5 Contoh Naskah Drama tentang Persahabatan Singkat dan Menarik
Apakah kamu pernah menulis naskah drama? Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai contoh naskah drama singkat bertemakan persahabatan.
Contoh 4 – Naskah Drama tentang Persahabatan
Di suatu sekolah sedang diadakan pertandingan sepak bola antar kelas. Kali ini yang bertanding adalah kelas XII IPS 2 dan XII IPS 3.
Dalam pertandingan tersebut, sekelompok genk yang sudah lama bersahabatan harus menjadi lawan. Mereka yakni Ari, Boni, Chandra, Dedy dan Egga.
Ari, Boni, Chandra membela tim XII IPS 2, sedangkan Dedy dan Egga membela XII IPS 3. Di antara mereka, Ari lah yang paling berbakat bermain bola.
Bahkan, ia kerap dijuluki sebagai mesin gol dari timnya. Namun, kali ini ia tengah dilanda kegalauan karena harus membobol gawang yang dijaga oleh temannya sendiri, Egga.
Ari: “Kemarin Egga minta supaya aku tidak bermain dengan kekuatan penuh hari ini. Agar gawangnya tidak sampai kebobolan.”
Beni: “Wah kok gitu, ri? Dalam olahraga bukannya kita harus menjunjung tinggi sportivitas?”
Chandra: “Udah cuekin saja ri. Saya tahu kita sahabatan, tapi itu kan di luar lapangan.”
Ari: “Oke deh. Semoga Egga dan Dedy mau mengerti ya”
Laga pun dimulai. Kemudian di menit ke-10, Ari membobol gawang yang dijaga Egga. Wajah Ega pun tampak mulai masam.
Daud: “Ga, kok itu si Ari mainnya maksimal banget. Apa sudah kamu bilangin dia?”
Ega: “Sudah Ud, entah kenapa tuh mereka. Tidak hanya Ari, Boni dan Chandra juga mainnya semangat banget.”
Gol demi gol pun kembali dicetak. Sehingga laga sepak bola tersebut akhirnya berakhir dengan skor 4-0 untuk kemenangan XII IPS 2. Selesai pertandingan, mereka berlima berkumpul di tempat biasa. Tempat favorit mereka berkumpul setiap pulang sekolah.
Ega: “Parah kamu, Ri. Kok tega banget mempermalukan aku sampai kebobolan 4 gol.”
Ari: “Wah, gimana dong ga. Biar bagaimana pun sportivitas harus dijunjung tinggi dong hahaha.”
Deddy: “Kita kan sahabatan sudah lama ri, masa tega gitu sih. Kalau kamu tidak terus-terusan membobol gawang Egga, pertandingan tadi bisa saja imbang 1-1 kan tadi.”
Beni: “Saya paham kita sahabatan, tapi benar kata Aji. Kalau kita tidak bermain sportif, itu artinya kita mengkhianati semua orang.”
Ega: “Tapi iya Ded, ada benarnya juga yang dikatakan mereka. Kita akan mengkhianati olahraga kalau tidak menjunjung sportivitas. Ya sudah, saya minta maaf ya Ri, Bon, Dra.”
Chandra: “Iya sama-sama. Intinya kita tetap sahabatan. Kita hanya menjadi lawan saat di tengah lapangan saja.”
Ari: “Nah gitu dong. Ya udah, pada lapar kan kalian? Main ke rumah saya yuk, Ibu saya masak banyak katanya.”
Mereka pun menuju rumah Ari dengan penuh sukacita. Sportivitas dijunjung tinggi, dan persahabatan pun tetap terjaga.
Halaman:
