19 Contoh Majas dalam Karya Sastra Novel beserta Fungsinya
Dalam sebuah karya sastra novel, para penulis biasanya akan menggunakan beberapa jenis majas untuk membuat karya karangannya lebih indah dan hidup.
3. Antitesis
Majas Antitesis biasanya akan memadukan pasangan kata yang memiliki arti bertentangan.
Contoh kalimat:
Di mata hukum kita semua sama, tak peduli tua-muda atau kaya-miskin.
4. Kontradiksi Interminus
Majas kontradiksi interminus digunakan untuk menyangkal pernyataan yang disebutkan sebelumnya.
Penggunaan majas ini biasanya disertai dengan konjungsi, seperti hanya saja atau kecuali.
Contoh kalimat:
Semua murid diizinkan bermain, kecuali murid yang tidak mengerjakan PR nya.
B. Majas Sindiran
Majas ini tentu berbeda dengan majas pertentangan sebelumnya karena gaya bahasa yang digunakan serta tujuannya penggunaannya.
Biasanya dalam majas sindiran menggunakan kata-kata kiasan yang bertujuan untuk memberikan sindiran pada seseorang ataupun suatu kondisi/keadaan.
5. Ironi
Ironi adalah majas sindiran yang secara umum menggunakan kata kiasan dengan makna yang bertentangan dengan keadaan sebenarnya.
Contoh kalimat:
Kamarmu ini memang selalu serapi ini, ya? Sampai aku bingung mau duduk di mana.
6. Sinisme
Dinisme juga termasuk majas sindiran yang akan dipakai untuk memberi sindiran secara langsung tanpa kiasan.
Contoh kalimat:
Badanmu bau sekali, tetapi disuruh mandi sejak pagi selalu banyak alasan.
7. Sarkasme
Majas sarkasme adalah majas sindiran yang menggunakan kata-kata berkonotasi kasar untuk memberikan sindiran.
Contoh kalimat:
Kamu memang tidak becus! Kamu hanya akan jadi sampah masyarakat kalau pekerjaan seperti ini saja tak mampu kamu lakukan!
C. Majas Perbandingan
Majas perbandingan adalah majas yang sering digunakan dalam karya sastra, baik novel atau puisi, karena gaya bahasanya yang tepat untuk menggambarkan dan membandingkan sesuatu.
8. Hiperbola
Majas hiperbola termasuk sebagai salah satu dari jenis majas perbandingan. Majas hiperbola biasanya dipakai untuk mengungkapkan sesuatu dengan cara yang berlebihan, bahkan sering juga terasa tidak masuk akal.
Contoh kalimat:
Remaja itu memang memiliki semangat sekeras baja, aku yakin ia akan mendulang sukses nantinya.
9. Eufimisme
Majas perbandingan eufimisme adalah gaya bahasa yang dipakai untuk menggantikan kata-kata yang kurang baik dengan kata-kata yang jauh lebih halus.
Contohnya seperti kata ‘berak’ diganti dengan istilah buang air besar.
Halaman:

