Advertisement
Source : unsplash.com/MdMahdi

Contoh Teks Berita tentang Musim Hujan dan Kemarau beserta Strukturnya

Teks berita merupakan teks yang berisikan tentang segala kejadian atau peristiwa yang baru saja terjadi dan sedang hangat-hangatnya diperbincangkan oleh masyarakat.

29 September 2024 Bella Carla

Contoh Teks Berita tentang Musim Hujan dan Kemarau beserta Strukturnya – Dalam kehidupan sehari-hari, kita tentu sering menemukan berbagai contoh teks berita di televisi, media online, radio, hingga majalah.

Teks berita tersebut umumnya berisikan informasi suatu kejadian atau peristiwa.

Agar kamu dapat lebih mengenali teks berita, dalam artikel ini ada beberapa contoh teks berita tentang musim hujan dan kemarau lengkap dengan strukturnya.

Berikut Contoh Teks Berita tentang Musim Hujan dan Kemarau

Contoh Teks Berita Tentang Musim Hujan dan Kemarau
unsplash.com/MdMahdi

Ketika belajar Bahasa Indonesia ada beberapa jenis teks yang akan dipelajari, salah satunya saja adalah teks berita.

Meskipun terdengar sederhana, namun sebenarnya teks berita bisa menjadi materi yang sedikit menjebak karena ia memiliki beragam jenis.

Teks berita merupakan jenis teks yang menyampaikan kabar atau informasi kepada masyarakat tentang suatu peristiwa atau kejadian faktual dan aktual yang diinformasikan secara tertulis.

Perlu kamu pahami bahwa faktual berarti teks ditulis berdasarkan kenyataan, sementara aktual berarti kejadian tersebut baru saja terjadi.

Sederhananya, teks berita dapat diartikan sebagai jenis teks yang berisikan tentang segala kejadian atau peristiwa yang baru saja terjadi dan sedang hangat-hangatnya diperbincangkan oleh masyarakat.

Supaya kamu bisa lebih mengenal dekat dengan teks berita, dalam artikel ini kamu bisa temukan beberapa contoh teks berita tentang musim hujan dan kemarau.

5 Contoh Teks Berita tentang Bencana Alam Banjir, Gempa, Kebakaran Hutan

Contoh 1

Judul Berita: Air Genangi Badan Jalan Setiap Musim Hujan, Walhi Sulteng Sebut Kota Palu Perlu Perbaikan Ruang

Kepala Berita (Lead atau Teras Berita):
Hujan berintensitas tinggi mengguyur Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (21/7/2023) malam.

Akibatnya, air menggenangi sejumlah ruas jalan yang ada di Kota Palu, yakni Jl Yos Sudarso dan Jl Basuki Rahmat dengan ketinggian hampir setara betis orang dewasa.

Tubuh Berita (Body):
Bahkan, genangan air itu meluap dari drainase ke beberapa fasilitas umum serta kantor dan rumah warga karena tak mampu lagi menampung debit air.

Menanggapi itu, Kepala Departemen Advokasi dan Kampanye Walhi Sulteng Aulia Hakim mengatakan, Banjir di Kota Palu bukan kali ini saja terjadi.

“Kami sudah seringkali mengingatkan pihak pemerintah Kota maupun provinsi sebelumnya, dengan intensnya berbagai kerusakan ekologis yang terjadi di Kota Palu dan wilayah-wilayah penyangganya, tentu tidak terlepas dari pengrusakan diwilayah penyangga yang memicu bencana ekologis itu terjadi,” ucapnya kepada TribunPalu, Sabtu (22/7/2023).

Kata Aulia Hakim, masalah utama Banjir Kota Palu adalah persoalan perampasan dan kekacauan ruang yang mengakomodasi pembangunan skala besar di wilayah resapan air.

Sehingga. adanya ketidakseimbangan daya tampung dengan debit air yang mengakibatkan luapan ke sejumlah titik jalan dan rumah-rumah warga di Kota Palu.

“Belum lagi misal, jika terjadi kiriman banjir dari wilayah hulu sungai Palu,” ujarnya. Lanjut Aulia Hakim, pihaknya juga mendesak pemerintah daerah maupun pusat segera berbenah dari kekacauan ruang yang ada di Kota Palu maupun Sulawesi Tengah secara luas.

Ekor Berita:
Dia menambahkan, jadikan bencana ekologis secara serius dengan melakukan perubahan dan penataan ruang kembali dengan prespektif ekologi tanpa ditunggangi kepentingan modal demi keselamatan warga.

“Pendekatan mitigasi bencana dan solusi teknis siap siaga bencana tidak akan cukup menyelesaikan persoalan, namun pemberhentian aktifitas ekstraktif yang dibarengi dengan perlindungan kawasan penyangga dan pemulihan lingkungan yang rusak,” tutur Aulia.

(Sumber: https://palu.tribunnews.com/2023/07/22/air-genangi-badan-jalan-setiap-musim-hujan-walhi-sulteng-sebut-kota-palu-perlu-perbaikan-ruang)

Halaman:

Advertisement