Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet, Buku, Skripsi, Jurnal beserta Contohnya
Banyaknya aturan dalam penulisan daftar pustaka seringkali membuat sebagian orang semakin bingung mengenai cara penulisannya. Memang menulis daftar pustaka bukanlah perkara yang mudah, terlebih lagi jika kamu tidak pernah mencobanya sama sekali.
4. Kota Terbit
Kota terbit perlu dicantumkan pada daftar pustaka. Penulisan kota terbit tepat setelah judul buku dan sebelum nama penerbit. Nama kota terbit akan diakhiri dengan tanda titik dua (:).
5. Nama Penerbit
Nama penerbit akan ditulis setelah tanda titik dua (:) yang diikuti kota terbit. Penulisan nama penerbit berada di akhir kalimat daftar pustaka. Nama penerbit akan diakhiri tanda titik.
Aturan Penulisan Daftar Pustaka
Aturan di bawah ini merupakan aturan umum untuk penulisan daftar pustaka yang baik dan benar.
- Penulisan nama pengarang yang di awali dari nama belakang atau nama keluarga, lalu selanjutnya diikuti dengan penggunaan tanda koma serta nama depan.
- Penulisan untuk nama pengarang yang di mana adalah orang Tionghoa/Jepang/Korea tidak perlu untuk dibalik, sebab nama keluarganya memang ada di bagian depan.
- Apabila kalian mengutip, nama pengarang yang terdapa di dalam kutipan tersebut wajib untuk dimasukkan ke daftar pustaka secara lengkap.
- Sebutan gelar tidak perlu untuk dicantumkan.
- Apabila didapati lebih dari satu pengarang, maka kalian hanya perlu mencantumkan nama pengarang pertama saja yang dibalik. Sisanya tidak perlu untuk dibalik.
- Daftar pustaka diurutkan sesuai dengan huruf abjad.
- Apabila dijumpai lebih dari satu sumber daftar pustaka yang di mana nama pengarangnya sama, maka nama pengarang tetap ditulis sebanyak jumlah dari sumber.
- Apabila sumber yang dipakai tidak ada nama pengarangnya, maka kita tulis nama lembaga atau instansi yang menerbitkan.
- Batas tahun referensi pustaka yang dipakai mempunyai batas maksimal ialah 5 tahun terakhir.
- Apabila mengambil sumber dari internet, untuk alasan kredibilitas, tidak diperkenankan untuk mengambil sumber dari blogspot, wordpress, ataupun wikipedia.
- Penulisan dari nama judul harus dibedakan dengan memberikan efek tebal/miring/garis bawah atau juga bisa diapit tanda petik dua (“).
Setelah memahami aturan umumnya, Mamikos akan bagikan juga tata cara penulisan daftar pustaka dengan berbagai macam sumber seperti internet, buku, jurnal, dan lainnya.
Contoh Cara Penulisan Daftar Pustaka
Penulisan Daftar Pustaka dari Internet
Internet dapat menjadi sumber penulisan karya tulis yang dapat menunjang dan memperluas informasi yang diperoleh.
Daftar pustaka yang sumbernya berasal dari internet memerlukan beberapa unsur yang perlu dicantumakan.
Disini tidak ada dicantumkan kota terbit dan nama penerbit seperti daftar pustaka pada umumnya.
Penulisan daftar pustaka yang sumbernya dari web akan ditambah dengan alamat web itu sendiri. Selain itu juga perlu dicantumkan tanggal akses web tersebut.
Kebanyakan kesalahan pada daftar pustaka terletak pada format penulisannya dan sumber-sumber yang dikutip tidak akurat.
Cara menulis daftar pustaka dari internet, sama seperti cara menulis daftar pustaka dari sumber-sumber lainnya. Adapun berikut Mamikos rincikan cara-caranya.
