Materi Bilangan Bulat Kelas 7 SMP Kurikulum Merdeka dan Penjelasannya
Bagi kamu yang ingin mempelajari materi bilangan bulat kelas 7 SMP berdasarkan kurikulum merdeka. Artikel ini akan memberikan semua penjelasan materinya untuk kamu secara lengkap. Baca, yuk!
Pernah mendengar apa itu bilangan bulat? Bilangan bulat merupakan himpunan bilangan yang terdiri dari bilangan negatif, nol, dan positif. Bilangan ini tidak memiliki pecahan atau desimal, dalam kata lain merupakan sebuah bilangan yang utuh.
Bilangan bulat termasuk ke dalam salah satu materi yang akan kamu pelajari pada mata pelajaran matematika di kelas 7 SMP (Sekolah Menengah Atas). Oleh karena itu, jika kamu sedang duduk di bangku kelas 7, sangat penting untuk mempelajari bilangan bulat.
Mempelajari materi bilangan bulat tentunya akan membantu meningkatkan pemahamanmu terhadap materi ini, sehingga kamu akan lebih siap jika dites oleh guru atau ujian tiba. Nah, di bawah ini Mamikos akan bagikan penjelasan materi bilangan bulat kelas 7 SMP kurikulum merdeka. 📖🔢
Daftar Isi
Materi Bilangan Bulat Kelas 7 SMP Kurikulum Merdeka

Pengertian Bilangan Bulat
Seperti yang sudah dijelaskan secara singkat di atas, bilangan bulat adalah sebuah himpunan bilangan yang terdiri dari bilangan negatif, nol, dan positif.
Bilangan ini tidak memiliki pecahan atau desimal, sehingga bilangan bulat merupakan sebuah bilangan yang utuh baik itu untuk bilangan negatif, nol, maupun positif.
Contoh dari bilangan bulat yaitu -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, dan seterusnya. Dalam ilmu matematis, bilangan bulat biasanya dilambangkan sebagai Z = {…,−3,−2,−1,0,1,2,3,…}. Dimana mengutip dari Narasi, huruf Z tersebut berasal dari kata dalam Bahasa Jerman yaitu “Zahlen” yang berarti “bilangan”.
Sederhananya, bilangan bulat merupakan sebuah kumpulan bilangan bernilai bulat. Contoh lebih detailnya seperti berikut ini:
Bilangan positif: 2
Bilangan negatif: -2
Bilangan nol: 0
Ciri-ciri Bilangan Bulat
Dari penjelasan dapat diketahui bilangan bulat memiliki beberapa ciri, adapun ciri-ciri dari bilangan ini adalah sebagai berikut:
- Bilangan bulat tidak memiliki pecahan, artinya bilangan ini selalu utuh dan tidak ada bagian pecahan.
- Bilangan bulat terdiri dari tiga jenis bilangan seperti bilangan positif (contoh: 1, 2, 3, dst), bilangan negatif (contoh: -1, -2, -3, dst), dan nol (0). Nol termasuk ke dalam bilangan bulat namun bukan bilangan positif maupun negatif.
- Bilangan bulat memiliki sifat simetris, artinya setiap bilangan positif akan memiliki lawan dalam bentuk bilangan negatif, contohnya seperti 2 dan -2.
Jenis-jenis Bilangan Bulat
Secara umum, terdapat tiga jenis bilangan bulat, seperti yang sudah disebutkan di atas, yaitu bilangan bulat positif, bilangan negatif, dan nol. Berikut masing-masing penjelasannya:
1. Bilangan Bulat Positif
Jenis bilangan bulat yang pertama adalah bilangan bulat positif, bilangan ini merupakan semua bilangan yang nilainya lebih besar dari nol.
Bilangan bulat positif umumnya akan disebut sebagai bilangan asli atau bilangan hitung. Adapun contoh dari bilangan ini seperti 1, 2, 3, dan seterusnya.
Bilangan bulat positif akan digunakan untuk menyatakan jumlah benda, uruta, maupun posisi pada sebuah deret.
Bilangan bulat banyak digunakan oleh kita semua dalam kehidupan sehari-hari, contohnya seperti ketika menghitung uang, menghitung jumlah barang, dan masih banyak lagi yang lainnya.
2. Bilangan Bulat Negatif
Bilangan bulat negatif merupakan kebalikan dari bilangan bulat positif, bilangan ini memiliki nilai yang lebih kecil dari nol.
Dimana penulisan bilangan bulat negatif akan ditandai dengan garis minus (-) di depan angka. Contohnya seperti -1, -2, -3, dan seterusnya.
Bilangan bulat negatif biasanya akan digunakan untuk beberapa hal seperti menyatakan besaran suhu di bawah nol derajat, kedalam permukaan laut, hutang, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Kemudian dalam konsep keuangan, bilangan bulat negatif juga biasanya digunakan untuk menandai sebuah kerugian atau pengeluaran.
Halaman:



