Advertisement
Source : Canva/@gambar-thecreativeidea

Materi Bilangan Bulat Kelas 7 SMP Kurikulum Merdeka dan Penjelasannya

Bagi kamu yang ingin mempelajari materi bilangan bulat kelas 7 SMP berdasarkan kurikulum merdeka. Artikel ini akan memberikan semua penjelasan materinya untuk kamu secara lengkap. Baca, yuk!

29 Desember 2025 M Ansor

3. Nol

Nol merupakan sebuah bilangan bulat yang tidak termasuk positif maupun negatif. Pada garis bilangan, nol menjadi titik tengah diantara bilangan positif dan negatif.

Dalam ilmu matematika, nol juga merupakan salah satu bilangan yang memiliki peranan sangat penting. Khususnya di dalam model operasi pengurangan dan penjumlahan.

Selain itu, nol juga memiliki sifat yang khusus, dimana jika ditambahkan dengan bilangan apapun maka hasilnya tetap bilangan itu sendiri, tidak bertambah. 

Kemudian, jika dikalikan dengan bilangan apapun, hasilnya maka akan nol.

17 Contoh Soal Bilangan Real beserta Pembahasannya untuk Bahan Belajar

Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat

Bilangan bulat dapat dikalikan atau dibagi, untuk perkalian ddua buah bilangan bulangan bulat dengan tanda yang sama maka akan menghasilkan nilai positif yang mutlak. Contohnya seperti berikut:

Bilangan Bulat Positif x Bilangan Bulat Positif = Bilangan Bulat Positif

Bilangan Bulat Negatif x Bilangan Bulat Negatif = Bilangan Bulat Negatif

Contoh dalam bilangan:

(+3) x (+3) = +9

(-3) x (-3) = +9

Kebalikannya, untuk bilangan bulat dengan tanda berbeda ketika dikalikan maka akan menghasilkan nilai negatif yang mutlak. Contohnya seperti berikut:

(-5) x (+3) = -15

(+2) x (-4) = -8

Hal tersebut juga berlaku untuk pembagian, jika bilangan bulat dengan tanda yang sama dibagi akan menghasilkan nilai mutlak positif dan apabila bilangan bulat dengan tanda berbeda dibagi maka akan menghasilkan nilai mutlak negatif. Contohnya seperti berikut:

(+8) : (+2) = +4

(-25) : (-5) = +5

(+12) : (-2) = -6

(-9) : (+3) = 3

Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat

Selain dikali dan dibagi, bilangan bulat juga dapat dijumlahkan dan dikurangi. Dimana untuk penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dan negatif dapat kamu lihat pada garis bilangan.

Berbeda dengan perkalian atau pembagian, untuk penjumlahan dan pengurangan pada bilangan bulat, ketika menjumlahkan dua bilangan bersimbol positif atau negatif hasilnya tidak akan berubah. Contoh sebagai berikut:

3 + (+2) = 3 + 2 = 5

Kemudian pada sebuah garis bilangan, kamu dapat meletakkan titik di angka nol dan bergeser 2 kali ke arah kanan. 

Karena ditambah dengan bilangan +3, maka geser lagi ke arah kanan sebanyak dua kali. 

Dengan begitu, kamu sudah bergeser sebanyak 5 unit ke arah kanan dari nol sehingga 3 + 2 = 5.

Contoh selanjutnya seperti berikut:

2 + (-3) = 2 – 3 = -1

Pada garis bilangan, kamu dapat meletakkan titik pada angka nol dan bergeser sebanyak 2 kali ke arah kanan.

Dikarenakan ditambah dengan bilangan -3, kamu harus bergeser sebanyak tiga kali ke arah sebelah kiri. Dengan begitu, kamu akan bergeser sebanyak satu kali ke arah kiri setelah nol sehingga hasilnya 2 – 3 = -1.

Kemudian, untuk pengurangan, tanda positif ataupun negatif pada bilangan dapat berubah. Contohnya sebagai berikut:

2 – (+5) = 2 – 5 = -3

Pada garis bilangan, kamu dapat meletakkan titik di angka nol, kemudian geser sebanyak 2 kali ke arah kanan. Dikarenakan ini merupakan pengurangan, kamu harus bergeser sebanyak 5 kali ke arah kiri. Maka kamu akan bergeser sebanyak 3 kali dari titik nol sehingga hasil dari 2 – (+5) yaitu -3.

Contoh selanjutnya adalah sebagai berikut:

(-2) – (-3) = (-2) + 3 = 1

Pada garis bilangan, kamu dapat meletakkan titik di angka nol, kemudian bergeser sebanyak 2 kali ke arah kiri. Dikarenakan terjadi perubahan tanda, maka kamu harus geser ke arah kanan 3 kali. Dengan begitu, kamu telah geser 1 kali ke kanan dari nol sehingga hasil dari (-2) – (-3) adalah 1.

Membandingkan Bilangan Bulat

Kamu dapat membandingkan bilangan bulat mana yang memiliki nilai lebih besar, lebih kecil, ataupun sama.

Seperti yang sudah diketahui, terdapat tiga jenis bilangan bulat yaitu bilangan positif, bilangan negatif, dan nol.

Dimana pada posisi bilangannya, bilangan negatif ada di sebelah kiri nol dan bilangan positif ada di sebelah kanan nol. Nol menjadi titik pusat bilangan.

Halaman:

Advertisement