Advertisement
Source : freepik.com/wirestock

Contoh Pelapukan Fisika Berdasarkan Jenis dan Penjelasannya Lengkap

Ada beberapa jenis pelapukan, namun di kesempatan kali ini Mamikos punya penjelasan dan contoh dari pelapukan fisika yang bisa kamu baca di sini.

8 Januari 2025 Nana

5. Perubahan Air Garam menjadi Kristal

Di saat siang hari, air yang mengandung garam akan mengalami penguapan, sementara garam mengkristal. Kristal garam tersebut dapat membuat batuan di sekitarnya tergores atau rusak.

Pelapukan mekanik karena perubahan air garam menjadi kristal ini biasanya terjadi di batuan karang sekitar pantai.

Contoh Pelapukan Fisika dan Penjelasannya

Pelapukan fisika atau pelapukan mekanik merupakan suatu proses pemecahan batuan menjadi beberapa fragmen kecil tanpa mengubah komposisi kimianya. Simak beberapa contoh dari pelapukan fisika berdasarkan penyebabnya sebagai berikut ini:

1. Perubahan Suhu (Pelapukan Termal)

Perubahan suhu secara ekstrem menyebabkan batuan memuai saat suhu panas dan menyusut ketika dingin. Siklus pemuaian dan penyusutan tersebut menciptakan retakan yang akhirnya memecah batuan.

Contoh:

  • Di Gurun: Batuan besar yang ada di gurun seperti Sahara mengalami perpecahan karena adanya perbedaan suhu siang dan malam yang sangat besar.
  • Pada Gunung Berapi: Lava yang mengeras mengalami retakan saat mendingin setelah terjadinya letusan.

2. Pembekuan dan Pencairan Air

Air yang masuk ke celah-celah batuan membeku saat suhu dingin, menyebabkan volume air meningkat hingga 9%. Tekanan dari pembekuan tersebut memperluas retakan yang kemudian memecah batuan.

Contoh:

  • Di Pegunungan: Batuan yang menjadi retak akibat air hujan yang membeku selama musim dingin.
  • Di Lingkungan Subarktik atau Alpine: Retakan yang terjadi pada tebing atau lereng akibat siklus pembekuan dan pencairan es.

3. Tekanan dan Pelepasan Tekanan

Lapisan atas batuan yang terkikis akan mengurangi tekanan pada lapisan bawah. Batuan yang sebelumnya tertekan kemudian mengembang, membentuk retakan horizontal yang menyebabkan pelapisan dan pecahnya bebatuan.

Contoh:

  • Pada Kubah Granit: Batuan granit yang ada di Yosemite National Park, Amerika Serikat, menunjukkan pelapisan karena adanya pelepasan tekanan.
  • Di Daerah Tambang: Batuan di tambang terbuka yang terkelupas setelah lapisan atasnya dihilangkan.
45 Cara Mencegah Korosi pada Besi dan Logam yang Efektif

4. Aktivitas Biologis

Meskipun melibatkan makhluk hidup, aktivitas satu ini tetap tergolong pelapukan fisika sebab hanya menimbulkan tekanan mekanis pada batuan.

Contoh:

  • Akar Pohon: Akar pohon yang tumbuh di celah batuan menjadi penyebab adanya retakan besar dan pecahnya batuan.
  • Hewan Penggali: Aktivitas hewan seperti tikus, kelinci, atau cacing tanah yang menggali lubang di sekitar batuan akan mempercepat proses perpecahan batuan.

5. Abrasi

Batuan dapat hancur akibat gesekan dengan material lain, misalnya saja pasir, kerikil, atau air yang bergerak.

Contoh:

  • Di Sungai: Batuan di dasar sungai yang halus karena gesekan secara terus-menerus dengan aliran air dan partikel pasir.
  • Di Pantai: Bebatuan kecil di tepi pantai yang terkikis akibat adanya gelombang air laut.
  • Di Gurun: Adanya goresan pada permukaan batu akibat tiupan angin yang membawa pasir.

6. Kristalisasi Garam

Air yang mengandung garam menguap di celah batuan, kemudian meninggalkan kristal garam. Kristal tersebut tumbuh dan memberi tekanan pada batuan sehingga retak.

Contoh:

  • Di Pesisir Laut: Batuan di daerah pantai yang terkena air laut sering mengalami retakan akibat kristalisasi garam ini.
  • Di Daerah Gurun: Tanah dan batuan yang mengandung larutan garam mengering akan menjadi pemicu perpecahan batuan.

7. Pelapukan oleh Es dan Salju (Glasial)

Adanya pergerakan gletser atau es menjadi penyebab adanya tekanan besar pada batuan, yang akhirnya pecah atau terkikis.

Contoh:

  • Di Kutub Utara: Adanya batuan dasar yang terkikis oleh pergerakan gletser.
  • Di Pegunungan Alpen: Kerikil besar yang berasal dari batuan yang pecah akibat adanya tekanan gletser.

Halaman:

Advertisement