10 Contoh Penalaran Deduktif beserta Penjelasan dan Pengertiannya Lengkap

10 Contoh Penalaran Deduktif beserta Penjelasan dan Pengertiannya Lengkap – Penalaran deduktif merupakan salah satu kemampuan yang harus kamu miliki agar mempermudah kamu dalam mengambil keputusan.

Lalu, apa maksud dan contohnya?

Di artikel ini Mamikos sudah menyiapkan semua jawabannya lengkap untuk kamu. Yuk, simak dengan baik!

Pengertian hingga Contoh Penalaran Deduktif

unsplash.com/@neonbrand

Penalaran merupakan aktivitas kognitif guna menilai dan menarik kesimpulan tertentu berdasarkan suatu informasi yang didapatkan dengan menggunakan logika.

Nah, penalaran logis sendiri umumnya terbagi menjadi dua, yakni penalaran deduktif dan induktif. Keduanya merupakan cara berpikir logis atau bernalar namun dengan pendekatan yang berbeda.

Ketika kamu menjalani proses rekrutmen kerja, salah satu tahapan yang harus dilalui adalah psikotes.

Nah, dalam tes tersebut, kamu mungkin saja akan menemukan soal penalaran deduktif beserta contohnya.

Berhubungan dengan hal tersebut, artikel kali ini akan membahas terkait pengertian hingga contoh penalaran deduktif.

Bagi kamu yang masih merasa bingung akan penalaran deduktif, yuk simak dengan baik informasi selengkapnya berikut ini.

Apa
yang dimaksud dengan Penalaran Deduktif?

Sebelum kita membahas lebih jauh seputar contoh dari penalaran deduktif, tentu kamu harus paham terlebih dahulu seputar pengertian dari penalaran deduktif itu sendiri.

Diketahui, penalaran deduktif atau deductive reasoning merupakan sebuah proses menarik kesimpulan dari sebuah premis umum guna membuat sebuah kesimpulan khusus yang logis.

Sederhananya, penalaran deduktif merupakan cara mengambil kesimpulan secara logis berdasarkan premis-premis yang ada.

Lantas, apa perbedaan penalaran deduktif dan penalaran induktif? Nah, perlu kamu pahami bahwa penalaran deduktif itu berangkat dari premis umum ke kesimpulan yang spesifik.

Sedangkan, penalaran induktif mulai dari premis spesifik ke kesimpulan umum (generalisasi).

Selain itu, kesimpulan dari penalaran deduktif haruslah valid atau benar. Namun, kesimpulan dari penalaran induktif memiliki kemungkinan benar karena sains bisa berubah dan terus berkembang.

Mengingat penalaran induktif mengambil kesimpulan dari premis-premis umum (pengamatan, data, fakta) yang kemudian mengambil kesimpulan yang bersifat spesifik (hipotesis).

Manfaat
dari Penalaran Deduktif

Nah,
berikut ini adalah beberapa manfaat dari penalaran deduktif:

1.
Problem-solving

Penalaran deduktif biasanya digunakan saat melakukan problem-solving dengan cara membuat beberapa asumsi menjadi inti masalah yang harus diselesaikan.

Setelah itu, kamu bisa mencari asumsi mana yang paling dekat dan terkait dengan masalah dan mencari solusinya berdasarkan asumsi tersebut.

2.
Meningkatkan kerja sama tim

Jika kamu merupakan seorang leader atau team player, penalaran deduktif bisa digunakan untuk membuat seluruh anggota tim bekerja dengan baik.

Sebagai contoh, kamu melihat anggota tim kamu sulit untuk bekerja sama karena memiliki perbedaan hingga gaya kerja.

Maka, langkah yang bisa kamu ambil adalah memerhatikan seluruh anggota tim dan melihat bagaimana gaya bekerja mereka satu per satu.

Kemudian, kamu bisa menanyakan kepada anggota tim tentang permasalahan seperti apa yang paling sulit dihadapi ketika bekerja.

Jika seluruh informasi sudah terkumpul, kamu pun bisa mencari cara untuk memastikan semua anggota tim bisa bekerja sama dengan baik dan menghasilkan performa terbaik.

3.
Pelayanan konsumen

Dalam dunia kerja, penalaran deduktif juga bisa digunakan untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh klien atau konsumen.

Contohnya, kamu mendapatkan keluhan dari klien bahwa mereka tidak mengetahui progress proyek dan tidak diberikan informasi sama sekali mengenai proyek tersebut.

Dari situ, kamu bisa mengetahui dua hal, klien yang tidak puas dan juga klien yang tidak mendapatkan informasi mengenai progress dari proyeknya.

Dengan menggunakan penalaran deduktif, kamu dapat membuat keputusan yang tepat untuk menyelesaikan masalah berdasarkan kedua informasi tersebut.

4.
Pengambilan keputusan

Ketika kamu baru menyelesaikan pendidikan ataupun sudah bekerja, penalaran deduktif dapat melatih kamu dalam mengambil keputusan yang penting.

Khususnya terkait posisi manajerial yang memerlukan kemampuan pengambilan keputusan secara efektif.

5.
Penyelesaian konflik

Salah satu manfaat yang juga bisa kamu rasakan dengan menerapkan penalaran deduktif adalah penyelesaian konflik yang terjadi di antara anggota tim.

Penyelesaian konflik tentu membutuhkan kesimpulan atau konklusi dari suatu informasi.

Sebelum menyelesaikan konflik, kamu wajib untuk mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan konflik terlebih dahulu.

6.
Mengenali situasi dengan baik

Menerapkan penalaran deduktif berarti kamu bisa melihat situasi dengan baik sebelum mengambil suatu keputusan.

Dengan memiliki hipotesis terkait suatu hal, kamu pun dapat mengembangkan kemampuan berpikir dengan mengenali situasi dan mengumpulkan informasi sebelum membuat keputusan.

7.
Produktivitas

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, proses penalaran deduktif bermanfaat untuk meningkatkan kerja sama antar anggota tim.

Kerja sama tim yang baik tentu menjadi salah satu kunci produktivitas dalam suatu perusahaan.

Proses penalaran deduktif dapat membantu koordinasi dengan baik serta mengidentifikasi permasalah dan membantu tim menyelaraskan tujuan.

Contoh
Penalaran Deduktif

Umumnya, penalaran deduktif mengambil kesimpulan secara logis berdasarkan premis yang ditemukan.

Premis di sini adalah asumsi, pemikiran, dan landasan kesimpulan yang dianggap benar. Nah, berikut adalah beberapa contoh penalaran deduktif.

Contoh Penalaran Deduktif Bagian 1

Contoh Penalaran Deduktif 1

Premis
1: Andi suka mengonsumsi makan-makanan bergizi.

Premis
2: Orang yang suka mengonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna, tubuhnya sehat.

Kesimpulan:
Andi memiliki tubuh yang sehat.

Contoh Penalaran Deduktif 2

Premis
1: Setiap hewan merupakan makhluk hidup ciptaan Tuhan.

Premis
2: Gajah adalah salah satu jenis hewan.

Kesimpulan:
Gajah adalah makhluk hidup ciptaan Tuhan.

Contoh Penalaran Deduktif 3

Premis
1: Budi adalah seorang polisi atau tentara.

Premis
2: Budi seorang polisi.

Kesimpulan:
Budi bukan seorang tentara.

Contoh Penalaran Deduktif 4

Premis
1: Semua peserta didik di SMA Negeri 1 adalah murid yang rajin.

Premis
2: Cintia adalah seorang murid.

Kesimpulan:
Cintia adalah seseorang yang rajin.

Contoh Penalaran Deduktif 5

Premis
1: Seluruh masyarakat di dunia harus stay di rumah karena wabah virus Covid-19.

Premis
2: Keluarga Claire tinggal di Inggris.

Kesimpulan. Keluarga Claire harus stay di rumah karena wabah virus Covid-19.

Contoh Penalaran Deduktif Bagian 2

Contoh Penalaran Deduktif 6

Premis
1: Penderita penyakit lambung atau maag tidak boleh telat makan dan mengkonsumsi
makanan pedas.

Premis
2: Beni mengidap penyakit lambung atau maag.

Kesimpulan:
Beni tidak boleh telat makan dan mengkonsumsi makanan pedas.

Contoh Penalaran Deduktif 7

Premis
1: Jika menjadi seorang ibu, pastinya sudah memiliki anak.

Premis
2: Kamu adalah seorang ibu.

Kesimpulan:
Kamu sudah memiliki anak.

Contoh Penalaran Deduktif 8

Premis
1: Jika hari ini mendung, maka saya akan menyiapkan payung di dalam mobil.

Premis
2: Hari ini mendung.

Kesimpulan:
Hari ini saya akan menyiapkan payung di dalam mobil.

Contoh Penalaran Deduktif 9

Premis
1: Apabila besok hari senin, maka saya akan berangkat awal ke sekolah agar
tidak telat mengikuti upacara bendera.

Premis
2: Hari ini adalah hari senin.

Kesimpulan:
Hari ini saya akan berangkat awal ke sekolah agar tidak telat mengikuti upacara
bendera.

Contoh Penalaran Deduktif 10

Premis
1: Semua batu memiliki ciri sangat keras.

Premis
2: Intan adalah salah satu jenis bebatuan.

Kesimpulan:
Intan memiliki ciri sangat keras.

Nah, itulah informasi yang bisa Mamikos rangkum tentang penalaran deduktif lengkap dengan pengertian hingga contohnya.

Semoga informasi di atas bisa menambah wawasan kamu seputar penalaran deduktif, ya!

Jika kamu ingin mengulik informasi terbaru dan bermanfaat lainnya, kamu bisa kunjungi situs blog Mamikos dan temukan informasinya di sana.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta