65 Contoh Majas Ironi beserta Artinya, Dilengkapi Pengertian, dan Ciri-cirinya
Contoh majas ironi, dengan bahasa sindiran, seperti apa? Berikut ini informasi selengkapnya!
Contoh Majas Ironi dan Artinya
Meski merupakan sindiran, namun banyak yang merasa sakit hati ketika seseorang mengungkapkan contoh majas ironi padanya. Tentu hal ini sangat wajar, mengingat siapapun tidak akan suka jika dinilai kurang baik.
Untuk lebih memudahkan dalam pemahaman majas ini, caranya adalah dengan banyak membaca contohnya. Hal ini tentu mudah dilakukan karena banyak website yang memuatnya. Berikut contoh majas ironi:
Contoh 1 – 10
1. Rajin sekali istrimu, sudah jam 12 anak-anak belum dimandikan. Bahkan dibiarkan main di tempat kotor.
Artinya: pembicara menyampaikan bahwa istri lawan bicaranya tersebut sangat malas, tidak mengurus anak-anak. Umumnya anak-anak sudah mandi pagi dan sarapan. Sedangkan ini, karena kemalasan ibunya, anak-anak terlantar.
2. Pandai sekali Kamu, sampai soal begitu mudah saja semua salah
Artinya: lawan bicara kurang pandai dalam menjawab sehingga ketika berhadapan dengan soal yang mudah masih tetap salah semua.
3. Bagus sekali layangan itu.
Artinya: ketika menghadapi kondisi sebuah layangan tidak bisa terbang dan seseorang mengatakan hal demikian, merupakan contoh majas ironi. Arti sebenarnya adalah layangan tersebut jelek sehingga tidak dapat diterbangkan.
4. Lembut sekali kata-katamu. Sampai sakit hatiku mendengarnya.
Artinya: contoh majas ironi tersebut menyebutkan bahwa seseorang berkata sangat kasar sehingga lawan bicara merasa sakit hati dibuatnya.
5. Kamu sudah mandi berapa kali dalam hitungan jam hingga tubuhmu sangat wangi. Bayangkan saja,bunga-bunga di taman menjadi layu karena kalah bersaing.
Artinya: seseorang malas untuk mandi dan bau badannya sangat tidak enak. Hal tersebut diumpamakan karena terlalu mencium baunya, bunga yang sebelumnya segar menjadi layu.
6. Pakaian yang kamu kenakan sangat sopan. Lihat saja, sampai banyak bagian badan yang terlihat. Aku saja ikut merasa malu melihatnya, kenapa kamu malah suka?
Artinya: seseorang menggunakan pakaian yang sangat minim dan tidak sopan. Orang lain yang mengajaknya bicara merasa malu, tetapi dia tidak merasa risih sama sekali dengan pakaian yang dikenakannya.
7. Cahaya lampu itu sangat terang bagiku. Orang yang ada tepat di sampingku saja sampai tidak terlihat, apalagi yang ada di tempat jauh.
Artinya: lampu yang ada di ruang tersebut pencahayaannya kurang. Hal ini menyebabkan objek yang ada dekat di samping sama sekali tidak terlihat.

