Advertisement
Source : Getty Images Signature/eclipse_images

Contoh Teks Editorial beserta Strukturnya dan Kaidah Kebahasaan

Pastikan bahwa kamu sudah mengetahui contoh teks editorial beserta struktur dan kaidah kebahasaan, agar mudah dalam menerapkannya nanti.

28 Juli 2024 Nana

Penegasan Ulang

Karena pola gaya hidup tersebut sudah umum terjadi di tengah-tengah masyarakat, memang akan lebih sulit bagi kamu untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, namun tidak ada salahnya untuk berusaha terlebih dahulu.

Cobalah untuk mulai dengan mengatur waktu tidur, usahakan untuk menyelesaikan pekerjaan mulai di pagi hari, agar di malam hari kamu memiliki waktu istirahat yang cukup.

9 Contoh Teks Editorial beserta Fakta dan Opininya tentang Pendidikan dan Kesehatan

Kaidah Kebahasaan yang Membedakan Teks Editorial

Setelah membahas mengenai contoh teks editorial beserta struktur dan kaidah kebahasaan, kini kita akan beralih untuk membahas mengenai kaidah kebahasaan dari teks editorial.

Ada apa saja ciri-ciri yang terkandung pada jenis teks ini, dan membedakannya dengan jenis teks lainnya.

1. Menggunakan Kalimat Populer

Kalimat populer merupakan jenis kata yang banyak diketahui oleh banyak orang, penggunaan kata ini dinilai tepat untuk digunakan pada teks editorial.

Apabila menggunakan kata yang jarang digunakan oleh orang banyak, khawatir pesan yang ingin disampaikan tidak dipahami audiens.

2. Konjungsi

Melalui contoh teks editorial beserta struktur dan kaidah kebahasaan, kamu juga bisa mengetahui bahwa sebuah editorial text pasti menggunakan konjungsi.

Kebanyakan jenis teks lainnya memang menggunakan konjungsi, seperti selanjutnya, berikutnya, selain itu, dan lainnya.

Konjungsi merupakan istilah yang digunakan untuk menghubungkan dua kalimat setara.

Biasanya penggunaan konjungsi paling banyak ditemukan di bagian argumentasi, bisa untuk memperkuat pendapat, maupun menyatakan hubungan sebab-akibat.

3. Terdapat Kata Ganti Merujuk

Kata ganti petunjuk digunakan penulis untuk merujuk pada suatu tempat, peristiwa, waktu dan lain sebagainya yang menjadi fokus pada suatu ulasan.

Contoh dari kata ganti petunjuk adalah itu, tersebut, ini, ke sana, ke situ dan lain sebagainya.

4. Menggunakan Kalimat Retoris

Dalam contoh teks editorial, penulis juga harus memastikan bahwa penggunaan retoris terkandung didalamnya.

Retoris merupakan kalimat yang tidak membutuhkan jawaban, karena sudah terkandung jawaban didalamnya.

Kalimat retoris juga sebenarnya bukan sedang bertanya, melainkan hanya mengungkapkan pernyataan dalam bentuk pertanyaan.

Seperti contohnya: Apakah berbuat jahat itu berdosa? Tentu saja pertanyaan tersebut tidak perlu ditanyakan kembali, karena sudah pasti semua orang tau jawabannya.

Halaman:

Advertisement