Advertisement
Source : Canva/@Jazmin Tabuena

Baru! Contoh Modul Ajar Deep Learning Siswa Jenjang SD SMP hingga SMA

Untuk menunjang pembelajaran yang terkonsep, maka guru diminta untuk membuat modul ajar. Nah, seperti apa, sih, contohnya? Simak artikel berikut sampai selesai, ya.

4 Agustus 2025 Lintang Filia

Indikator Penilaian

  • Ketepatan dalam mengenali unsur 5W+1H
  • Kelengkapan dan koherensi isi berita
  • Ketepatan penggunaan bahasa baku
  • Kemampuan menyimpulkan informasi secara jelas dan ringkas
Modul Ajar Pendidikan Pancasila untuk Guru Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka

C. Contoh Modul Ajar Deep Learning Siswa SMA

1. Informasi Umum

Judul Modul Ajar: Masa Islam di Nusantara, Teori, Bukti Sejarah, dan Kemunculan Kerajaan Islam

Satuan dan Jenjang Pendidikan: SMA/MA – Kelas X

Fase dan Kelas: Fase E – Kelas X

Mata Pelajaran: Sejarah Indonesia

Deskripsi Umum Modul Ajar:

Modul ini membahas proses masuk dan berkembangnya agama Islam di wilayah Nusantara. Β Siswa akan dikenalkan pada berbagai teori mengenai kedatangan Islam, bukti-bukti sejarah yang memperkuat proses tersebut, serta kemunculan dan perkembangan kerajaan-kerajaan Islam awal seperti Samudera Pasai dan Demak.

Pembelajaran dirancang agar siswa mampu mengaitkan peristiwa sejarah dengan konteks sosial budaya saat itu, serta membangun pemahaman kritis terhadap bukti sejarah yang tersedia.

2. Capaian dan Tujuan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran: Siswa memahami dinamika masuknya Islam ke Nusantara dan mampu menjelaskan perkembangan kerajaan-kerajaan Islam awal beserta pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat.

Tujuan Pembelajaran

  • Menganalisis teori-teori tentang proses masuknya Islam ke Nusantara.
  • Mengevaluasi bukti sejarah yang mendukung teori masuknya Islam.
  • Mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong penyebaran Islam di wilayah maritim Asia Tenggara.
  • Mendeskripsikan sejarah berdirinya dan perkembangan kerajaan Samudera Pasai dan Kesultanan Demak.
  • Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan historis melalui diskusi dan studi sumber primer/sejarah.

3. Kegiatan Pembelajaran

Total Alokasi Jam Pembelajaran: 6 Jam Pelajaran (3 Pertemuan, masing-masing 2 JP)

Model Pembelajaran: Tatap muka/luring dengan pendekatan diskusi kelompok dan eksplorasi visual.

Sarana dan Prasarana:

  • Peta penyebaran Islam di Asia Tenggara
  • Gambar peninggalan sejarah (batu nisan, masjid, manuskrip)
  • Video dokumenter singkat
  • Alat presentasi (LCD atau proyektor)

Prasyarat Kompetensi: Siswa telah memahami perkembangan agama dan kepercayaan pada masa praaksara dan Hindu-Buddha.

Detail Kegiatan Pembelajaran:

Pertemuan 1

  • Pengantar masuknya Islam ke Nusantara.
  • Guru menyampaikan berbagai teori (Gujarat, Arab, Persia) dan bukti sejarah yang mendukung seperti batu nisan, catatan perjalanan, dan artefak.
  • Siswa melakukan diskusi kecil untuk membandingkan masing-masing teori.

Pertemuan 2

  • Fokus pada perkembangan kerajaan Samudera Pasai.
  • Siswa menyimak materi visual tentang letak geografis, raja-raja penting, serta peran Pasai dalam perdagangan maritim dan dakwah Islam.
  • Di akhir, siswa menjawab pertanyaan reflektif tentang dampak Islamisasi terhadap budaya lokal.

Pertemuan 3

  • Membahas Kesultanan Demak sebagai kerajaan Islam penting di Jawa.
  • Kegiatan berupa simulasi debat sejarah tentang peran Wali Songo vs kekuatan politik dalam membesarkan Demak.
  • Siswa membuat infografik sederhana tentang warisan budaya Islam dari masa Demak (masjid, seni ukir, sistem pemerintahan).

Materi Pendukung

  • Handout teori masuknya Islam
  • Gambar batu nisan Sultan Malik al-Saleh
  • Video singkat tentang masjid Agung Demak
  • Kutipan catatan musafir asing abad ke-13

4. Rencana Asesmen

Asesmen Formatif

  • Pertanyaan reflektif dan diskusi kelompok di setiap akhir pertemuan untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi.

Asesmen Sumatif

  • Tugas individu berupa esai singkat β€œApakah bukti masuknya Islam ke Nusantara cukup kuat untuk membuktikan salah satu teori?”
  • Siswa juga diminta membuat presentasi kelompok tentang salah satu kerajaan Islam awal dan warisan budayanya.

Indikator Penilaian

  • Kejelasan argumen dalam menjelaskan teori masuknya Islam
  • Ketepatan dalam menyampaikan informasi sejarah kerajaan
  • Kualitas kerja sama dalam kelompok
  • Kemampuan menganalisis dan menyimpulkan data sejarah secara kritis
Contoh Modul Ajar Berdiferensiasi untuk Siswa SD SMP SMA/SMK dan Cara Membuatnya

Penutup

Itulah tadi berbagai contoh modul ajar deep learning siswa SD, SMP dan SMA yang bisa dijadikan panduan atau acuan pembuatan. Semoga bermanfaat, ya.

Jangan lupa mampir ke blog Mamikos untuk mendapatkan artikel menarik seputar metode ajar, modul ajar, contoh pembelajaran mandiri dan masih banyak lagi. πŸŽ€

Referensi:


Halaman:

Advertisement