Contoh Laporan Hasil Kegiatan Membaca Buku Non Fiksi dan Fiksi serta Cara Membuatnya
Laporan membaca buku adalah kegiatan meringkas keseluruhan isi buku yang umumnya berfokus pada penjelasan tentang fakta atau inti dari bacaan tersebut. Opini pribadi juga bisa ditambahkan.
Lanjutan Contoh 1
3. Pelatihan Outbound
Pada bagian ini, tim Police C yakni Careen, Carolla dan Cassey menjalani pelatihan gaya outbound.
Tujuannya untuk mengasah kerjasama tim, keberanian dan ketangkasan.
Careen dan kedua temannya berhasil menjadi tim yang pertama menyelesaikan pelatihan dan sampai di garis finish.
Sebagai hadiahnya, mereka mendapatkan satu kotak pizza yang lezat.
4. Jabatan dan Ruang Baru
Cerita semakin seru untuk diikuti sebab pada bagian ini, tim Police C dipercaya untuk mendapatkan jabatan baru yang cukup bergengsi.
Jabatan tersebut adalah kelompok yang bertugas untuk menangkap para penjahat.
Careen, Carolla dan Cassey mendapatkan tugas tersebut karena kesuksesan mereka dalam menjalani pelatihan.
Ketiga anak tersebut diberikan ruang khusus untuk menjalankan misi mereka.
5. Mini Police Club
Pada bagian ini, tim Police C mendapatkan tugas baru untuk membentuk anggota klub mini.
Tugas tersebut langsung diberikan oleh Jenderal Lotha. Selain membuat klub baru, tim Police C juga diberi mandat untuk memimpin dan melatih anggota yang nantinya terpilih.
2. Contoh Laporan Membaca Buku Non-Fiksi
Berikut contoh laporan kegiatan membaca buku non fiksi singkat. Buku yang diulas berhubungan dengan ilmu geografi.
Judul Buku: Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh
Nama Penulis: D. P. Wiguna
Bidang Ilmu: Geografi
Nama Penerbit: Pustaka Buku
Tahun Terbit: 2017
ISBN: 98799 – 6012 – 4011 – 1699 – 7
Pengantar Singkat:
Buku yang ditulis oleh D.P Wiguna tersebut memuat tentang teori sistem informasi geografi dan penginderaan jarak jauh.
Beliau memaparkan tentang identifikasi fenomena yang terjadi atau dapat diamati pada lokasi geografis tertentu.
Dalam buku ini, terdapat dua bab penting yang isinya sangat menarik untuk diulas pada laporan ini.
Berikut kedua bab yang dimaksud:
1. BAB I
Pada BAB I, penulis menjabarkan tentang hasil penelitian yang dilakukan di salah satu wilayah Provinsi Aceh.
Penelitian tersebut menghasilkan fakta adanya kerusakan lahan akibat penebangan dan pertambangan liar.
Sumber daya alam dan lingkungan hidup mengalami degradasi karena adanya laju konversi lahan hutan menjadi lahan pertanian dan perkebunan.
Fenomena perubahan tutupan lahan, termasuk penebangan liar, pembakaran lahan gambut dan pembukaan hutan liar secara berlebihan menimbulkan potensi bencana alam yang menakutkan.
2. BAB II
Bagian ini memuat penjelasan penulis tentang analisis keruangan ArcGIS yang dapat digunakan untuk kebutuhan pengembangan lahan pemukiman.
Analisis tersebut bertujuan untuk mempelajari kesesuaian sebuah lahan untuk tujuan tertentu sehingga tidak salah dalam pemanfaatannya.
Halaman:
