Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet, Buku, Skripsi, Jurnal beserta Contohnya
Banyaknya aturan dalam penulisan daftar pustaka seringkali membuat sebagian orang semakin bingung mengenai cara penulisannya. Memang menulis daftar pustaka bukanlah perkara yang mudah, terlebih lagi jika kamu tidak pernah mencobanya sama sekali.
1. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Buku (Satu Penulis)
Apabila sumber buku yang kamu gunakan untuk karya ilmiah kamu hanya memiliki satu orang nama penulis, maka nama penulis ditulis dengan terbalik seperti penjelasan sebelumnya. Format penulisannya sama. Berikut ada beberapa contoh daftar pustaka dengan satu orang penulis.
Mahendra, Rendra. 2010. Politik dan Ekonomi. Jakarta: Pustaka Barat.
Maharani, Intan. 2000. Panduan Penulisan Biografi. Jakarta: Intermedia.
Syafani, Riska. 2001. Gaya Fashion Terkini. Makasar: Media Baru.
Arsyad, Alwi. 2010. Penggunaan dan Penerapan Teknologi di Dalam Industri Pertanian dan Perkebunan. Jakarta: Warna Media.
Putra, Reza. 2005. Pengaruh Teknologi Pada Bidang Politik, Ekonomi, Sosial dan Budaya. Makasar: Media Lama
2. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Nuku (Dua atau tiga penulis)
Biasanya sumber buku memiliki 2 atau lebih dari 2 pengarang.
Untuk membuat daftar pustaka bisa mencantumkan semua pengarang ataupun tidak.
Berikut beberapa contoh daftar pustaka dengan 2 atau 3 penulis.
Ramadhan, Sela, dan Agus Wijaya. 2007. Metode Pembelajaran dan Trik Menyelesaikan Soal Matmatika Untuk Pemula. Jakarta: Intermedia.
Ramadhan, Reza, Budiono dan Viona Putri. 2006. Dasar-dasar Mempelajari Tenses Untuk Beginner 2. Bandung. Pustaka Indonesia.
Saputra, Rio, dkk. 2010. Alat-alat Musik Daerah di Indonesia. Bandung: Media Raya.
Muhammad, Fiqri, dan Anzar R.W. 2009. Panduan Pidato Bahasa Inggris Terlengkap. Bandung: Putra Media.
Safitri, Alda, dkk. 2008. Panduan Pidato Bahasa Indonesia Terlengkap. Jakarta: Putera Media
3. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Buku (Tanpa penulis)
Beberapa buku juga ada yang tidak ada nama penulisnya. Bagaimana cara menuliskan nama penulis di daftar pustaka? Jika tidak ada penulisnya yang tercantum dalam sumber maka ditulis dengan nama lembaga penerbit atau dengan “anonim”. Berikut beberapa contoh daftar pustaka tanpa nama penulis.
Depdiknas. 2010. Panduan Pengajaran Pendidikan Tingkat Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Depdiknas.
Depag. 2007. Panduan Tata Cara Pelaksanaan Umroh dan Haji Edisi 2. Jakarta: Depag.
Anonim. 2000. Kumpulan Puisi, Pantun dan Gurindam. Surabaya: Balai Pustaka.
Anonim. 1999. Kancil Yang Cerdik. Surabaya: Intermedia.
Anonim. 20007. Tips Melewati Tes Psikotes. Bandung: Bentang Media.
