Source : https://www.pexels.com/@artempodrez/

Contoh Soal Jurnal Koreksi dari Kesalahan Pencatatan Dilengkapi dan Cara Membuatnya

Pernahkah kamu membaca contoh soal jurnal koreksi yang perlu dibuat tatkala terjadi kesalahan dalam pencatatan transaksi? Simak cara membuatnya di sini.

29 Agustus 2022 Ikki Riskiana

2. Kesalahan dalam Periode Berbeda

Contoh soal jurnal koreksi perlu juga dibuat untuk kesalahan periode berbeda.

Namun, hanya perlu dilakukan ketika berhubungan dengan kesalahan yang mempengaruhi akun neraca. Bisa berupa akun kas hingga laba ditahan. 

Semua akun dapat dibuat jurnal koreksinya. Hal ini perlu dilakukan sebab tidak ada istilah tutup buku untuk seluruh akun tersebut.

Jadi, pastikan kamu menyiapkan pembuatan correction entry jika salah dalam mencatat transaksi

Kemudian, ada kesalahan yang mempengaruhi akun laba rugi.

Ketika kamu berbuat salah dalam hal ini tidak perlu membuat contoh soal jurnal koreksi karena akun laba rugi akan di-nol-kan begitu mencapai akhir periode.

Kesalahan pencatatan transaksi pada akun laba rugi tidak akan membawa dampak pada periode berikutnya.

Mengingat nominalnya menjadi nol ketika akhir periode. Jadi, tidak heran kalau kamu tidak perlu membuat correction entry.

Panduan Menyusun Jurnal Koreksi Secara Tepat

Sebelum mulai membuat contoh soal jurnal koreksi, tentu kamu wajib tahu langkah-langkahnya terlebih dahulu.

Ingat bahwa kamu perlu melakukan pekerjaan secara sistematis dan terstruktur, jadi perlu mengikuti urutan yang tepat seperti berikut.

1. Menyusun Jurnal Penghapusan

Kamu tidak bisa langsung membuat correction entry. Pertama-tama, perhatikan dahulu jenis kesalahan yang dibuat. Apa yang membuatnya salah dan bagaimana seharusnya penulisan yang benar. 

Kalau sudah menentukan bentuk kesalahannya, maka lanjutkan dengan membuat jurnal penghapusan. Jadi, kalau ada kesalahan pencatatan transaksi, jurnalnya perlu dihapus terlebih dahulu.

Akan tetapi, cara menghapusnya bukan dengan langsung dihapus catatannya begitu saja. Kamu perlu membalik posisi akun dan saldonya. Seperti itu cara penghapusan yang benar dalam membetulkan jurnal.

2. Menyusun Jurnal yang Tepat

Masih belum perlu menyusun contoh soal jurnal koreksi. Pada tahap ini kamu perlu membuat jurnal yang benar terlebih dahulu.

Misalnya saja kamu salah menuliskan akun peralatan kantor untuk transaksi pembelian barang dagang.

Maka kamu perlu menuliskan jurnal pembelian barang dagang. Bukan langsung menuliskan correction entry. Ingat ini baik-baik, ya. Jangan terburu-buru ingin menjalankan langkah paling utama.

Halaman: