Advertisement
Source : Getty Images Signature/AndrewJohnson

9 Contoh Bahan Bakar Ramah Lingkungan beserta Penjelasannya untuk Mengurangi Dampak Pemanasan Global

Bahan bakar ramah lingkungan dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan akibat penggunaan bahan bakar fosil konvensional. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

4 Januari 2024 Fajar Laksana

Berikut adalah 5 contoh bahan bakar ramah lingkungan disertai peranannya dalam mengurangi dampak pemanasan global.

1. Biopelet

Contoh bahan bakar ramah lingkungan yang pertama adalah Biopelet.

Biopelet merupakan bahan bakar ramah lingkungan yang bersifat padat, terbuat dari bahan-bahan biomassa seperti serbuk kayu, jerami, limbah pertanian, limbah industri kayu, serbuk gergaji, atau bahan organik lainnya. 

Proses produksi biopelet melibatkan pemadatan bahan baku menjadi bentuk silinder atau pelet kecil dengan menggunakan tekanan tinggi, tanpa menggunakan bahan perekat tambahan. 

Biopelet memiliki karakteristik ramah lingkungan karena berasal dari sumber daya terbarukan dan dapat mengurangi emisi karbon saat dibakar. 

Biasanya, biopelet digunakan sebagai pengganti bahan bakar fosil dalam sistem pemanas, kompor, boiler, atau pembangkit listrik.

Bahan baku utama biopelet sering kali adalah limbah atau sisa-sisa biomassa yang dihasilkan dari industri kayu, pertanian, atau kehutanan. 

Setelah bahan baku dikeringkan, dipadatkan, dan dibentuk menjadi pelet kecil, biopelet dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif yang efisien dan bersih. 

Cara penggunaannya sangat sederhana, yaitu dengan memasukkan biopelet ke dalam sistem pemanas, kompor, atau perangkat lain yang dirancang untuk menggunakan bahan bakar padat.

Saat dibakar, biopelet menghasilkan panas yang digunakan untuk memanaskan ruangan atau untuk menghasilkan energi.

Sementara itu residu abu yang dihasilkan dari pembakaran biopelet memiliki jumlah yang lebih rendah dibandingkan dengan pembakaran bahan bakar fosil, sehingga memudahkan proses pembersihan.

10 Contoh Teknologi yang Tidak Ramah Lingkungan beserta Penjelasannya Lengkap

2. Gas Alam

Contoh bahan bakar ramah lingkungan yang kedua adalah gas alam.

Gas alam merupakan bahan bakar fosil yang terdiri dari campuran gas-gas hidrokarbon, terutama terdiri dari metana (CH4).

Namun juga dapat mencakup sejumlah kecil gas lain seperti etana, propana, dan butana. 

Asal usul gas alam berasal dari proses pembentukan alami yang memerlukan waktu ratusan hingga ribuan tahun. 

Biasanya, gas alam terbentuk di dalam lapisan batuan bawah tanah melalui proses dekomposisi organik dari sisa-sisa makhluk hidup laut dan darat yang tertimbun. 

Gas alam sering ditemukan bersama dengan minyak bumi, terperangkap di dalam formasi batuan tertentu di bawah permukaan tanah.

Halaman:

Advertisement