Advertisement
Source : Getty Images/feedough

21+ Contoh Teks Anekdot beserta Strukturnya, Kaidah Kebahasaan & Cara Membuatnya

Penasaran bagaimana cara untuk membuat sebuah contoh teks anekdot beserta strukturnya? Simak uraian di bawah ini.

2 September 2025 Anang

16. Duduk di Muka

Abstraksi

Di sebuah sore, Setyawan dan Iwan sedang mendengarkan lagu anak-anak bersama. Mereka mulai memperhatikan lirik-liriknya dengan serius dan merasa ada yang agak aneh sehingga memicu perdebatan kecil antara keduanya.

Orientasi

Setyawan: “Menurutku, lirik lagu itu agak kurang pas buat pendidikan, mas.”
Iwan: “Lho, kok bisa begitu?”

Krisis

Setyawan: “Coba bayangin deh, di liriknya kan ada kata-kata ‘naik delman istimewa, kududuk di muka’. Nah, masa duduknya di muka? Kan seharusnya di kursi, bukan di bagian depan.”

Iwan: “Wah iya, bisa bahaya itu.”

Setyawan: “Makanya aneh, duduk di muka itu terdengar nggak sopan dan juga berisiko. Harusnya kan jelas di kursi.”

Reaksi

Iwan: “Betul, mestinya duduknya di samping pak kusir, bukan malah di muka.”

Koda

Akhirnya mereka berdua hanya bisa tertawa, menyadari kalau lirik lagu anak-anak pun bisa jadi bahan diskusi yang kocak.

17. Lomba Lari

Abstraksi

Mas Pur: “Aku tuh kalau urusan berantem berani, lawan banyak pun nggak masalah.”

Orientasi

Mas Wanto: “Lho, berantem sendirian maksudnya gimana Pur?”

Mas Pur: “Ya maksudku tanpa bawa teman, aku sendiri aja.”

Mas Wanto: “Oh gitu… terus gimana?”

Mas Pur: “Musuhku waktu itu ada sepuluh orang. Tapi aku tetap nggak mundur.”

Mas Wanto: “Serius nggak mundur?”

Krisis

Mas Wanto: “Kenapa kok nggak mundur?”

Mas Pur: “Soalnya di belakangku ada tembok, jadi ya mau nggak mau harus tetap di situ.”

Reaksi

Mas Wanto: “Walah hahaha… kukira kamu itu tetap bertahan karena jadi kiper, ternyata karena mentok tembok!”

Koda

Akhirnya, semua yang dengar cerita Mas Pur langsung tertawa. Terkadang keberanian itu bukan soal niat, tapi karena memang tidak ada pilihan lain.

18. Tidak Punya Latar Belakang Presiden

Abstraksi

Mantan Presiden Gus Dur memang terkenal unik. Bahkan dalam momen genting dan serius, ia masih saja melontarkan candaan yang cerdas dan mengena.

Orientasi

Hal ini pernah diceritakan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, saat diwawancarai oleh salah satu stasiun televisi swasta. “Waktu itu saya hampir menolak ketika saya ditunjuk sebagai Menhan atau Menteri Pertahanan. Alasannya sederhana, saya merasa tidak punya latar belakang TNI/Polri ataupun pengalaman soal pertahanan,” ujar Mahfud.

Krisis

Namun, jawaban Gus Dur saat itu justru membuat semua orang terdiam sekaligus tersenyum. Dengan santai ia berkata, “Pak Mahfud harus bisa. Saya saja jadi Presiden tidak perlu punya latar belakang presiden kok.”

Reaksi

Mendengar jawaban itu, Mahfud MD tak bisa lagi berkelit. Ia hanya menimpali sambil berkelakar, “Gus Dur memang aneh. Ya kalau nggak aneh, pasti nggak akan memilih saya jadi Menhan.”

Koda

Cerita ini kembali menegaskan betapa khasnya Gus Dur: sederhana, jenaka, namun penuh makna. Dari gaya bicaranya, kita belajar bahwa kemampuan tidak selalu bergantung pada latar belakang, tapi juga pada kesediaan untuk belajar dan berani mengambil tanggung jawab.

19. Gaya Batu

Abstraksi

Seorang ayah sedang berusaha mengajari anaknya berenang.

Orientasi

“Aku nggak mau dipermalukan karena nggak bisa berenang, Yah,” ujar si anak. Sang ayah menjawab dengan penuh semangat, “Tenang, Nak. Ayah akan mengajarkan dari gaya tersulit sampai termudah.” Mendengar itu, si anak pun girang bukan main.

Krisis

Beberapa hari kemudian, setelah berlatih, si anak tampak begitu senang, sementara sang ayah justru terlihat murung. “Terima kasih, Yah. Sekarang aku sudah menguasai gaya renang yang paling cocok buatku. Tapi kenapa Ayah malah sedih?” tanya si anak heran.

Reaksi dan Koda

Sambil menghela napas, ayahnya menjawab, “Soalnya gaya yang kamu kuasai itu… gaya batu, Nak.”

20. Bapak Buruh

Abstraksi

Sebelum menentukan jurusan, setiap siswa harus melewati sesi wawancara singkat selama sekitar 10 menit.

Orientasi

Guru: “Aini!” Aini: “Iya, Pak.” Guru: “Silakan duduk. Bapakmu buruh, ya?”

Krisis

Aini: “Lho, kok Bapak tahu?” Guru: “Soalnya pipimu ada stempel tikar.” Aini: “Maksudnya gimana, Pak?”

Reaksi dan Koda

Sang guru hanya tersenyum sambil menunjuk bekas lipatan tidur yang masih menempel jelas di pipi Aini. Ruangan pun mendadak riuh oleh tawa teman-teman yang ikut menyaksikan.

21. Kisah Pemulung

Abstraksi

Siang itu, di sebuah kompleks perumahan elit, muncul adu mulut kecil antara Pak RT dan seorang pemulung.

Orientasi

Penyebabnya sepele, di lingkungan perumahan tersebut memang sudah banyak terpasang papan bertuliskan “Pemulung Dilarang Masuk”. Namun tetap saja, masih ada pemulung yang masuk seenaknya. Pak RT: “Bapak lagi ngapain ngorek-ngorek sampah di sini? Nggak lihat tulisannya di depan perumahan?”

Krisis Pemulung: “Tulisan apa, Pak?” Pak RT: “Itu jelas-jelas ada papan tulisannya Pemulung Dilarang Masuk. Kenapa Bapak masih nekat masuk?”

Reaksi dan Koda

Pemulung: “Lha, Pak RT ini gimana… kalau saya bisa baca tulisan di papan itu, jelas saya nggak bakal jadi pemulung!” Pak RT melongo, sementara warga yang melihat dari jauh hanya bisa menahan tawa.

22. Kuli dan Kyai

Abstraksi

Para jamaah haji Muhammadiyah asal Tegal akhirnya tiba dengan selamat di Bandara King Abdul Aziz, Arab Saudi.

Orientasi

Setelah turun dari pesawat, mereka beristirahat sejenak sambil bercanda gurau. Salah satu rombongan melihat banyak papan pengumuman berbahasa Arab yang terpajang di area bandara.

Krisis

Seorang jamaah nyeletuk: “Eh, kowe ngerti ora, tulisan ing papan iku artine opo?” Temannya menjawab: “Lha piye, wong aku wae ora iso maca Arab.”

Reaksi dan Koda

Seketika yang lain menimpali sambil tertawa, “Ya jelas wae, nek iso maca Arab, awake dhewe mesthi dadi kyai, dudu dadi rombongan jamaah biasa!” Semua pun ngakak, suasana bandara mendadak cair oleh guyonan khas Tegal itu.

Apa Saja Jenis Anekdot?

Banyak jenis cerita kategori anekdot yang bisa ditemukan, baik di surat kabar maupun buku-buku khusus anekdot. Jenisnya juga sangat bervariasi, tergantung dari topik yang disampaikan di dalam cerita tersebut.

Ada jenis yang berhubungan dengan politik, sosial, lingkungan, agama, kehidupan ekonomi. Kemudian jenis yang berkaitan dengan karakter buruk seseorang, sehingga perlu disindir melalui sebuah cerita. 

Siapa tahu, ketika si orang tersebut membaca bisa tersadar bahwa apa yang dilakukannya itu salah. 

Penasaran untuk membuat sebuah contoh teks anekdot beserta strukturnya?

Berbekal informasi di atas, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk menciptakan sebuah cerita lucu kaya makna berbentuk sebuah anekdot.

Referensi:


Halaman:

Advertisement