Advertisement
Source : pexels.com/SERHAT TUĞ

14 Contoh Hukum Tajwid Idgham Mutamatsilain dalam Al Qur’an beserta Penjelasannya

Idgham Mutamatsilain adalah hukum yang berlaku ketika ada dua huruf yang memiliki makhraj (tempat keluarnya huruf) dan sifat yang sama persis bertemu secara berurutan. Simak penjelasan lengkapnya di sini.

15 Juni 2026 Nadia Kamila

7. QS. Al-Kahfi Ayat 95: Huruf Nun Bertemu Nun 

{مَا مَكَّنِّي}

Transliterasi: Mā makkannī

Dua huruf Nun hidup yang langsung ditulis dan dibaca melebur rapat dengan tanda tasydid di dalam mushaf, sehingga wajib dibaca mendengung. 

8. QS. Az-Zumar Ayat 64: Huruf Nun Bertemu Nun 

{تَأْمُرُونِّي}

Transliterasi: Ta’murūnnī

Sama seperti nomor 7, kata ini aslinya tersusun dari ta’murūnanī (dua Nun hidup), namun dileburkan secara tulisan dan lisan menjadi satu huruf Nun bertasydid. 

9. QS. Al-Baqarah Ayat 185: Huruf Ra Bertemu Ra

{شَهْرُ رَمَضَانَ}

Transliterasi: Syahru Ramāḍāna

Huruf Ra dhommah bertemu Ra fathah dan karena kedua huruf kembar ini sama-sama hidup, cara bacanya wajib jelas (Izhar) satu per satu: “Syahru-Ramāḍāna”. 

15 Contoh Bacaan Izhar dalam Surat Al-Quran beserta Cara Membacanya yang Benar

10. QS. Al-Hajj Ayat 67: Huruf Kaf Bertemu Kaf 

{مَنَاسِكَهُمْ}

Transliterasi: Manāsikahum

Huruf Kaf kasrah berdampingan dengan Kaf dhommah. Karena kedua Kaf hidup, maka wajib dilafalkan dengan jelas dan tegas tanpa ada suara yang disamarkan. 

11. QS. Yusuf Ayat 9: Huruf Lam Bertemu Lam 

{يَخْلُ لَكُمْ}

Transliterasi: Yakhlu lakum

Huruf Lam dhommah bertemu langsung dengan Lam fathah dan karena kedua huruf identik ini sama-sama memiliki harakat hidup, maka cara bacanya harus dipisah dengan jelas dan tidak boleh dilebur.

12. QS. Abasa Ayat 25: Huruf Qaf Bertemu Qaf

{شَقَقْنَا}

Transliterasi: Syaqaqnā

Huruf Qaf pertama hidup/fathah, sedangkan Qaf kedua mati/sukun. Cara bacanya wajib jelas (Izhhar), bunyikan Qaf pertama baru pantulkan (qalqalah) Qaf yang kedua: “Sya-qaq-nā”. 

13. QS. Al-Mutaffifin Ayat 13: Huruf Ta Bertemu Ta 

{تُتْلَىٰ}

Transliterasi: Tutlā

Huruf Ta pertama hidup/dhommah ($\text{تُ}$) bertemu Ta kedua yang mati/sukun ($\text{تْ}$). Kamu wajib membacanya dengan jelas per hurufnya tanpa ada peleburan suara sama sekali. 

14. QS. Al-Baqarah Ayat 6: Huruf Hamzah Bertemu Hamzah 

{ءَأَنذَرْتَهُمْ}

Transliterasi: A-andzartahum

Pertemuan antara Hamzah pertama yang hidup/fathah dengan Hamzah kedua yang disukunkan . Keduanya wajib dibaca jelas secara berurutan sesuai makhrajnya. 

Bagaimana, dari beberapa contoh hukum tajwid idgham mutamatsilain dalam Al Qur’an ini kamu sudah bisa membedakan dengan baik kapan harus meleburkan suara dan kapan harus membacanya dengan jelas, kan? 

Pengecualian Penting dalam Hukum Idgham Mutamatsilain

Meskipun aturan dasar Hukum Idgham Mutamatsilain mewajibkan kamu untuk meleburkan suara huruf kembar, ada dua kondisi khusus di dalam Al-Qur’an yang membatalkan aturan peleburan tersebut. 

Apa saja kondisi khusus tersebut? Yuk, simak baik-baik dua pengecualian berikut:

1. Kondisi Pertemuan Huruf Mad (Wawu dan Ya)

Jika ada huruf Wawu sukun (وْ) bertemu Wawu hidup (و) atau huruf Ya sukun (يْ) bertemu Ya hidup (ي), kamu harus melihat fungsi dari huruf pertamanya terlebih dahulu.

Apabila huruf sukun yang pertama berfungsi sebagai Huruf Mad (artinya: Wawu sukun didahului harakat dhommah, atau Ya sukun didahului harakat kasrah), maka hukum melebur TIDAK BERLAKU. 

Kamu wajib membacanya secara jelas sesuai dengan hukum bacaan mad dengan memanjangkan huruf madnya terlebih dahulu selama 2 harakat. Hukum ini disebut juga sebagai Idzhar Tamkin.

  • Contoh Pengecualian Wawu:
    {آمَنُوا وَعَمِلُوا}
    (Āmanū wa ‘amilū)
    Di sini, Wawu sukun didahului dhommah. Jadi, wajib membaca āmanū sepanjang 2 ketukan secara jelas baru kemudian melafalkan kata wa ‘amilū. Jangan pernah meleburkannya menjadi āmanuw-wa ‘amilū.
  • Contoh Pengecualian Ya:
    {فِي يَوْمٍ}
    (Fī yawmin)
    Ya sukun didahului kasrah. Kamu harus membacanya dengan jelas panjangnya dan tidak boleh langsung diseret melebur ke Ya kedua menjadi fiyyawmin.

Halaman:

Advertisement