30 Contoh Kritik dan Saran untuk Perusahaan agar Lebih Baik
Perusahaan bisa maju tentu karena jasa dan kinerja para karyawannya. Maka dari itu bila ingin lebih maju lagi, alangkah baiknya perusahaan bisa menerima kritik dan saran dari karyawan.
7. Sebaiknya karyawan dibatasi waktu nongkrongnya di pantry karena itu bisa membuat rendahnya produktivitas kerja.
8. Alangkah baiknya semua staf tidak membawa makanan ke meja mereka. Makanan hanya bisa dimakan di pantry. Kasihan selama ini OB harus membersihkan meja yang dikerubungi semut. Makanannya tidak dibagi, tapi kotornya dibagi.
9. Sebaiknya karyawan diberikan fasilitas tumbler botol yang besar agar tidak terlalu sering mondar-mandir ke pantry untuk isi air minum. Banyaknya yang mondar-mandir bikin konsentrasi buyar.
10. Saya menyarankan untuk memberikan predikat karyawan teladan setiap bulannya agar semua orang berlomba meningkatkan kedisiplinannya.
Kritik dan Saran Kepemimpinan
Berikut ini contoh kritik dan saran untuk perusahaan dalam hal kepemimpinan:
11. Ibu terlalu santai dalam menangani masalah ini, padahal dari tim sudah tidak sabar melihat eksekusi yang akan Ibu lakukan.
12. Ibu sudah benar dengan membuka forum ini, tapi rasanya sia-sia saja bila tidak ada saran yang dilaksanakan.
13. Ibu harus paham setiap tugas yang dilakukan setiap bagian agar bisa mengidentifikasi inti masalahnya ada di mana.
14. Bagaimana karyawan bisa disiplin kalau Bapak sebagai pemimpin atau atasan kami tidak memberikan contoh yang baik.
15. Pak, karyawan yang selalu overtime itu bukan berarti dia rajin tapi dia tidak bisa menyelesaikan pekerjaan dengan waktu yang tersedia. Bapak harus tahu itu.
Kritik dan Saran Peningkatan Jabatan
Berikut ini contoh kritik dan saran untuk perusahaan dalam hal peningkatan jabatan:
16. Saya kurang setuju dengan penunjukan Bapak Aidan sebagai Manager Marketing yang baru. Dia memang muda dan berprestasi tapi minim pengalaman. Mengapa perusahaan tidak memilih Pak Haidir yang jelas-jelas sudah ada di divisi tersebut selama 11 tahun?
17. Sebaiknya, selain karena pendidikan yang tinggi, pengalaman juga diperhitungkan dalam penunjukan staf untuk maju ke jabatan di atasnya.
18. Saya lebih yakin Bu Ella menjadi supervisor. Dia lebih tahu medan yang dihadapi karyawan setiap harinya. Dia juga memiliki jiwa kepemimpinan yang baik.
19. Saya lebih suka nomor dua yang tak banyak masalah dibandingkan nomor satu yang ahli tapi ahli juga menimbulkan masalah.Â
20. Mungkin ini saatnya melibatkan para staf untuk memilih pemimpin mereka. Saatnya menerapkan demokrasi di perusahaan.
Halaman:


