Advertisement
Source : Canva/@Kameleon007

5 Contoh Narasi Raport PAUD dan TK Semester 1 Kurikulum Merdeka 2026

Bagi Anda yang sedang mengerjakan raport, Mamikos memiliki beberapa contoh narasi bagi PAUD dan TK. Simak sampai habis, ya.

7 Juni 2026 Lintang Filia

C. Capaian Penilaian Dasar Literasi, Matematika, Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Seni

Senja menunjukkan minat yang besar pada kegiatan bercerita dan menggambar serta mampu menyebutkan huruf-huruf dalam namanya dan mengenali angka hingga 10.

Dalam kegiatan eksplorasi sains, Senja sangat antusias saat mencoba permainan air dan pasir. Kreativitasnya juga berkembang pesat, terlihat dari gambar yang penuh warna dan pola yang mulai teratur.

Pada pembelajaran selanjutnya, Senja akan berlatih mengenali hubungan sederhana antara angka dan benda untuk mendukung pemahaman dasar matematika.

Sehingga kami menyarankan orang tua mendampingi Senja dalam kegiatan seperti membaca buku cerita bergambar atau menghitung benda-benda sederhana di rumah.

Ayah dan BundaΒ  juga bisa meluangkan waktu untuk mengajak Senja mencoba hal baru, seperti melukis atau merakit mainan.

10 Contoh Catatan Proses Rapor P5 SD Kelas 1 – 4 Kurikulum Merdeka 2026

2. Contoh Narasi Raport PAUD dan TK Semester 1 untuk Peserta Didik dengan Capaian Pembelajaran Belum Optimal

Namun, bagaimana jika peserta didik memiliki kekurangan atau belum mencapai capaian pembelajaran? Bagaimana menulis narasi yang tidak menyinggung dan menjelek-jelekkan kondisi peserta didik pada orangtua?

Nah, contoh di bawah ini merupakan narasi Raport TK yang tidak memenuhi capaian pembelajaran.

A. Capaian Pembelajaran Nilai Agama dan Budi Pekerti

Ananda Nabila sudah mulai mengenal kebiasaan baik seperti mengucapkan salam kepada guru dan teman-teman, meskipun masih perlu dorongan.

Nabila juga sudah paham tentang pentingnya menjaga kebersihan, seperti mencuci tangan sebelum makan, walaupun sering kali menunggu instruksi terlebih dahulu.

Dalam berdoa, Nabila mengikuti dengan baik, tetapi tampak Nabila belum berani memimpin doa di depan teman-temannya.

Namun, Ayah dan Bunda jangan khawatir karena kami akan memberikan lebih banyak kesempatan kepada Nabila untuk berpartisipasi dalam kegiatan kelompok yang sederhana, seperti bermain permainan kecil yang melibatkan teman.

Selain itu, kami akan membimbing Nabila agar lebih percaya diri menyampaikan salam atau berdoa secara perlahan.

Kami berharap Ayah dan Bunda di rumah dapat memberikan dukungan dengan melibatkan Nabila dalam aktivitas sosial sederhana di rumah, seperti menyapa anggota keluarga atau membantu menyajikan makanan saat ada tamu.

Setelahnya, Ayah dan Bunda juga bisa memberikan pujian kecil setiap kali Nabila menunjukkan inisiatif dalam berbuat baik, agar ia lebih percaya diri.

B. Capaian Pembelajaran Jati Diri

Nabila masih tampak ragu-ragu untuk bergabung dengan teman-teman saat bermain, sering kali memilih mengamati dari kejauhan.

Dalam hal pengelolaan emosi, Nabila lebih banyak diam ketika merasa tidak nyaman, tetapi ia mulai merespons dengan baik ketika diajak berbicara secara perlahan.

Nabila juga menunjukkan hubungan sosial yang baik dengan guru, meskipun belum banyak berinteraksi dengan teman sebayanya.

Kami akan lebih sering mengajak Nabila untuk terlibat dalam aktivitas yang melatih keberaniannya, seperti memberikan tugas sederhana di depan teman-teman atau bermain peran.

Kami juga akan terus mendukungnya untuk mengekspresikan perasaan dengan lebih bebas melalui kegiatan seperti menggambar atau bercerita.

Sebagai guru, kami berharap Ayah dan Bunda dapat memberikan lebih banyak kesempatan bagi Nabila untuk bermain bersama anak-anak lain di lingkungan rumah.

Mengajaknya berbicara tentang perasaan dan memberikan motivasi untuk mencoba hal baru juga dapat membantu meningkatkan rasa percaya dirinya.

C. Capaian Pembelajaran Dasar Literasi, Matematika, Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Seni

Nabila menunjukkan ketertarikan yang baik pada kegiatan seni, seperti menggambar dan mewarnai, meskipun ia lebih suka bekerja sendiri dibandingkan dalam kelompok.

Dalam mengenali huruf dan angka, ia mampu mengikuti arahan dengan baik tetapi cenderung diam jika merasa kurang yakin. Saat kegiatan eksplorasi seperti bermain pasir atau air, Nabila tampak menikmatinya tetapi cenderung menunggu teman-teman selesai dulu.

Di semester depan, kami akan membantu Nabila mengembangkan rasa percaya dirinya dalam kegiatan kelompok dengan memberikan tantangan yang sederhana tetapi menyenangkan.

Selain itu, kami akan memperkenalkan kegiatan baru yang mendorongnya untuk lebih aktif berinteraksi, seperti bermain puzzle bersama teman-teman.

Kami berharap orang tua dapat mendukung Nabila dengan melibatkan dirinya dalam aktivitas berbasis kelompok di rumah, seperti bermain teka-teki atau menyusun balok bersama keluarga.

Nabila juga perlu mencoba hal-hal baru dengan dukungan emosional yang positif juga akan membantu memperkuat kepercayaan dirinya.

Halaman:

Advertisement