20 Contoh Penerapan Nanoteknologi di Berbagai Bidang dan Penjelasannya
Nanoteknologi merupakan cabang ilmu kimia dan teknologi yang perkembangannya berdampak positif bagi manusia. Simak contoh penerapan nanoteknologi di berbagai bidang lewat uraian berikut, ya!
Contoh Penerapan Nanoteknologi di Bidang Kesehatan
Penerapan nanoteknologi di bidang medis atau kesehatan yaitu:
1. Nanomedicine
Nanomedicine yang dikembangkan oleh para ilmuwan dimaksudkan untuk mengatasi masalah pada teknologi konvensional, diantaranya yaitu untuk membunuh sel kanker secara efektif, diagnosa serta penggantian organ dengan cepat.
2. Nanoshells
Nanoshells berupa bola kaca berukuran mikroskopis yang dilapisi oleh emas. Nanoshells dirancang untuk mengikat komponen-komponen tertentu dalam tubuh yang kemudian dipanaskan dengan laser untuk menghancurkan jaringan yang rusak.
Nanoshells juga dimaksudkan untuk dapat mendeteksi adanya sel kanker serta mengobatinya.
3. Vaksin Instan
Tim peneliti dari University of Washington (UW) telah mengadakan uji coba menggunakan tikus dengan menyuntikan nanopartikel dengan protein rekayasa yang meniru efek infeksi dan mengikat kalsium fosfat.
Setelah 3 bulan didapatkan tikus yang telah terjangkit penyakit memproduksi sel T “pembunuh” tiga kali lipat lebih banyak dari jumlah awal.
Hal ini menunjukkan bahwa nanopartikel sukses dalam mengangkut protein ke kelenjar getah bening sehingga nanopartikel terbukti mengaktifkan respons imun yang kuat.
Dengan hasil ini diharapkan proses produksi vaksin secara konvensional yang memakan banyak waktu karena diproduksi massal di satu tempat baru kemudian didistribusikan akan menjadi lebih singkat.
Contoh Penerapan Nanoteknologi di Bidang Pertanian
Di bidang pertanian, nanoteknologi juga memiliki peran tersendiri yaitu antara lain:
1. Smart Field Systems
Penerapan nanoteknologi dan sensor dapat digabungkan untuk memantau dan mengelola kegiatan pertanian secara lebih optimal.
Teknologi ini memungkinkan kita untuk mengolah lahan lebih efisien dengan pendeteksian kelembapan tanah, suhu, nutrisi serta kondisi tanaman yang lebih mendalam.
2. Pupuk
Pupuk dengan nanopartikel dirancang untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyerapan nutrisi oleh tanaman.
Pupuk dibuat dalam ukuran nano sehingga distribusi nutrisi akan lebih merata sesuai dengan kebutuhan tanaman.
Contoh Penerapan Nanoteknologi di Bidang Konveksi
Di bidang konveksi, nanoteknologi menghasilkan beberapa jenis kain yang memiliki kualitas lebih dibanding kain konvensional, di antaranya:
1. Kain Antimikroba
Nanoteknologi berupa nanopartikel perak bisa dimanfaatkan untuk memproduksi kain yang bisa melawan mikroorganisme seperti bakteri dan jamur.
Pakaian semacam ini sangat berguna bagi orang-orang yang bekerja di bidang medis, olahraga serta pekerjaan lain yang menuntut kehigienisan tinggi.
