka diharapkan dapat membuat pembaca mengetahui isi informasi tanpa perlu memadatkan isi. Pada abstrak indikatif, kamu hanya perlu menuliskan indikasi sasaran cakupan tulisan tersebut saja.
Abstrak indikatif biasanya akan dibutuhkan apabila karya tulis ilmiah belum sampai pada tahap penyelesaian, namun harus sesegera mungkin mencantumkan abstrak terlebih dahulu.
Umumnya, hal ini terjadi untuk kepentingan tertentu, seperti seminar, kongres, atau symposium.
2. Abstrak Informatif
Kemudian ada abstrak informatif, dimana abstrak ini kerap disebut pula sebagai miniature laporan atau karya tulis ilmiah asli yang di dalamnya terdapat data dan informasi yang rinci.
Di dalam abstrak informatif, harus ada beberapa komponen penting seperti judul, nama penulis, institusi, tujuan, metode penelitian, analisis penelitian, hasil penelitian dan kesimpulan.
Nantinya, informasi yang ada di dalam abstrak tersebut akan disampaikan secara lengkap oleh penulis.
Adanya abstrak informatif akan mempermudah para pembaca untuk mengetahui isi keluruhan dari karya tulis ilmiah tersebut.
3. Abstrak Kritis (Critical Abstrak)
Walaupun kedua jenis abstrak sebelumnya merupakan jenis abstrak paling umum yang ditemukan saat ini. Namun, jika diulas lebih dalam lagi ternyata ada beberapa jenis abstrak lainnya. Salah satunya adalah abstrak kristis.
Abstrak kritis merupakan jeneis abstrak yang dapat memberikan gambaran temuan serta informasi utama dan juga komentar tentang validitas, reliability atau kelengkapan studi.
Biasanya, peneliti akan melakukan evaluasi makalah dan sering membandingkannya dengan karya tulis ilmiah lainnya pada subjek yang sama.
Dalam pembuatan absrak kritis sendiri biasanya hanya memiliki total 400 hingga 500 kata saja.
Hal ini dikarenakan adanya komentar interpretative tambahan dalam abstrak kritis. Meskipun begitu, jenis abstrak kritis ini cukup jarang sekali digunakan oleh penulis atau peneliti.
