Advertisement
Source : Canva/@pixelshot

15 Contoh Sikap Optimis, Ikhtiar, Kompetitif dan Tawakal dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam Islam terdapat empat kunci utama dalam berperilaku, yaitu optimis, ikhtiar, kompetitif, dan tawakal. Lalu, seperti apa penerapannya pada keseharian itu? Simak informasinya di bawah ini.

29 September 2024 Syifa

Sikap Tawakal, Optimis, Ikhtiar, dan Kompetitif dalam Al-Quran

Perilaku ikhtiar dan tawakal merupakan sikap terpuji yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh manusia.

Al-Quran sebagai pedoman hidup umat manusia memuat sejumlah perintah untuk bekal dalam kehidupan sehari-harinya. Di antaranya, Al-Quran membahas perilaku tawakal dan ikhtiar. Berikut adalah uraiannya:

Arti As Sami, Al Khabir, Al Bashir dalam Asmaul Husna adalah Allah Maha

Perilaku Optimis dalam Al-Quran

“Katakanlah, ‘Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.’” (Q.S. Az-Zumar: 53)

Pada ayat di atas, dijelaskan perintah untuk bersikap optimis. Perilaku yang dimaksudkan dalam surat Az-Zumar ayat 53 itu adalah sikap optimis dalam memohon ampun kepada Allah SWT.

Di mana, Allah SWT mengajak umat manusia yang untuk bertobat. Sebab, Dia akan mengampuni dosa hambanya saat mereka bertobat dengan sungguh-sungguh.

Perilaku Ikhtiar dalam Al-Quran

“Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya, dan sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya), kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna, dan sesungguhnya kepada Tuhanmulah kesudahannya (segala sesuatu)”. (Q.S. An-Najm: 39-42)

Berikutnya, ayat di atas menjelaskan tentang perintah untuk menerapkan sikap ikhtiar. Ayat itu menyebutkan bahwa manusia hanya akan mendapatkan sesuatu jika mereka telah berusaha dengan sungguh-sungguh.

Allah SWT pun akan memberikan balasan yang sempurna untuk manusia yang berperilaku ikhtiar.

Perilaku Tawakal dalam Al-Quran

“Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berkata lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad maka bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang-orang yang bertawakal.” (Q.S. Ali Imran: 159)

10 Sifat Wajib dan Mustahil bagi Para Rasul beserta Penjelasannya Lengkap

Pada ayat Al-Quran yang membahas perintah untuk tawakal sebagaimana ayat Al-Imran ayat 159 di atas. Pada ayat tersebut, manusia diperintahkan hendaknya bertawakal kepada Allah SWT.

Caranya adalah dengan memasrahkan diri dan ikhlas menerima apapun hasil yang diberikan oleh Allah SWT. Sebab, Allah SWT mencintai dan memberikan kebaikan pada orang-orang yang bertawakal.

Halaman:

Advertisement