Contoh-contoh Soal Tes Logika Aritmatika Psikotes dan Pembahasannya
Untuk memudahkan kamu dalam menjawab tes logika aritmatika maka harus menguasai perhitungan dasar matematika, seperti pembagian, perkalian, penjumlahan dan pengurangan.
Soal 1
A, C, E, G, I, …
A. J
B. K
C. L
D. M
E. N
Jawaban: b. K
Pembahasan:Â
Pada soal tersebut kamu diminta untuk melanjutkan deret huruf. Jika diperhatikan, deret tersebut membentuk pola naik dua tingkat huruf dari suku sebelumnya.Â
Sehingga dua tingkat setelah huruf I adalah huruf K.Â
Soal 2
B, M, F, O, J, Q, … , …
A. N, S
B. O, S
C. N, R
D. M, O
E. M, S
Jawaban: a. N, S
Pembahasan:Â
Tes logika aritmatika tersebut membentuk deret dua tingkat dengan dua larik yang berbeda. Aturan yang ditemukan: B, M, F, O, J, Q, … , …
- Huruf hitam sebagai larik pertama mempunyai beda naik 4 tingkat huruf
- Huruf merah sebagai larik kedua mempunyai beda naik 2 tingkat huruf
Maka suku huruf selanjutnya adalah N dan S.
Pada kebanyakan tes yang berupa deret angka sebenarnya cukup mudah. Apalagi jika kamu sering berlatih mengerjakannya, pasti mudah untuk memahami bentuk deretnya.
Tips penting dalam mengerjakan tes logika aritmatika agar mendapatkan nilai tinggi, yakni harus menemukan polanya terlebih dahulu.Â
Halaman:
