8 Contoh Kasus Pelanggaran HAM Berat di Masyarakat Indonesia beserta Penyebabnya
Pelanggaran HAM berat yang terjadi di masyarakat Indonesia sebagaian besar belum terselesaikan dengan tuntas. Simak contoh kasus pelanggaran HAM berat beserta penyebabnya pada uraian berikut!
Penyebab Pelanggaran HAM
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya sebuah pelanggaran HAM bisa digolongkan menjadi dua, yaitu faktor internal serta faktor eksternal.
Sebelum melihat contoh kasus pelanggaran HAM berat di masyarakat Indonesia, ketahui dulu yuk pada umumnya apa sih yang menyebabkan sebuah pelanggaran HAM terjadi di masyarakat.
A. Faktor Internal
Penyebab pelanggaran HAM bisa didorong oleh faktor internal, yaitu dorongan untuk melakukan pelanggaran yang didasarkan atas sebab yang dimiliki diri pelaku pelanggaran HAM. Di antaranya:
- Sikap egois atau ingin melanggengkan kepentingannya sendiri
- Tidak punya kesadaran HAM yang tentu dimiliki pula oleh orang lain.
- Memiliki sikap yang intoleran terhadap perbedaan.
B. Faktor Eksternal
Faktor-faktor yang berasal dari diri manusia ternyata juga bisa menjadi alasan seseorang atau kelompok untuk melakukan pelanggaran HAM, lho.
Beberapa hal yang mendorong perilaku pelanggaran HAM secara eksternal adalah:
- Penyalahgunaan kekuatan
- Tidak tegasnya aturan serta aparat hukum
- Penggunaan teknologi secara keliru
- Terjadinya ketimpangan sosial dan ekonomi yang sangat tajam.
Bentuk Pelanggaran HAM
Kita bisa menggolongkan bentuk pelanggaran HAM menjadi beberapa jenis berdasarkan hal yang sering terjadi serta sifat pelanggarannya.
Ketahui dulu yuk bentuk-bentuk pelanggaran HAM berikut sebelum kita mempelajari contoh kasus pelanggaran HAM berat di masyarakat Indonesia.
A. Berdasarkan Kejadian yang Sering Muncul
Berdasarkan kejadian yang sering terjadi, kasus pelanggaran HAM bisa dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:
1. Diskriminasi
Diskriminasi ialah segala perbuatan yang membatasi, melecehkan atau mengucilkan baik secara langsung maupun tidak dengan membedakan manusia atas golonga, suku, ras, agama dan faktor lainnya.
Hak korban diskriminasi akan dikurangi, dihapus oleh individu maupun kelompok dalam berbagai aspek kehidupannya.
2. Penyiksaan
Penyiksaan adalah perbuatan yang dilakukan secara sengaja sehingga menimbulkan luka atau sakit yang mendalam baik secara lahiriah maupun batiniah pada seseorang untuk mendapatkan pengakuan orang lain.
B. Berdasarkan Sifat
Jika kita tilik dari sifat pelanggarannya, maka bentuk pelanggaran HAM bisa kita bedakan ke dalam 2 kategori, yaitu:
1. Pelanggaran HAM Ringan
Pelanggaran HAM ringan didefinisikan sebagai bentuk pelanggaran HAM yang tidak mengancam nyawa manusia, tapi secara berkepanjangan dipandang berbahaya apabila tidak segera diatasi.
Contohnya: kelalaian dalam memberikan pengobatan di fasilitas kesehatan yang digunakan masyarakat, terjadinya pencemaran limbah ke lingkungan hidup.
Halaman:

