Advertisement
Source : https://unsplash.com/@oneshotespresso

3 Contoh Energi Kimia Menjadi Energi Listrik, Panas, Cahaya, dan Penjelasannya

Energi kimia adalah energi yang tersimpan dalam ikatan senyawa kimia , seperti atom dan molekul. Energi ini dilepaskan ketika reaksi kimia terjadi. Yuk cek selengkapnya di sini.

30 Januari 2023 Lili Y

Demikian pula, ketika gas dalam contoh ini, uap mengembun menjadi cairan, ia melepaskan panas, yang merupakan proses eksotermik.

Enthalpy adalah konsep penting dalam bagaimana energi digunakan. Enthalpy sistem menentukan energi yang dibutuhkan untuk memutuskan atau membentuk ikatan kimia dalam sistem itu.

Meskipun, sebagian besar, ikatan kimia tidak putus atau terbentuk secara spontan energi dibutuhkan.

Menariknya, hanya perubahan entalpi yang dapat diukur, bukan jumlahnya. Dalam contoh kita di atas, kita dapat mengukur perubahan suhu atau uap air.

10 Contoh Perubahan Energi Kimia Menjadi Energi Gerak serta Penjelasannya

Energi Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari

Kita tahu bahwa tanaman membutuhkan energi matahari untuk menghasilkan gula dari karbondioksida menjadi air. Gula, air, dan karbon dioksida tetap bersama oleh ikatan kimia yang menyatukan bahan kimia.

Energi yang dilepaskan dalam berbagai bentuk selama reaksi kimia disebut energi kimia. Selain itu, Energi ini terutama dilepaskan dalam bentuk panas dan termasuk energi termal, mekanik, dan kinetik. Energi kimia juga dianggap sebagai bentuk energi potensial.

Membakar bahan bakar fosil seperti metana, gas alam, minyak, dan minyak bumi untuk menghasilkan uap untuk memutar turbin yang menghasilkan listrik.

Orang juga membakar bahan bakar ini pada skala yang lebih kecil untuk menghasilkan panas agar bangunan tetap hangat. 

Prinsip yang Serupa

Untuk menghasilkan panas atau listrik, pembakaran biomassa, biofuel, biodiesel, dan produk lainnya mengikuti prinsip yang sama.

Banyak bahan bakar juga menggerakkan mobil, pesawat, mesin pemotong rumput, dan lainnya. Kita juga bisa menyimpan energi kimia dalam baterai. 

Panel surya mengubah sinar matahari menjadi energi kimia untuk menghasilkan listrik. Listrik dapat menyalakan, memanaskan, mendinginkan, dan memberi daya pada bangunan kita. 

Setiap hal yang dianggap sebagai bahan bakar mengandung energi kimia. Energi dapat dilepaskan atau diserap.

Misalnya, pembakaran melepaskan lebih banyak energi daripada yang dibutuhkan untuk memulai reaksi. Fotosintesis menyerap lebih banyak energi daripada yang dilepaskannya.

Di sini, energi matahari diubah menjadi energi kimia dan mencegahnya agar tidak berantakan.

Ikatan senyawa kimia yang terputus melepaskan energi saat mereka membentuk ikatan kimia baru. Sebagian dari energi ini dilepaskan sebagai panas saat zat baru terbentuk.

Halaman:

Advertisement