Contoh Pelapukan Fisika Berdasarkan Jenis dan Penjelasannya Lengkap
Ada beberapa jenis pelapukan, namun di kesempatan kali ini Mamikos punya penjelasan dan contoh dari pelapukan fisika yang bisa kamu baca di sini.
8. Efek Tekanan Tumbukan
Batuan yang terkena tumbukan langsung dari benda berat atau jatuh dari ketinggian tinggi dapat mengalami keretakan hingga pecah.
Contoh:
- Di Lereng Gunung: Batuan besar yang pecah saat terjatuh dari tebing.
- Di Kawasan Tambang: Pecahan batuan akibat adanya aktivitas alat berat.
Akhir
Penjelasan lengkap berikut contoh-contoh pelapukan fisika berdasarkan jenisnya di artikel Mamikos ini harus Mamikos sudahi dulu sampai di sini. 📖💯
Mudah-mudahan apa yang telah kamu baca dan simak pada penjelasan dan contoh pelapukan fisika berdasarkan jenisnya di sini dapat memperkaya wawasan dan mempertajam pengetahuan kamu.
Temukan lebih banyak ulasan menarik di blog Mamikos ini, seperti contoh ekosistem darat beserta gambar dan contoh peranan virus yang merugikan dan menguntungkan yang dapat kamu baca secara gratis.
FAQ
Ada beberapa contoh dari pelapukan fisika, di antaranya adalah adanya perbedaan temperatur yang tinggi. Pelapukan ini terutama terjadi di daerah yang beriklim kontinental atau beriklim gurun. Kemudian ada pembekuan air di dalam batuan. Pelapukan tersebut dapat terjadi di daerah yang beriklim sedang. Lalu, berubahnya air garam menjadi kristal. Pelapukan ini juga dapat terjadi di kawasan pantai.
Pelapukan fisik dapat terjadi dikarenakan suhu, tekanan, embun beku, aktivitas akar, dan hewan penggali. Contohnya adalah retakan yang dieksploitasi oleh pelapukan fisik akan meningkatkan luas permukaan yang terpapar aksi kimia, sehingga meningkatkan laju disintegrasi.
Pelapukan merupakan suatu perubahan atau penghancuran dalam batuan pada permukaan bumi yang disebabkan faktor biologi, kimia, atau fisika. Terdapat tiga macam atau jenis proses pelapukan pada batuan yang perlu dipahami yakni pelapukan mekanik, kimiawi, dan organik.
Berikut ini adalah beberapa contoh dari pelapukan kimiawi, di antaranya adalah Pelapukan yang terjadi pada besi berkarat, terbentuknya stalaktit dan stalakmit pada gua-gua kapur akibat dari proses pelarutan air di daerah kapur yang berlangsung secara terus menerus, dan pecahnya batuan yang terlalu banyak akibat terkena garam laut.
Hampir semua hewan yang menggali lubang dapat menjadi penyebab akan pelapukan mekanis. Semut, cacing, tikus, anjing hutan, dan kelinci hanyalah beberapa hewan yang berkontribusi terhadap pelapukan tersebut.
Referensi:
Faktor Penyebab Pelapukan Mekanik pada Batuan dan Penjelasannya [daring]. Tautan: https://tirto.id/faktor-penyebab-pelapukan-mekanik-pada-batuan-dan-penjelasannya-gBBp
Halaman:

