Advertisement
Source : Canva/@pixelshot

15 Contoh Sikap Optimis, Ikhtiar, Kompetitif dan Tawakal dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam Islam terdapat empat kunci utama dalam berperilaku, yaitu optimis, ikhtiar, kompetitif, dan tawakal. Lalu, seperti apa penerapannya pada keseharian itu? Simak informasinya di bawah ini.

29 September 2024 Syifa

Perilaku Kompetisi dalam Al-Quran

“Dan Kami telah menurunkan kitab (Al-Quran) kepadamu (Muhammad SAW) dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya, maka putuskanlah perkara mereka menuntut apa yang diturunkan Allah SWT dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu . Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja, tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-ya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu diberitahukan-Nya kepada mu terhadap apa yang dahulu kamu perselisihkan.” (Q.S. Al-Maidah: 48)

Maksud dari ayat dalam surat Al-Maidah di atas adalah Allah SWT yang memberi perintah kepada seluruh hamba-Nya untuk berkompetisi.

Adanya kompetisi inilah yang kemudian memunculkan sikap kompetitif. Namun, perlu diingat bahwa Allah memerintah untuk bersaing atau berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan.

Sikap Tawakal, Ikhtiar, dan Optimis dalam Hadits Rasulullah SAW

Sikap Optimis dalam Hadits Rasulullah SAW

“Dari Abu Hurairah berkata: Rasulullah SAW bersabda, ‘Tidak thiyaroh (takhayul, beranggapan sial karena melihat burung atau yang lainnya) tetapi yang baik itu adalah al-fa’lu (rasa optimis.’ Dikatakan kepada beliau, ‘Wahai Rasulullah apa itu al-fa’lu?’ Beliau SAW menjawab, ‘Kalimat baik yang salah satu dari kalian mendengarnya.’” (H.R. Ahmad)

13 Contoh Pidato Bahasa Inggris beserta Artinya

Sikap Ikhtiar dalam Hadits Rasulullah SAW

“Diriwayatkan dari Az-Zubair bin Al-Awam r.a. dari Nabi SAW bersabda, ‘Demi Zat yang jiwaku berada ditangan-Nya, sungguh seseorang dari kalian yang mengambil talinya lalu dia mencari seikat kayu bakar dan dibawa dengan punggungnya kemudian dia menjualnya lalu Allah mencukupkannya dengan kayu itu lebih baik baginya daripada dia meminta-minta kepada manusia, baik manusia itu memberinya atau menolaknya.’” (H.R. Bukhari)

Sikap Tawakal dalam Hadits Rasulullah SAW

“Telah bercerita kepada kami Al-Mughirah bin Abu Qurrah As-Sadusi berkata: Aku mendengar Anas bin Malik berkata, ada seorang lelaki yang bertanya, ‘Wahai Rasulullah apakah aku harus mengikat untaku kemudian bertawakal atau aku melepaskannya kemudian bertawakal?’ Beliau menjawab, ‘Ikatlah untamu kemudian bertawakallah.’” (H.R. Tirmidzi)

Halaman:

Advertisement