14 Contoh Puisi Lama dan Puisi Baru beserta Contoh dan Perbedaannya
Puisi terbagi menjadi dua jenis, yakni puisi lama dan puisi baru. Nah, berikut akan kita bahas lengkap perbedaan keduanya hingga contohnya. Simak hingga bagian akhir artikel untuk mendapatkan jawabannya.
Selain itu, puisi lama juga masih terikat dengan sifat, watak, serta adat istiadat zaman dahulu. Puisi jenis ini juga mengungkapkan curahan hati (curhat) yang terjadi dan dialami oleh masyarakat pada waktu itu.
Adapun berikut ciri-ciri khusus dari puisi lama yang perlu kamu ketahui:
- Puisi lama terikat dengan aturan, contohnya peraturan pada jumlah baris per bait, jumlah suku kata, kalimat, hingga irama.
- Puisi lama biasanya ditemukan dalam bentuk anonim (tidak tertera nama penulis atau pengarangnya).
- Puisi lama memiliki gaya bahasa yang cenderung statis atau tetap. Selain itu, terdapat pemakaian bahasa klise.
- Puisi lama dikategorikan sebagai sastra lisan. Hal tersebut dikarenakan puisi lama disampaikan atau diajarkan dari mulut ke mulut.
Apa yang Dimaksud Puisi Baru?
Jika sebelumnya sudah dijabarkan pengertian dan ciri dari puisi lama, kamu juga perlu mengetahui pengertian dan ciri dari puisi baru.
Nah, puisi baru adalah karya sastra yang bebas dan tidak terikat dengan aturan-aturan. Sering disebut dengan istilah puisi modern, puisi baru merupakan bentuk pengembangan dari puisi lama.
Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan beberapa nama penyair, seperti W.S. Rendra dan Chairil Anwar? Keduanya banyak menciptakan puisi baru yang indah, loh.
Berikut adalah beberapa ciri dari puisi baru yang perlu kamu ketahui:
- Pengarang atau penyair tercantum di dalam karyanya.
- Iramanya dinamis mengikuti suasana hati penulis.
- Sifatnya lebih bebas, tidak terikat pada aturan dalam bentuk penulisannya.
- Disebarkan melalui lisan maupun tulisan.
- Umumnya, puisi baru berisi tentang curahan hati penyair.
Perbedaan Puisi Lama dengan Puisi Baru
Setelah memahami pengertian dari puisi lama dengan puisi baru, tentu kamu sudah mendapatkan gambaran tentang perbedaan keduanya bukan?
Jadi, puisi lama memiliki aturan tertentu, seperti rima, persajakan, jumlah kata di setiap baris jumlah baris, dan irama.
Sementara itu, puisi baru tidak bergantung pada aturan-aturan tersebut dan struktur penulisannya juga jauh lebih bebas.
Selanjutnya, pada puisi lama, pengarang atau penyair umumnya tidak diketahui. Puisi lama juga berisikan nasehat yang dianggap bagian dari budaya yang disampaikan secara turun temurun, sehingga masyarakat lebih mementingkan nilai yang terkandung di dalamnya.
Sementara pengarang puisi baru biasanya tercantum namanya di dalam karya-karyanya.
Nah, karena isi puisi lama isinya cenderung berupa nasehat, maka bentuk penyampaiannya juga hanya melalui lisan saja. Sedangkan, puisi baru dapat berupa lisan maupun tulisan.
Halaman:


